<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236</id><updated>2011-07-31T04:29:41.236-07:00</updated><category term='Data Kemiskinan'/><category term='Pemberdayaan Masyarakat'/><category term='Keluarga Fasilitator'/><category term='Penanggulangan Kemiskinan'/><category term='Profil Kegiatan'/><category term='Dokumentasi Kegiatan'/><category term='Serba Serbi'/><category term='Etika Fasilitator'/><category term='Senyum Dikulum'/><category term='Indeks Pembangunan Manusia'/><category term='Pendamping Masyarakat'/><category term='Pendidikan Orang Dewasa'/><category term='Fasilitasi'/><category term='Suplemen Ruhani'/><category term='Profil UPK'/><category term='Profil Fasilitator'/><category term='Penanganan Masalah'/><title type='text'>PNPM-MANDIRI PERDESAAN KABUPATEN TULANG BAWANG-LAMPUNG</title><subtitle type='html'>Memberdayakan Masyarakat, Langkah Awal menuju Masyarakat Mandiri dan Sejahtera</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-5470123699056552496</id><published>2008-07-13T01:11:00.000-07:00</published><updated>2008-07-13T01:13:51.059-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemberdayaan Masyarakat'/><title type='text'>PEMBERDAYAAN MASYARAKAT &amp; PERMASALAHANNYA</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Pada berbagai program pemberdayaan yang bersifat parsial, sektoral dan charity yang pernah dilakukan, sering menghadapi berbagai kondisi yang kurang menguntungkan, misalnya salah sasaran, menumbuhkan ketergantungan masyarakat pada bantuan luar, terciptanya benih-benih fragmentasi sosial, dan melemahkan kapital sosial yang ada di masyarakat (gotong royong, musyawarah, keswadayaan, dll). Lemahnya kapital sosial pada gilirannya juga mendorong pergeseran perubahan perilaku masyarakat yang semakin jauh dari semangat kemandirian, kebersamaan dan kepedulian untuk mengatasi persoalannya secara bersama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span id="more-29"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Kondisi kapital sosial dan perilaku masyarakat yang melemah serta memudar tersebut salah satunya disebabkan oleh keputusan, kebijakan dan tindakan dari pengelola program pemberdayaan dan pemimpin-pemimpin masyarakat yang selama ini cenderung tidak berorientasi kepada masyarakat golongan ekonomi lemah, tidak adil, tidak transparan dan tidak tanggung gugat. Hal yang demikian akan menimbulkan kecurigaan, kebocoran, stereotype dan skeptisme di masyarakat, akibat ketidakadilan tersebut. Keputusan, kebijakan dan tindakan yang tidak adil ini dapat terjadi pada situasi tatanan masyarakat yang belum madani, yang salah satu indikasinya dapat dilihat dari kondisi kelembagaan masyarakat yang belum berdaya, yang tidak berorientasi pada keadilan, tidak dikelola dengan jujur serta terbuka dan tidak berpihak serta memperjuangkan kepentingan masyarakat lemah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Kelembagaan masyarakat yang belum berdaya tersebut pada dasarnya disebabkan oleh karakteristik lembaga masyarakat yang ada di masyarakat cenderung tidak mengakar dan tidak representatif. Di samping itu, ditengarai pula bahwa berbagai lembaga masyarakat yang ada saat ini dalam beberapa hal lebih berorientasi pada kepentingan pihak luar masyarakat atau bahkan untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, sehingga mereka kurang memiliki komitmen dan kepedulian pada masyarakat di wilayahnya. Dalam kondisi ini akan semakin mendalam krisis kepercayaan masyarakat terhadap berbagai lembaga masyarakat yang ada di wilayahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Kondisi kelembagaan masyarakat yang tidak mengakar, tidak representatif dan tidak dapat dipercaya tersebut pada umumnya tumbuh subur dalam situasi perilaku/sikap masyarakat yang belum berdaya. Ketidakberdayaan masyarakat dalam menyikapi dan menghadapi situasi yang ada di lingkungannya, yang pada akhirnya mendorong sikap skeptisme, masa bodoh, tidak peduli, tidak percaya diri, mengandalkan bantuan pihak luar untuk mengatasi masalahnya, tidak mandiri, serta memudarnya orientasi moral dan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu terutama keikhlasan, keadilan dan kejujuran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Kemandirian lembaga masyarakat ini dibutuhkan dalam rangka membangun lembaga masyarakat yang benar-benar mampu menjadi wadah perjuangan kaum ekonomi lemah, yang mandiri dan berkelanjutan dalam menyuarakan aspirasi serta kebutuhan mereka dan mampu mempengaruhi proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan publik di tingkat lokal agar lebih berorientasi ke masyarakat miskin (pro poor) dan mewujudkan tata kepemerintahan yang baik (good governance), baik ditinjau dari aspek sosial, ekonomi maupun lingkungan, termasuk perumahan dan permukiman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Gambaran lembaga masyarakat seperti dimaksud di atas hanya akan dicapai apabila orang-orang yang diberi amanat sebagai pemimpin masyarakat tersebut merupakan kumpulan dari orang-orang yang peduli, memiliki komitmen kuat, ikhlas, relawan dan jujur serta mau berkorban untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk mengambil keuntungan bagi kepentingan pribadi maupun kelompoknya. Tentu saja hal ini bukan merupakan suatu pekerjaan yang mudah, karena upaya-upaya membangun kepedulian, kerelawanan, komitmen tersebut pada dasarnya terkait erat dengan proses perubahan perilaku masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-5470123699056552496?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/5470123699056552496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=5470123699056552496' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5470123699056552496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5470123699056552496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/07/pemberdayaan-masyarakat-permasalahannya.html' title='PEMBERDAYAAN MASYARAKAT &amp; PERMASALAHANNYA'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-2561220242621736540</id><published>2008-07-12T03:29:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T03:39:14.124-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Data Kemiskinan'/><title type='text'>DATA KEMISKINAN DI INDONESIA</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;1. Perkembangan Tingkat Kemiskinan di Indonesia, 1996-2006&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;      Jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode 1996-2006 berfluktuasi dari tahun ke tahun (Tabel 1). Pada periode 1996-1999 jumlah penduduk miskin meningkat sebesar 13,96 juta arena krisis ekonomi, yaitu dari 34,01 juta pada tahun 1996 menjadi 47,97 juta pada tahun 1999. Persentase penduduk miskin meningkat dari 17,47 persen menjadi 23,43 persen pada periode yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SHiH6VZhdvI/AAAAAAAAAbk/R39h9pZrbKc/s1600-h/Tabel-3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 235px; height: 165px;" src="http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SHiH6VZhdvI/AAAAAAAAAbk/R39h9pZrbKc/s200/Tabel-3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222073204182447858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Pada periode 2000-2005 jumlah penduduk miskin cenderung menurun dari 38,70&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt; juta pada tahun 2000 menjadi 35,10 juta pada tahun 2005. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IT" &gt;Secara relatif juga terjadi penurunan persentase penduduk miskin dari 19,14 persen pada tahun 2000 menjadi 15,97 persen pada tahun 2005. Namun pada tahun 2006, terjadi kenaikan jumlah penduduk miskin yang cukup drastis, yaitu dari 35,10 juta orang (15,97 persen) pada bulan Februari 2005 menjadi 39,30 juta (17,75 persen) pada bulan Maret 2006. Penduduk miskin di daerah perdesaan bertambah 2,11 juta, sementara di daerah perkotaan bertambah 2,09 juta orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="IT" &gt;     Peningkatan jumlah dan persentase penduduk miskin selama Februari 2005-Maret 2006 terjadi karena harga barang-barang kebutuhan pokok selama periode tersebut naik tinggi, yang digambarkan oleh inflasi umum sebesar 17,95 persen. Akibatnya penduduk yang tergolong tidak miskin namun penghasilannya berada disekitar garis kemiskinan banyak yang bergeser posisinya menjadi miskin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;2. Perkembangan Tingkat Kemiskinan Maret 2006-Maret 2007&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;    Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada bulan Maret 2007 sebesar 37,17 juta orang (16,58 persen). Dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2006 yang berjumlah 39,30 juta (17,75 persen), berarti jumlah penduduk miskin turun sebesar 2,13 juta. Meskipun demikian, persentase penduduk miskin pada Maret 2007 masih lebih tinggi dibandingkan keadaan Februari 2005, dimana persentase penduduk miskin sebesar 15,97 persen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;    Jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan turun lebih tajam dari pada daerah perkotaan. Selama periode Maret 2006-Maret 2007, penduduk miskin di daerah perdesaan berkurang 1,20 juta, sementara di daerah perkotaan berkurang 0,93 juta orang (Tabel 2).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SHiIi0iXaLI/AAAAAAAAAbs/ngowWRfUvp0/s1600-h/Tabel-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 271px; height: 123px;" src="http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SHiIi0iXaLI/AAAAAAAAAbs/ngowWRfUvp0/s200/Tabel-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222073899735804082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan tidak&lt;br /&gt;banyak berubah. Pada bulan Maret 2006, sebagian besar (63,13 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan, sementara pada bulan Maret 2007 persentase ini hampir sama yaitu 63,52 persen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;h4&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;3. Perubahan Garis Kemiskinan Maret 2006-Maret 2007&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;    &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;    Besar kecilnya jumlah penduduk miskin sangat dipengaruhi oleh Garis Kemiskinan, karena penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan. Selama Maret 2006-Maret 2007, Garis Kemiskinan naik sebesar 9,67 persen, yaitu dari Rp.151.997,- per kapita per bulan pada Maret 2006 menjadi Rp.166.697,- per kapita per bulan pada Maret 2007. Dengan memerhatikan komponen Garis Kemiskinan (GK), yang terdiri dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Bukan-Makanan (GKBM),&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;terlihat bahwa peranan komoditi makanan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Pada bulan Maret 2006, sumbangan GKM terhadap GK sebesar 75,08 persen, tetapi pada bulan Maret 2007, peranannya hanya turun sedikit menjadi 74,38 persen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;    Komoditi yang paling penting bagi penduduk miskin adalah beras. Pada bulan Maret 2007, sumbangan pengeluaran beras terhadap Garis Kemiskinan sebesar 28,64 persen di perdesaan dan 18,56 persen di perkotaan. Selain beras, barang-barang kebutuhan pokok lain yang berpengaruh cukup besar terhadap Garis Kemiskinan adalah gula pasir (2,99 persen di perdesaan, 2,23 persen di perkotaan), telur (1,11 persen di perdesaan, 1,58 persen di perkotaan), mie instan (1,58 persen di perdesaan, 1,70 persen di perkotaan) dan minyak goreng (1,34 persen di perdesaan, 0,90 persen di perkotaan).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;    Untuk komoditi bukan makanan, biaya perumahan mempunyai peranan yang cukup besa terhadap Garis Kemiskinan yaitu 6,04 persen di perdesaan dan 7,82 persen di perkotaan. Biaya untuk listrik, angkutan dan minyak tanah mempunyai pengaruh yang cukup besar untuk daerah perkotaan, yaitu masing-masing sebesar 2,90 persen, 2,78 persen dan 2,50 persen, sementara untuk daerahperdesaan pengaruhnya relatif kecil (kurang dari 2 persen).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;h4&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;4. Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;    &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Persoalan kemiskinan bukan hanya sekadar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan. Selain harus mampu memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan kemiskinan juga sekaligus harus bisa mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;    Pada periode Maret 2006-Maret 2007, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menunjukkan kecenderungan menurun. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Indeks Kedalaman Kemiskinan turun dari 3,43 pada keadaan Maret 2006 menjadi 2,99 pada keadaaan Maret 2007. Demikian pula Indeks Keparahan Kemiskinan turun dari 1,00 menjadi 0,84 pada periode yang sama (Tabel 3).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SHiJSyNYJlI/AAAAAAAAAb0/vaWi_GONN8k/s1600-h/Tabel-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 279px; height: 110px;" src="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SHiJSyNYJlI/AAAAAAAAAb0/vaWi_GONN8k/s200/Tabel-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222074723744622162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt; Penurunan nilai kedua indeks ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung makin mendekati garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin menyempit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;    Nilai Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di daerah perdesaan jauh lebih tinggi dari pada perkotaan. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Pada bulan Maret 2007, nilai Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) untuk perkotaan hanya 2,15 sementara di daerah perdesaan mencapai 3,78. Nilai Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) untuk perkotaan hanya 0,57 sementara di daerah perdesaan mencapai 1,09. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kemiskinan di daerah perdesaan lebih parah dari pada daerah perkotaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;5. Penjelasan Teknis dan Sumber Data&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan      konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan      pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi      ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang      diukur dari sisi pengeluaran, Dengan pendekatan ini, dapat dihitung      Headcount Index, yaitu persentase penduduk miskin terhadap total penduduk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Metode yang digunakan adalah menghitung Garis      Kemiskinan (GK), yang terdiri dari dua komponen yaitu Garis Kemiskinan      Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Bukan-Makanan (GKBM). &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Penghitungan Garis Kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah      perkotaan dan perdesaan. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki      rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Garis      Kemiskinan Makanan (GKM) merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum      makanan yang disetarakan dengan 2100 kkalori per kapita perhari. Paket      komoditi kebutuhan dasar makanan diwakili oleh 52 jenis komoditi      (padi-padian, umbi-umbian, ikan, daging, telur dan susu, sayuran,      kacang-kacangan, buah-buahan, minyak dan lemak, dll).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Garis      Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM) adalah kebutuhan minimum untuk perumahan,      sandang, pendidikan, dan kesehatan. Paket komoditi kebutuhan dasar      non-makanan diwakili oleh 51 jenis komoditi di perkotaan dan 47 jenis      komoditi di perdesaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;(Sumber: Siaran Berita BPS No. 38/07/Th. X, 2 Juli 2007)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;Data BPS disepakati sebagai data yang bersifat makro yang dihitung berdasarkan data Susenas&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt; sehingga data ini hanya dapat digunakan untuk menentukan alokasi dana tetapi belum bisa digunakan untuk program targetting atau penyaluran bantuan langsung ke rumahtangga miskin. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Meskipun bersifat makro, namun data ini dapat mengetahui karakteristik rumahtangga miskin, seperti tingkat pendidikan, kesehatan, pendapatan, dan kondisi tempat tinggal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada beberapa data dan informasi yang bisa digunakan secara operasional dan bersifat mikro, seperti data Keluarga Sejahtera dan Prasejahtera I yang dilakukan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Pendataan Soaial Ekonomi (PSE 05) untuk Rumah Tangga Miskin (berdasarkan Inpres 12/2005, maupun pendataan rumahtangga miskin yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-2561220242621736540?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/2561220242621736540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=2561220242621736540' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/2561220242621736540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/2561220242621736540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/07/data-kemiskinan-di-indonesia.html' title='DATA KEMISKINAN DI INDONESIA'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SHiH6VZhdvI/AAAAAAAAAbk/R39h9pZrbKc/s72-c/Tabel-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-5739712489626602527</id><published>2008-07-12T02:18:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T02:22:32.660-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indeks Pembangunan Manusia'/><title type='text'>INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)</title><content type='html'>&lt;p  style="line-height: 12pt; text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam rangka pembangunan manusia, Indonesia perlu lebih banyak berinvestasi tidak hanya sekedar untuk memenuhi hak-hak dasar warganya tetapi juga untuk meletakkan dasar bagi pertumbuhan ekonomi dan menjamin kelangsungan demokrasi dalam jangka panjang. Investasi ini memang tergolong besar, namun sebenarnya dapat terjangkau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; line-height: 13pt;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebelum krisis, Indonesia cukup sukses dalam memenuhi sejumlah hak-hak dasar –menterjemahkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi ke dalam pembangunan manusia yang cepat dan merata. Namun demikian, keberhasilan ini sebagian besar dibiayai melalui belanja masyarakat, bukan belanja pemerintah. Dalam bidang kesehatan misalnya, Pemerintah hanya membiayai 20 persen anggaran, kurang dari separuh angka rata-rata di negara Asia Timur dan Pasifik. Karena manfaat belanja masyarakat cenderung lebih dirasakan oleh kelompok kaya, maka hal ini berdampak pada ketimpangan yang serius. Contohnya, angka kematian bayi di kalangan keluarga miskin, tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan kalangan keluarga kaya (Laporan Pembangunan Manusia Indonesia, 2004). Cerminan kualitas sumberdaya manusia Indonesia dapat tergambar dalam indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di suatu daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; line-height: 13pt;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pembangunan manusia harus dipandang sebagai upaya untuk mengisi dan melengkapi upaya-upaya dalam pencapaian tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Pembangunan manusia merupakan suatu proses untuk memperbanyak pilihan-pilihan warga negara, yaitu pilihan untuk hidup sehat dan berumur panjang, berilmu pengetahuan, memiliki akses terhadap sumberdaya agar hidup layak, dan dapat turut berpartisipasi dalam penentuan kebijakan yang mempengaruhi kehidupannya, yang meliputi kebebasan politik, hak asasi, dan harga diri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; line-height: 13pt;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Konsensus nasional untuk peningkatan pembangunan manusia Indonesia telah dilakukan melalui Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia yang dilaksanakan pada bulan November 2006. Kongres tersebut telah menghasilkan dokumen permufakatan pembangunan manusia Indonesia menuju Indoneisa yang lebih sejahtera, adil, dan makmur, piagam pembangunan manusia Indonesia, dan rencana aksi nasional pembangunan manusia Indonesia 2006.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; line-height: 13pt;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indeks komposit yang digunakan untuk mengukur pencapaian rata-rata suatu negara dalam tiga hal mendasar pembangunan manusia, yaitu: lama hidup, yang diukur dengan angka harapan hidup ketika lahir; pendidikan yang diukur berdasarkan rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf penduduk usia 15 tahun ke atas; dan standar hidupyang diukur dengan pengeluaran per kapita yang telah disesuaikan menjadi paritas daya beli. Nilai indeks ini berkisar antara 0 -100. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;IPM ini dapat dimanfaatkan untuk beberapa hal sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div  style="line-height: 12pt;font-family:verdana;" align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk mengalihkan fokus perhatian para pengambil keputusan, media, dan organisasi non pemerintah dari penggunaan statistik ekonomi biasa, agar lebih menekankan pada pencapaian manusia. IPM diciptakan untuk menegaskan bahwa manusia dan segenap kemampuannya seharusnya menjadi kriteria utama untuk menilai pembangunan sebuah negara, bukannya pertumbuhan ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk mempertanyakan pilihan-pilihan kebijakan suatu negara: bagaimana dua negara yang tingkat pendapatan per kapitanya sama dapat memiliki IPM yang berbeda. Contohnya, tingkat pendapatan per kapita antara Pakistan dan Vietnam hampir sama, namun harapan hidup dan angka melek huruf antara keduanya sangat berbedaa, sehingga Vietnam memperoleh nilai IPM yang jauh lebih tinggi daripada Pakistan. Perbedaan yang kontras ini memicu perdebatan mengenai kebijakan pemerintah dalam hal pendidikan dan kesehatan, dan mempertanyakan mengapa yang dicapai oleh satu negara tidak dapat dikejar oleh negara lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk memperlihatkan perbedaan di antara negara-negara, di antara provinsi-provinsi (atau negara bagian), di antara gender, kesukuan dan kelompok sosial-ekonomi lainnya. Dengan memperlihatkan disparitas atau kesenjangan di antara kelompok-kelompok tersebut, maka akan lahir berbagai debat dan diskusi di berbagai negara untuk mencari sumber masalah dan solusinya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;IPM ini mengukur pencapaian keseluruhan dari suatu daerah/negara dalam tiga dimensi dasar pembangunan manusia, yaitu lamanya hidup, pengetahuan dan suatu standar hidup yang layak. Ketiganya diukur dengan angka harapan hidup, pencapaian pendidikan, dan pendapatan per kapita yang telah disesuaikan menjadi paritas daya beli. IPM adalah suatu ringkasan dan bukan ukuran komprehensif dari pembangunan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  align="justify" style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p  style="font-weight: bold;font-family:verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penghitungan Indeks Pembangunan Manusia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="font-weight: bold;font-family:verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://tkpkri.org/images/stories/staticImage/ipm_count_howto.jpg" alt="Penghitungan Indeks Pembangunan Manusia" title="Penghitungan Indeks Pembangunan Manusia" align="middle" border="0" height="266" hspace="6" width="500" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="font-weight: bold;font-family:verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em style="font-family: verdana;"&gt;Sumber : Buku Panduan Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia, Menko Kesra dan TKPK, 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-5739712489626602527?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/5739712489626602527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=5739712489626602527' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5739712489626602527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5739712489626602527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/07/indeks-pembanguna-manusia-ipm.html' title='INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-8793969095264392766</id><published>2008-07-12T02:09:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T02:11:24.018-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penanggulangan Kemiskinan'/><title type='text'>KOMPLEKSITAS KEMISKINAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;Menurut Felix Adam (seorang pengamat sosial dan kemiskinan, &lt;i style=""&gt;red&lt;/i&gt;) Pada awalnya kemiskinan selalu dikaitkan dengan faktor ekonomis, yang dinyatakan dalam ukuran tingkat pendapatan &lt;i&gt;(income)&lt;/i&gt; atau tingkat konsumsi individu atau komunitas. Lembaga donor internasional seperti Bank Dunia atau Bank Pembangunan Asia (ADB), sebagai contoh, pada periode sebelumnya menggunakan tingkat pendapatan $ 1 per hari sebagai batas &lt;i&gt;proverty line&lt;/i&gt; . Sementara di negara-negara berkembang kemiskinan diukur dengan tingkat pemenuhan kebutuhan dasar, yang dinyatakan dalam ukuran kebutuhan hidup minimum atau kebutuhan kalori. Pandangan di atas jelas berimplikasi pada pendekatan yang digunakan untuk mengentaskan kemiskinan tersebut. Seperti banyak diterapkan di negara-negara berkembang umumnya upaya pengentasan kemiskinan dilakukan dengan pembangunan yang bertumpu pada pertumbuhan ekonomi. Para pengambil keputusan memandang pertumbuhan output nasional dan regional yang dinyatakan dalam pendapatan perkapita atau GNP dapat mendorong kegiatan ekonomi lainnya &lt;i&gt;(multiplier effect)&lt;/i&gt;, yang pada gilirannya menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan peluang berusaha. Bila skenario ini berjalan sesuai asumsi tersebut, kemiskinan secara tidak langsung dapat dientaskan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Namun pengalaman menunjukkan peningkatan produk domestik bruto (GNP) tidak dengan sendirinya membawa peningkatan standar hidup masyarakat secara keseluruhan maupun individu. Ada dua alasan mengapa hal tersebut tidak berlaku. &lt;i style=""&gt;Pertama&lt;/i&gt;, umumnya pertumbuhan penduduk di negara-negara berkembang lebih besar daripada pertumbuhan ekonomi sehingga secara komparatif tidak memberikan peningkatan taraf hidup secara signifikan. &lt;i style=""&gt;Kedua&lt;/i&gt;, adanya ketidakadilan dan struktur ekonomi yang tidak berpihak kepada kaum miskin, membuat output pertumbuhan tersebut tidak terdistribusi secara merata. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Teori &lt;i&gt;trickle down effect&lt;/i&gt; yang mendasari kebijakan di atas tidak berlaku sepenuhnya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Kemakmuran tersebut umumnya hanya akan "menetes" kepada lapisan masyarakat tertentu yang secara komparatif memiliki pengetahuan, ketrampilan, daya saing, dan &lt;i&gt;absorptive eapacity&lt;/i&gt; yang lebih baik. Sementara mereka yang benar-benar miskin dan mengalami apa yang disebut kemiskinan absolut jarang mengenyam hasil pembangunan tersebut. Bahkan,sering pembangunan justru membuat mereka mengalami marginalisasi, baik fisik maupun sosial.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;Gagal dengan pendekatan &lt;i&gt;trickle down effect&lt;/i&gt; tersebut, upaya pengentasan kemiskinan selanjutnya diarahkan dengan pola bantuan langsung Tapi di sini muncul implikasi baru. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pada satu sisi bantuan tersebut memang dapat efektif mencapai sasaran, tapi pada sisi lain input eksternal tanpa adanya perkuatan sosial &lt;i&gt;(social strengthening)&lt;/i&gt; sering menimbulkan ketergantungan dan mematikan kreasi dan inovasi masyarakat. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Persoalan lain ditemui dalam penentuan &lt;i&gt;target group&lt;/i&gt;. Banyak kontroversi dalam berkaitan dengan pemilahan kelompok sasaran tersebut. Sebagian mengatakan bahwa proyek kemiskinan harus diperuntukkan bagi kaum miskin sendiri. Tapi di sisi lain banyak program pengentasan kemiskinan yang gagal karena tidak mendapatkan dukungan dari komponen masyarakat lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;Antusiasme pemerintah untuk menangani masalah kemiskinan juga terbentur kenyataan bahwa mereka umumnnya &lt;i&gt;inarticulate&lt;/i&gt; secara politik, Sebagian besar penduduk miskin tinggal didesa-desa yang terpencil atau perkampungan kumuh perkotaan sehingga terlihat oleh elit pemerintah.lebih jauh mereka terorganisir dengan baik sehingga tidak mampu menyatakan pandangan dengan jelas kepada pemerintah. Perpecahan di antara mereka serta tidak adanya juru bicara yang dikenal dan dipercaya umum lebih lanjut memperlemah kepentingan mereka secara politik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;PENANGANAN KEMISKINAN DI INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="FI"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;Untuk mendorong perekonomian rakyat, banyak para ahli yang menyarankan agar paket-paket deregulasi dapat secara langsung membantu atau mendorong tumbuhnya perekonomian rakyat, sekaligus untuk mengatasi kesenjangan antara golongan ekonomi kuat dengan golongan ekonomi lemah. Untuk itu, selain perlunya peranan pemerintah, maka pengembangan keswadayaan masyarakat juga penting artinya. Pengembangan keswadayaan masyarakat selain memerlukan kebijakan publik yang menyentuh kepentingan masyarakat, inisiatif dari bawah, yang berasal dari masyarakat, juga diperlukan. Program perkreditan, seperti Kredit Investasi Kecil (KIK), Kredit Usaha Kecil (KUK), Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP), Kredit Umum Pedesaan (Kupedes), dan program perkreditan lainnya yang melekat dengan program BIMAS dan INMAS merupakan bagian dari usaha menggerakkan ekonomi rakyat. Namun hal tersebut masih perlu dikembangkan dan masih memerlukan kajian, terutama yang menyangkut efektifivitasnya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Kebijakan perkreditan untuk golongan ekonomi lemah ini sering mendapat kritikan, terutama faktor bunga yang terlalu tinggi atau bunga terlalu rendah, sehingga tidak mendorong petani untuk menggunakan fasilitas kredit tersebut untuk meningkatkan usaha produktif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;Kebijakan ekonomi makro juga mempengaruhi proses pemerataan adalah kebijakan di sektor perpajakan. Pertanyaan yang sering muncul adalah sejauh mana kebijakan di sektor perpajakan dapat mengurangi beban golongan ekonomi lemah dan sejauh mana pengalokasian penerimaan pajak dalam program-program yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan. Sistem perpajakan progresif yang telah diberlakukan dinilai positif untuk dikembangkan terus, karena selama ini kebijakan sektor tersebut dianggap masih belum adil. Sebagai contoh, golongan masyarakat miskin membayar pajak hampir sama dengan masyarakat yang tingkat penghasilannya sekitar 10 kali lipat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Proyek-proyek Inpres juga merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong program pengentasan kemiskinan, namun efektivitas dan manfaatnya terhadap golongan masyarakat miskin masih perlu ditingkatkan. Program Inpres Desa Tertinggal (IDT) yang dikenalkan mulai awal tahun sembilan puluhan merupakan upaya mendorong perekonomian rakyat, terutama untuk meningkatkan kemampuan permodalan dan usaha masyarakat miskin. Mengingat keberadaan program ini masih pada tahap permulaan, maka perkembangan dan keberhasilannya masih memerlukan pengamatan lebih lanjut. &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Itu pula yang turut melatarbelakangi lahirnya Program Pembangunan Prasarana/Sarana Desa Tertinggal (P3DT), Program Pengembangan Kecamatan (PPK) dan saat ini sudah pada periode Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Memang ironis bahwa walaupun kemiskinan merupakan sebuah fenomena yang setua peradaban manusia, tapi pemahaman terhadapnya dan upaya untuk mengentaskannya belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Bahkan, dengan terjadinya krisis ekonomi di &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt; orang miskin "baru" semakin bertambah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Kemiskinan yang mereka alami memang tidak hanya sebatas kemiskinan secara ekonomi, melainkan juga kemiskinan non-ekonomi seperti terbatasnya akses terhadap pengetahuan dan ketrampilan, produktifitas yang rendah, nilai tukar yang rendah dari komoditi yang dihasilkan serta terbatasnya kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Dan itu tidak dapat diselesaikan hanya dengan pembangunan ekonomi atau bantuan finansial, melainkan yang lebih utama pemberdayaan agar mereka dapat mandiri dan mengubah nasibnya sendiri seperti yang ingin dicapai dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) adalah suatu prakarsa baru Pemerintah &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt; untuk menanggulangi persoalan kemiskinan di perdesaan. Program ini dirancang dengan pengertian, untuk menanggulangi kemiskinan secara berlanjut, upaya-upaya yang paling penting harus dilakukan oleh komunitas sendiri, terutama pada tingkat perdesaan dan perkotaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pemberdayaan komunitas ini termasuk menangani masalah kemiskinan juga terbentur inarticulate secara politik. Sebagian besar desa-desa yang terpencil atau perkampungan tidak terlihat oleh elit pemerintah. Menyediakan sumber daya yang cukup, memindahkan pembuat keputusan dan tanggung jawab ke tangan komunitas sendiri, meningkatkan kepercayaan dan transparansi. Oleh karena itu unsur perkuatan organisasi &lt;i&gt;antar&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;intra&lt;/i&gt; masyarakat dalam program mendapat perhatian khusus. Ini diwujudkan dalam bentuk pendampingan, &lt;i&gt;counselling&lt;/i&gt; dan pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;Kalaupun terdapat input eksternal berupa penyediaan dana bergulir &lt;i&gt;(revolving fund)&lt;/i&gt; untuk kegiatan pengembangan ekonomi dan prasarana skala kecil, namun peruntukan diprioritaskan bagi rumah tangga miskin pada wilayah kerja yang menjadi sasaran. Selebihnya program ini menekankan pada pemberdayaan komunitas dalam jangka panjang melalui perbaikan peran dan tanggungjawab kolektif dalam mengenali tuntutan lokal, merumuskan langkah-langkah lokal, dan melaksanakannya. Dalam kaitan ini, pemerintah yang direprentasikan dalam bentuk PNPM &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;"hanya" memfasilitasi proses dalam bentuk bantuan pendampingan dan teknik dari konsultan, selebihnya adalah peran aktif dari komunitas itu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-8793969095264392766?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/8793969095264392766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=8793969095264392766' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/8793969095264392766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/8793969095264392766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/07/kompleksitas-kemiskinan.html' title='KOMPLEKSITAS KEMISKINAN'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-3902982944162068201</id><published>2008-06-27T18:42:00.000-07:00</published><updated>2008-06-27T18:48:00.693-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><title type='text'>RENUNGAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:11;"  &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;NILAI SEBUAH TANTANGAN&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:8;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Dalam sebuah seminar, seorang motivator terkenal memulainya dengan mengeluarkan sehelai uang Rp.100.000,-. Ia mengangkat uang tersebut tinggi-tinggi, sambil mengajukan sebuah pertanyaan kepada lebih dari 2.000 peserta seminar. &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;"Siapa yang menginginkan uang ini?" &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ayal sebagian besar peserta mengacungkan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivator tersebut melanjutkan kalimatnya, &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;"Baik! Saya akan memberikan uang ini kepada salah satu diantara Anda. Tetapi sebelum itu saya akan melakukan sesuatu."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivator tersebut menggulung uang kertas itu. Sekali lagi ia bertanya kepada hadirin, &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;"Siapa yang masih menginginkan uang ini?" &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;Tak berbeda dengan sebelumnya, hampir semua peserta seminar tersebut mengacungkan tangan, pertanda mereka masih menginginkan uang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat respon peserta yang tidak berubah, motivator tersebut kemudian menginjak-injak uang tersebut dengan kaki kanan lalu dengan kaki kiri. Setelah uang itu menjadi kotor dan lecek, ia kembali bertanya, &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;"Apakah masih ada yang mengingkan uang ini?"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih sama dengan sebelumnya, hampir semua peserta mengacungkan tangan. Kemudian dia berkata, &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;"Saudaraku sekalian, dari peragaan tadi saya hanya ingin menunjukkan bahwa siapun ingin memiliki uang itu. Bagaimanapun kondisi uang tersebut tidak akan menurunkan nilainya dari Rp. 100.000,-"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan buat kita:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah tersebut menerangkan sebuah kebenaran bahwa kehidupan ini memang sulit.  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Setiap hari kita menghadapi tantangan kecil, sedang, berat, hingga sangat berat. Tetapi pada dasarnya tantangan kehidupan tidak mengurangi nilai kita sebagai manusia. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Sebaliknya tantangan kehidupan sangat diperlukan untuk meningkatkan nilai diri kita.&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;"The ultimate measure of a man is not where he stands in moments of comfort and convenience, but where he stands at times of challenge and controversy. - Nilai seorang manusia tidak dapat diukur disaat ia berada di zona nyaman, melainkan bagaimana ia menghadapi tantangan dan &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt; &lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;kontroversi," &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;kata Martin Luther King Jr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sangat banyak diantara kita yang hanya mengeluhkan kehidupan yang penuh dengan tantangan. Kita sering lupa bahwa kita harus belajar sesuatu dari tantangan demi tantangan yang biasa kita hadapi…. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;rasa lelah, sakit (fisik dan psikis), kecewa karena gajian selalu terlambat….. dan sulitnya perjuangan kita untuk hidup lebih layak. Saudaraku..... jika perjalanan hidup kita di dunia ini berjalan demikian sempurna, maka kita tidak akan dapat belajar hal baru atau mendapatkan semangat lebih besar untuk berbuat lebih baik dan meningkatkan nilai diri kita sebagai manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita dalam meningkatkan semangat hidup dan selalu siap menyambut tantangan berikutnya.... amin.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-3902982944162068201?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/3902982944162068201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=3902982944162068201' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/3902982944162068201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/3902982944162068201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/nilai-sebuah-tantangan.html' title='RENUNGAN'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-5725445113788746283</id><published>2008-06-26T20:46:00.000-07:00</published><updated>2008-06-26T20:55:51.071-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><title type='text'>FILOSOFI SEMUT</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Seberapa penting filosofi semut Anda terapkan di tempat kerja Anda? Konsep dari filosofi itu sendiri itu memang sederhana, namun sangat hebat untuk Anda terapkan. Ingin tahu? &lt;i style=""&gt;Pakar karir, Jim Rohn&lt;/i&gt; dalam pandangannya punya argumen tentang filosofi semut itu sendiri. Semut mempunyai empat filosofi yang luar biasa yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;    1. &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Semut tidak pernah menyerah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 26.95pt; text-align: justify; text-indent: -26.95pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;      Bila Anda menghalang-halangi dan berusaha menghentikan langkah mereka, mereka selalu akan mencari jalan lain. Mereka akan memanjat ke atas, menerobos ke bawah atau mengelilinginya. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="FI" &gt;Mereka terus mencari jalan keluar. Suatu filosofi yang bagus, bukan? Jangan sekali-kali menyerah untuk menemukan jalan menuju tujuan Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;"  lang="FI"&gt;    2. &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Semut menganggap semua musim panas sebagai musim dingin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 26.95pt; text-align: justify; text-indent: -26.95pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="FI" &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;       Ini adalah cara pandang yang penting. Anda tidak boleh menjadi begitu naïf dengan menganggap musim panas akan berlangsung sepanjang waktu. Semut-semut mengumpulkan makanan musim dingin mereka di pertengahan musim panas. Karena sangat penting bagi kita untuk bersikap realitis. Di musim panas anda harus memikirkan tentang halilintar. Anda seharusnya memikirkan badai sewaktu anda menikmati pasir dan sinar matahari. Berpikirlah ke depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;"  lang="FI"&gt;    3. &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Semut menganggap semua musim dingin sebagai musim panas&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 26.95pt; text-align: justify; text-indent: -26.95pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="FI" &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;       Ini juga penting. Selama musim dingin, semut mengingatkan dirinya sendiri, “Musim dingin takkan berlangsung selamanya. Segera kita akan melalui masa sulit ini.” Maka ketika hari pertama musim semi tiba, semut-semut keluar dari sarangnya. Dan bila cuaca kembali dingin, mereka masuk lagi ke dalam liangnya. Lalu, ketika hari pertama musim panas tiba, mereka segera keluar dari sarangnya. Mereka tak dapat menunggu untuk keluar dari sarang mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;   4. &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Seberapa banyak semut akan mengumpulkan makanan mereka di musim panas untuk persiapan musim dingin mereka&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;? &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Semampu mereka&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;        Filosofi yang luar biasa, filosofi “semampu mereka”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;        Dengan kata lain bila Anda ingin meneladani filosofi semut maka sebaiknya Anda: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;            Jangan menyerah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;            Lihatlah ke depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;            Bersikaplah positif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;            Lakukan sekuat tenaga Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;        Demi kesuksesan Anda, cobalah bekerja dengan filosofi semut. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Anda setuju?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="IT" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  lang="IT" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;        Sumber : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://adhooc109.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0); font-style: italic;"&gt;ES-HA&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:11;"  lang="IT" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Pengen senyum dikulum.. &lt;a href="http://pnpmtuba.blogspot.com/search/label/Senyum%20Dikulum"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;liat di sini&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-5725445113788746283?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/5725445113788746283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=5725445113788746283' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5725445113788746283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5725445113788746283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/filosofi-semut.html' title='FILOSOFI SEMUT'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-6755611172394969596</id><published>2008-06-25T05:16:00.000-07:00</published><updated>2008-06-25T22:07:38.266-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><title type='text'>MANAJEMEN MASALAH</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); font-weight: normal;font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tulisan ini saya copy dari blognya teman “&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;a href="http://adhooc109.wordpress.com/2008/06/20/manajemen-stress/"&gt;es-ha&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;” dan sengaja saya posting buat temen2 Konsultan yang biasa banyak masalah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);font-family:Verdana;"  lang="IN"&gt;Bukan beban berat yang membut kita stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut (&lt;i style=""&gt;Stephen Covey)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Pada saat memberikan kuliah tentang manajemen stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;“Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?”&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. “Ini bukanlah masalah berat absolutnya,tapi tergantung berapa lama anda memegangnya.” kata Covey.&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;“Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. &lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. &lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. &lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat.”&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;“Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya.” lanjut Covey. &lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;“Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi”. Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan bebanpekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda &lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;hari ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya…!!&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Start the day with smile and have a good day……..&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-6755611172394969596?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/6755611172394969596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=6755611172394969596' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/6755611172394969596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/6755611172394969596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/manajemen-masalah.html' title='MANAJEMEN MASALAH'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-4451684544191698606</id><published>2008-06-15T07:18:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T10:26:50.661-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dokumentasi Kegiatan'/><title type='text'>Monitoring &amp; Supervisi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFUlFLg6uRI/AAAAAAAAAIU/QTuNoJIkGF4/s1600-h/HPIM0052.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 187px;" src="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFUlFLg6uRI/AAAAAAAAAIU/QTuNoJIkGF4/s200/HPIM0052.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212112914671646994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Monitoring Korprov Lampung ke Kampung Kuala Teladas Kecamatan Gedung Meneng 28 Mei 2008.&lt;br /&gt;Setidaknya pertemuan dgn Pak Imron (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;baca "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;imrong&lt;/span&gt;"&lt;/span&gt;) KPMD Kuala Teladas sangat mengesankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok KPMD putra bugis asli yg selalu menyebut huruf "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;N&lt;/span&gt;" sebagai "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NG&lt;/span&gt;" ini cukup menarik untuk disimak, terutama dalam rangka sosialisasi dan fasilitasi MMDD.... semoga Sukses..!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-4451684544191698606?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/4451684544191698606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=4451684544191698606' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/4451684544191698606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/4451684544191698606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/monitoring-korprov-lampung-ke-kampung.html' title='Monitoring &amp; Supervisi'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFUlFLg6uRI/AAAAAAAAAIU/QTuNoJIkGF4/s72-c/HPIM0052.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-7336089623001221369</id><published>2008-06-15T07:00:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T07:15:02.414-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dokumentasi Kegiatan'/><title type='text'>Monitoring &amp; Supervisi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFUg-p7khbI/AAAAAAAAAIM/Ayhvg7Rz33w/s1600-h/HPIM0044.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 260px; height: 196px;" src="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFUg-p7khbI/AAAAAAAAAIM/Ayhvg7Rz33w/s200/HPIM0044.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212108404530906546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Monitoring dan Supervisi oleh Korprov Lampung&lt;br /&gt;Ir. John Odhius di Kampung Purwa Jaya Kecamatan Banjar Agung 27 Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"agar produk MMDD tahun 2007 menjadi acuan pelaksanaan MMDD di tahun 2008, sehingga kegiatan MMDD tidak menjadi pengulangan proses dan rutinitas semata....."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-7336089623001221369?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/7336089623001221369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=7336089623001221369' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7336089623001221369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7336089623001221369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/monitoring-supervisi.html' title='Monitoring &amp; Supervisi'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFUg-p7khbI/AAAAAAAAAIM/Ayhvg7Rz33w/s72-c/HPIM0044.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-6665440569756557205</id><published>2008-06-14T04:49:00.000-07:00</published><updated>2008-06-14T04:58:31.228-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Suplemen Ruhani'/><title type='text'>Dosanya 100x lipat lebih keji dari .......</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Pada suatu hari datanglah seorang perempuan ke kediaman Nabiulloh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;span style=""&gt;Musa&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;st1:state&gt;&lt;span style=""&gt;AS.&lt;/span&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Setelah mengucapkan salam dan dipersilahkan masuk; maka masuklah perempuan itu dengan wajah tertunduk, tubuh gemetar dan hati yang gundah gulana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;“Wahai Nabiulloh, tolonglah saya…. Do’akan saya… Mohonkan ampun kepada Allah atas dosa keji yang telah saya lakukan” kata perempuan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;“wahai perempuan, dosa apakah yang telah kamu perbuat?” kata Nabi Musa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;“ saya malu, sungguh saya malu mengucapkannya”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;“tidak apa-apa, ceritakanlah..!!” Kata Nabi Musa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;“Wahai Nabiulloh, sesungguhnya saya telah berzina…. Dari hasil perzinahan tersebut lahirlah seorang bayi tak berdosa; yang kemudian saya cekik sampai dia mati”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dengan muka merah padam karena menahan amarah, lalu Nabi Musa membentak perempuan tersebut “Enyahlah kamu dari hadapanku wahai perempuan laknat !!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Kemudian dengan hati yang sangat sedih… pergilah perempuan tersebut dari kediaman Nabi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;span style=""&gt;Musa&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;st1:state&gt;&lt;span style=""&gt;AS.&lt;/span&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Sepeninggal perempuan tersebut; turunlah Malaikat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;span style=""&gt;Jibril&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;st1:state&gt;&lt;span style=""&gt;AS&lt;/span&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;… dan berkata kepada Nabi Musa “ Wahai kekasih Allah….. mengapa kamu menolak tobatnya perempuan tadi????&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Apakah kamu tidak takut dengan dosa yang lebih besar dari itu???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Musa menjawab “ apakah ada dosa yang lebih besar dari dosa keji yang telah dilakukan oleh perempuan tadi???”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;“&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;..!!” jawab Malaikat Jibril.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;“Yaitu orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja, dan tidak ada sedikitpun rasa sesal di hatinya”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;“Sesungguhnya dosa orang2 yang meninggalkan sholat yang telah diperintahkan Allah padanya, 100x lipat lebih besar dari dosa keji yang telah dilakukan perempuan tadi”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Setelah menyadari kesalahannya dan beristighfar berulang2, selanjutnya Nabiulloh Musa AS memohonkan ampunan kepada Allah atas dosa2 perempuan tadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Demikianlah….. perempuan yang telah melakukan dosa keji dan bertaubat kepada Allah; Allah akan menerima taubatnya dan akan menempatkan kedudukannya lebih mulia di mata Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Demikian pula dengan orang yg meninggalkan sholat dengan sengaja dan bahkan tidak sedikitpun menyesalinya… maka kedudukannya di mata Allah akan lebih hina, lebih rendah dari dosa keji yang dilakukan perempuan tadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Demikianlah….. tingginya kedudukan sholat dalam agama, karena sholat adalah perintah Allah yang pertama kepada manusia… dan perkara sholat inipun adalah yang pertama kali akan ditanya dalam pengadilan hisab di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;padang&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt; mahsyar kelak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apabila sholatnya benar; maka amal ibadah lain tidak akan dihisab…. Langsung masuk ke syurga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Sebaliknya apabila sholat saja tidak; maka apapun amal baiknya selama didunia, tidak akan dipandang apalagi diterima oleh Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Melalui media yang terbatas ini saya hanya ingin menekankan kepada diri saya, keluarga saya dan kepada kita semua: marilah kita evaluasi lagi diri kita, keluarga kita, saudara2 kita, sekiranya masih ada yang menganggap enteng perkara sholat ini, terbiasa sholat fardhu bolong2, segeralah bertaubat kepada Allah…… &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;karena hanya Allahlah Dzat yang Maha Pengampun atas segala khilaf dan dosa2 kita.&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Kemudian kepada anak-anak kita, hendaknyalah hakikat sholat telah kita tanamkan sejak dini, sejak mereka masih anak-anak2, karena apabila kita biar2kan saja, tidak menjadi perhatian kita; maka kelak setelah dewasa akan sulit sekali untuk memulainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Marilah kita berkaca dengan apa yang telah terjadi dengan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Bagaimana ketika dulu orang tua kita main gebuk dengan kita apabila melalai2kan sholat, bagaimana dulu kita tidak suka dengan apa yg diperintahkan orang tua kepada kita untuk mengaji dan sholat, ternyata sekarang alhamdulillah…. kita semua terhindar dari murka Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Demikian pula ketika sebagian orang tua kita dulu tidak menaruh perhatian kepada hal2 yang berbau ngaji dan sholat, mungkin karena kesibukan duniawi dan perhatian2 yang lebih pada hal-hal lain; menyebabkan kita kurang mengenal hakikat sholat, sehingga kita baru mulai mencari2 dan belajar hakikat sholat setelah kita tua…. Itupun dengan Pertolongan Hidayyah yang disampaikan Allah kepada bathin kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt; juga yang sampai tua tidak mengenal hakikat sholat….. sehingga bukan hanya akan merugikan dirinya sendiri; lebih dari itu. Akan merugikan bagi anak keturunannya…. Menjadikannya jauh dari nilai2 agama dan lebih mendekatkannya kepada murka Allah SWT.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Naudzubillahi min dzalik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Semoga Allah senantiasa membimbing diri kita, keluarga kita, anak2 keturunan kita untuk mengingat Allah, untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah melalui sholat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:11;"  &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Subhanallohwabihamdihi... Subhanakallohummawabihamdika..... Lailaha illa anta Astaghfiruka wa atubu ilaik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-6665440569756557205?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/6665440569756557205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=6665440569756557205' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/6665440569756557205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/6665440569756557205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/dosanya-100x-lipat-lebih-keji-dari.html' title='Dosanya 100x lipat lebih keji dari .......'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-1375982837360139373</id><published>2008-06-14T03:11:00.000-07:00</published><updated>2008-06-14T03:30:12.284-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Suplemen Ruhani'/><title type='text'>Tamu Terakhir</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Sesungguhnya akan datang kepada kita semua, seorang tamu yang istimewa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Tamu kita ini tidak datang karena haus akan harta, atau karena ingin ikut nimbrung makan minum bersama kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Tamu kita nanti bukannya datang untuk meminta bantuan kepada kita untuk membayar hutang2nya, atau untuk minta rekomendasi guna memuluskan upaya yg tidak mampu ia kerjakan sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Tamu kita nanti bukalah seperti tamu malam minggunya Evi Tamala…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Bukan pula seperti Tamu tak diundangnya Caca Handika&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Bukan pula seperti tamu bulanan yang secara rutin biasa mendatangi kaum ibu dan remaja putri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="FI" &gt;Bukan pula seperti tamu yang biasa kita hindari (karena mau nagih hutang)….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tetapi tamu kita nanti akan datang dengan membawa suatu misi yang amat penting…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Sangking pentingnya misi yang dibawa; sehingga seluruh penduduk negeri ini tidak akan kuasa menolak dia dalam merealisasikan misinya tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Tamu kita nanti tidak butuh pintu masuk…. Tidak butuh izin…. Dan tidak butuh membuat perjanjian terlebih dahulu dengan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dia akan datang kapan saja…. Dan dalam kondisi bagaimanapun… &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dia tidak perduli apakah kondisi kita sedang sakit atau sehat, sedang kaya atau miskin, sedang puyeng karena gaji telat seperti sekarang atau sedang senang karna baru nimbang karet atau panen singkong…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Dia juga tidak perduli apakah kita sedang dalam perjalanan atau sedang berada di rumah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dan dia juga tidak perduli apakah kita sedang berada di istana yang megah, atau bersembunyi dalam benteng dengan penjagaan yang super ketat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dia tidak akan perduli…. Dia tetap akan masuk, dan tidak akan ada yang kuasa untuk mencegahnya masuk dan menunaikan misi pentingnya serta menuntaskan urusannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Tamu kita ini mempunyai hati yang tidak bisa luluh… dia tidak akan terpengaruh oleh ucapan2 dan tangis, bahkan jeritan dan ratapan kita… &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -6.55pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Tamu kita nanti tidak bisa diajak berunding, tidak bisa juga diajak kompromi, meski oleh seorang Ketua Forum MAD.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Kalaupun kita berusaha menyogoknya dengan memberikan hadiah2… tidak akan mempan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Sebab seluruh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harta kekayaan dan hadiah2 menarik tidak akan berarti apa2 baginya… dan tidak akan membuatnya mundur dari misinya tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Sesunggunya kalau dia datang pada kita….. maka dia hanya menginginkan diri kita….. bukan orang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dia menginginkan diri kita seutuhnya… bukan separo badan….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dia ingin membinasakan kita…. Ia ingin mencabut nyawa kita dan mematikan kita…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dia ingin membinasakan kita… menghancurkan jiwa dan raga kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dia akan menuntaskan segala urusan2 duniawi kita…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dialah Malaikal Maut….!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dalam QS As-Sajadah : 11 Allah berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;“Katakanlah … Malaikal Maut yang diserahi untuk mencabut nyawamu… akan mematikan kamu… kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Kemudian dalam QS Al-An’am : 61&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;“Sehingga apabila datang kematian kepada salah satu diantara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat kami, dan malaikat-malaikat kami itu tidak melalaikan kewajibannya”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Saudaraku rohimakumulloh…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Itulah tamu terakhir dalam hidup kita…..&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Karenanya… siapapun kita, sebagai seorang muslim, seorang mukmin, dan seorang muttaqiin… marilah kita persiapkan diri kita, keluarga kita, saudara2 kita semua untuk sama-sama bersiap2 menerima kedatangan tamu terakhir ini….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Karena ia akan membawa kita dalam perjalanan panjang yang sangat jauh….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Untuk itu diperlukan bekal yang sangat banyak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Melalui media yg terbatas ini : saya ingin menghimbau kepada diri dan keluarga saya, serta kepada kita semua… Marilah kita manfaatkan sebaik2nya sisa umur kita ini guna mengumpulkan bekal2 yang baik dan membuang bekal2 yang buruk guna menyongsong kedatangan tamu terakhir ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Semoga Allah Yang Maha Pemberi Hidayah, selalu membimbing hati-hati dan iman-iman kita; agar kita senantiasa selalu dapat memperbaiki diri, bertakarrub kepada Allah dalam upaya menjadi insan-insan taqwa….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Subhanalloh wabihamdihi….&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Subhanakallohumma wabihamdika….&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lailahailla anta…..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Astaghfiruka wa atubu ilaik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-1375982837360139373?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/1375982837360139373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=1375982837360139373' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/1375982837360139373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/1375982837360139373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/tamu-terakhir.html' title='Tamu Terakhir'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-4897228837214394972</id><published>2008-06-14T02:44:00.000-07:00</published><updated>2008-06-14T02:50:33.202-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dokumentasi Kegiatan'/><title type='text'>TK (Training Kelompok)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFOTkZ63gHI/AAAAAAAAAHM/YKIgZe7qIMY/s1600-h/102_0920.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFOTkZ63gHI/AAAAAAAAAHM/YKIgZe7qIMY/s200/102_0920.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211671447440162930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ini bukan murid TK,&lt;br /&gt;tapi ibu-ibu pengurus kelompok "Simpan Pinjam Perempuan (SPP)" di Kampung Aji Jaya KNPI yang sedang mendapatkan training mengenai pengelolaan dana bergulir dari Pengurus UPK Kecamatan Gedung Aji.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-4897228837214394972?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/4897228837214394972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=4897228837214394972' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/4897228837214394972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/4897228837214394972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/tk-training-kelompok.html' title='TK (Training Kelompok)'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFOTkZ63gHI/AAAAAAAAAHM/YKIgZe7qIMY/s72-c/102_0920.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-4198689872290397317</id><published>2008-06-14T02:28:00.001-07:00</published><updated>2008-06-14T02:34:52.107-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dokumentasi Kegiatan'/><title type='text'>Dari pada-dari Pada</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFOPcgW31gI/AAAAAAAAAHE/-gkYzI7R-Ic/s1600-h/DSCN2334.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 268px; height: 201px;" src="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFOPcgW31gI/AAAAAAAAAHE/-gkYzI7R-Ic/s200/DSCN2334.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211666913682773506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dari pada nge"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;demon&lt;/span&gt;" Satker karna gajian telat,&lt;br /&gt;lebih enak maen leng, corengan....&lt;br /&gt;selain asyik, menghibur, puas kalo lagi nyoreng... juga ada gondoknya juga kalo lagi kecoreng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang penting wayahnya sholat, sholat brur..!!&lt;br /&gt;wayahnya kerja, ya kerja..!!&lt;br /&gt;wayahnya kena coreng, jangan lari...!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-4198689872290397317?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/4198689872290397317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=4198689872290397317' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/4198689872290397317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/4198689872290397317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/dari-pada-dari-pada.html' title='Dari pada-dari Pada'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFOPcgW31gI/AAAAAAAAAHE/-gkYzI7R-Ic/s72-c/DSCN2334.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-265087727494101225</id><published>2008-06-14T02:13:00.001-07:00</published><updated>2008-06-14T02:25:03.318-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dokumentasi Kegiatan'/><title type='text'>TPA Impian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFONOhArm8I/AAAAAAAAAG8/ooKtAvu2J6w/s1600-h/DSCN2341.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFONOhArm8I/AAAAAAAAAG8/ooKtAvu2J6w/s200/DSCN2341.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211664474316708802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA)&lt;br /&gt;"Al-Hidayyah"&lt;br /&gt;Kampung Marga Jaya Kec. Meraksa Aji&lt;br /&gt;Kabupaten Tulang Bawang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marga Jaya adalah Kampung paling Miskin di wilayah Kecamata Meraksa Aji &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(pemekaran Gedung Aji, red) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;berkat kesabaran dan kesetiaannya berpartisipasi dalam PNPM-PPK, akhirnya impian mempunyai sebuah TPA telah terwujud, ALhamdulillah.... semoga dapat mencetak generasi penerus yang amanah, amin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-265087727494101225?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/265087727494101225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=265087727494101225' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/265087727494101225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/265087727494101225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/tpa-impian.html' title='TPA Impian'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFONOhArm8I/AAAAAAAAAG8/ooKtAvu2J6w/s72-c/DSCN2341.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-5699788758638726531</id><published>2008-06-13T08:24:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T08:35:37.618-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Operator</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKSsGqmsFI/AAAAAAAAAGY/BaAcpzPlbOM/s1600-h/Elda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKSsGqmsFI/AAAAAAAAAGY/BaAcpzPlbOM/s200/Elda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211389005222293586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Elda Fitriyana&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Operator Komputer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami biasa memanggilnya "peddet" cewek manis satu ini merupakan sosok Supporting staff yang cukup berpengaruh terhadap suksesnya pengelolaan administrasi program di tingkat kabupaten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cepat tangkap dan cepat tanggap pada intruksi, sedikit bandel tapi mudah menyesuaikan diri....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-5699788758638726531?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/5699788758638726531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=5699788758638726531' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5699788758638726531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5699788758638726531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/operator.html' title='Operator'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKSsGqmsFI/AAAAAAAAAGY/BaAcpzPlbOM/s72-c/Elda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-7041943590345970951</id><published>2008-06-13T08:17:00.001-07:00</published><updated>2008-06-25T01:06:31.804-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Teknik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKPs6U3pwI/AAAAAAAAAGQ/ax00KM_cEBY/s1600-h/Singgih.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKPs6U3pwI/AAAAAAAAAGQ/ax00KM_cEBY/s200/Singgih.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211385720554891010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Singgih Bambang Kuncahyo, S.T.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FT Simpang Pematang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iki bapa'e tole... yo wong njowo... celu'ane Om Pratap Singh&lt;br /&gt;Klairan Tanggamus, 28 Juli 1977 sudah cukup lama bergabung dgn Tim PPK/PNPM, specialist jembatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cukup berhasil dlm memfasilitasi masyarakat dalam mensukseskan PPK di Kecamatan Simpang Pematang, termasuk menangani kasus-kasus lawas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-7041943590345970951?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/7041943590345970951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=7041943590345970951' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7041943590345970951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7041943590345970951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-teknik_2700.html' title='Fasilitator Teknik'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKPs6U3pwI/AAAAAAAAAGQ/ax00KM_cEBY/s72-c/Singgih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-8622917975035470438</id><published>2008-06-13T08:10:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T08:17:11.836-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Teknik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKOFWpeqRI/AAAAAAAAAGI/rCmov183elY/s1600-h/Ismed.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKOFWpeqRI/AAAAAAAAAGI/rCmov183elY/s200/Ismed.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211383941451131154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Muhammad Ali Ismed, S.T.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FT Gedung Meneng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman kita ini asli wong Kayu Agung, kelahiran Jua-jua 6 Oktober 1966, kami memanggilnya "Om Cing" karena kencingnya tak beraturan... he he he...kadang di kayu agung... kadang di mesuji... kadang2 di gedung meneng... (yach ..suka-sukalah).&lt;br /&gt;Cukup senior di PPK/PNPM, lihat saja....&lt;br /&gt;memandang wajahnya saja terbayang "survey antar patok"&lt;br /&gt;Fasilitator Spesialist medan yang berat2... setelah merambah mesuji... saat ini siap menaklukkan medan gedung meneng...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-8622917975035470438?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/8622917975035470438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=8622917975035470438' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/8622917975035470438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/8622917975035470438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-teknik_3495.html' title='Fasilitator Teknik'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKOFWpeqRI/AAAAAAAAAGI/rCmov183elY/s72-c/Ismed.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-9081443714967115060</id><published>2008-06-13T08:00:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T08:09:12.300-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Teknik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKLyRo437I/AAAAAAAAAGA/Jcq_GCZIT_A/s1600-h/Irman+Sahdi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKLyRo437I/AAAAAAAAAGA/Jcq_GCZIT_A/s200/Irman+Sahdi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211381414665707442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Irman Sahdi, A.Md.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FT Gedung Aji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran Sidomulyo, 31 Mei 1975&lt;br /&gt;Sosok yang cukup berhasil memfasilitasi masyarakat Gedung Aji dalam mensukseskan pelaksanaan PPK dan PNPM-MP dan menjaga tim work tetap solid dan kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lajang bungsu yang satu ini sedang galau menentukan tautan hatinya... maklumlah bujang ganteng-banyak yang mau...&lt;br /&gt;"semoga cepat bertemu jodoh yang tepat...!!! amiir... eh, amiinnn...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-9081443714967115060?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/9081443714967115060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=9081443714967115060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/9081443714967115060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/9081443714967115060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-teknik_3575.html' title='Fasilitator Teknik'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKLyRo437I/AAAAAAAAAGA/Jcq_GCZIT_A/s72-c/Irman+Sahdi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-1610669355789151559</id><published>2008-06-13T07:47:00.001-07:00</published><updated>2009-07-04T00:53:13.442-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Teknik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKIsiS0OLI/AAAAAAAAAF4/4VdPwCJb5_Y/s1600-h/Febri.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKIsiS0OLI/AAAAAAAAAF4/4VdPwCJb5_Y/s200/Febri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211378017522432178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Febri Elevereadi, S.T.&lt;br /&gt;FT Mesuji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami nggak tau artinya nama kayak gini, mirip batu batre, sesuai kayak orangnya yg selalu gerak cepat, cepat nyetrum terutama kalo lagi baru (maksudnya kalo abis gajian, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;red&lt;/span&gt;), tapi kalo gaji lagi telat kayak gini... he he he ... kayak radio yg batrenya ngdrop (ngeyok)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hang semendo satu ini kelahiran Tanjung Karang,  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;11 Februari&lt;/span&gt; 1977 dan baru bergabung dgn Tim PNPM-MP sejak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;11  Februari&lt;/span&gt; 2008 juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-1610669355789151559?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/1610669355789151559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=1610669355789151559' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/1610669355789151559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/1610669355789151559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-teknik_6294.html' title='Fasilitator Teknik'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKIsiS0OLI/AAAAAAAAAF4/4VdPwCJb5_Y/s72-c/Febri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-5132197566197532668</id><published>2008-06-13T07:38:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T07:45:23.245-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Kecamatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKGnFMtG3I/AAAAAAAAAFw/tkMB9LsU5a0/s1600-h/Yandi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKGnFMtG3I/AAAAAAAAAFw/tkMB9LsU5a0/s200/Yandi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211375724789570418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Supiyandi, S.PT.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FK Tulang Bawang Tengah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra asli Menggala ini terlahir pada 2 Juni 1977&lt;br /&gt;bergabung dengan PNPM-MP sejak 2007 dan cukup baik dalam memasilitasi kegiatan PNPM-MP di Tulang Bawang Tengah.&lt;br /&gt;Lajang yang satu ini cukup rajin beribadah, tidak banyak tingkah, tidak sombong dan tentunya rajin menabung.&lt;br /&gt;Sesungguhnya beruntunglah siapapun wanita yg berjodoh dengannya....&lt;br /&gt;setidaknya itulah yang bikin temmen2 bangga....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-5132197566197532668?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/5132197566197532668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=5132197566197532668' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5132197566197532668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5132197566197532668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-kecamatan_817.html' title='Fasilitator Kecamatan'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFKGnFMtG3I/AAAAAAAAAFw/tkMB9LsU5a0/s72-c/Yandi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-3251726887074435897</id><published>2008-06-13T07:07:00.001-07:00</published><updated>2008-06-13T07:34:38.455-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Kecamatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ_7D-GXZI/AAAAAAAAAFo/4GX8s_ahC18/s1600-h/Taufiq.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ_7D-GXZI/AAAAAAAAAFo/4GX8s_ahC18/s200/Taufiq.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211368371475864978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Muhammad Taufiq Widodo, S.IP.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FK Gedung Meneng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarjana Ilmu Pemerintahan lulusan Unila ini lahir di Jambi 24 April 1982, dan bergabung dengan Tim PNPM-MP sejak Februari 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua manusia pasti mati, namun tidak semua manusia benar-benar hidup" begitu katanya... nggak tau maksudnya apa... tapi yang jelas; lajang yang satu ini cukup pandai memasak... terutama masak air...&lt;br /&gt;meski nggak jelas hubungannya antara hidup dan masak air he he he.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="shoutouttxt" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-3251726887074435897?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/3251726887074435897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=3251726887074435897' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/3251726887074435897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/3251726887074435897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-kecamatan_9240.html' title='Fasilitator Kecamatan'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ_7D-GXZI/AAAAAAAAAFo/4GX8s_ahC18/s72-c/Taufiq.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-1531343796284009079</id><published>2008-06-13T06:57:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T07:06:32.668-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Kecamatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ9FP3CmWI/AAAAAAAAAFg/pGtBJrcGkSc/s1600-h/Pras.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ9FP3CmWI/AAAAAAAAAFg/pGtBJrcGkSc/s200/Pras.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211365247931292002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Prastuti Via, S.P.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FK Simpang Pematang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iki mama'e Vito, wong njowo asli, klairan Metro 9 Agustus 1975, lulusan Pertanian nang Unila, ahline agronomi...&lt;br /&gt;nggabung nyang PNPM-MP seko Agustus 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"sedhulurku tiang setri... ayo podho tumut mbangun deso....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ojo kur menyang ndapur - sumur - lan kasur"...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-1531343796284009079?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/1531343796284009079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=1531343796284009079' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/1531343796284009079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/1531343796284009079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-kecamatan_1183.html' title='Fasilitator Kecamatan'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ9FP3CmWI/AAAAAAAAAFg/pGtBJrcGkSc/s72-c/Pras.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-7225440636349623670</id><published>2008-06-13T06:43:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T06:54:44.484-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Teknik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ6ZG_5zuI/AAAAAAAAAFY/s6demr7YwR0/s1600-h/Doni+.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ6ZG_5zuI/AAAAAAAAAFY/s6demr7YwR0/s200/Doni+.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211362290615045858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Doni Marison, S.T.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FT Tulang Bawang Tengah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra Tumijajar kelahiran Kota Agung, 30 Juni 1978 ini bergabung dgn Tim PNPM-MP sejak Februari 2008&lt;br /&gt;masih lajang... karna kalo ada yg suka-dia ngk mau, trus kalo ada yg mau-dia ngk suka.. he he he....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski orang teknik, tapi dia cukup getol mempelajari seluk beluk pembukuan keuangan UPK terutama kaitan dengan itung2an yg njelimet.... yach... maklum aja... masih ada darah "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;padang&lt;/span&gt;" hua ha ha ha....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-7225440636349623670?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/7225440636349623670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=7225440636349623670' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7225440636349623670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7225440636349623670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-teknik_13.html' title='Fasilitator Teknik'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ6ZG_5zuI/AAAAAAAAAFY/s6demr7YwR0/s72-c/Doni+.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-545990689055999347</id><published>2008-06-13T06:27:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T06:40:40.196-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Kecamatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ2LoiSRBI/AAAAAAAAAFQ/7R-95Pv3g5o/s1600-h/Fahmi+.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ2LoiSRBI/AAAAAAAAAFQ/7R-95Pv3g5o/s200/Fahmi+.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211357661052945426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Ahmad Khairul Fahmi, S.T.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FK Mesuji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong Plembang kelahiran 9 Juni 1977 ini biasa kami memanggilnya "Mang Juhai" karna agak "ganding"&lt;br /&gt;Sarjana Teknik Kimia lulusan Unsri ini Bergabung dengan  PPK sejak 2003 sebagai operator, cukup menguasai pelaporan dan ke-UPK-an... wajar saja kalau dia menjadi lulusan terbaik "seleksi FK Agt 2007" dan lebih wajar lagi kalau saat ini telah berhasil mempersunting Sekretaris UPK Banjar Agung.... he he he&lt;br /&gt;"do'a in ya... Insya Allah 9 Juli 2008 nanti gua mo nikah"....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-545990689055999347?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/545990689055999347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=545990689055999347' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/545990689055999347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/545990689055999347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-kecamatan_8825.html' title='Fasilitator Kecamatan'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJ2LoiSRBI/AAAAAAAAAFQ/7R-95Pv3g5o/s72-c/Fahmi+.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-2685900552453333730</id><published>2008-06-13T05:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T06:18:43.242-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Kecamatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJt62CIZLI/AAAAAAAAAFA/v-Jp5LSZqbY/s1600-h/Asrori.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJt62CIZLI/AAAAAAAAAFA/v-Jp5LSZqbY/s200/Asrori.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211348576525378738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;FK Menggala&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Drs. Asrori Zainuddin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini sosok Fasilitator Senior di Tulang Bawang&lt;br /&gt;maka kami biasa memanggilnya "Among As"&lt;br /&gt;Putra asli Lampung Barat kelahiran Ngaras Krui 7 Maret 1965 ini merupakan sosok &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;yang sedikit bicara, tapi banyak kerja, karena itu prinsipnya&lt;br /&gt;terutama kalau lagi "ngawil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(mancing)"&lt;/span&gt; seperti hobinya&lt;br /&gt;ini salah satu makhluk yang paling ditakuti para ikan tetapi paling dirindukan ibu-ibu kelompok simpan pinjam&lt;br /&gt;he he he ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-2685900552453333730?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/2685900552453333730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=2685900552453333730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/2685900552453333730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/2685900552453333730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-kecamatan_13.html' title='Fasilitator Kecamatan'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SFJt62CIZLI/AAAAAAAAAFA/v-Jp5LSZqbY/s72-c/Asrori.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-4064000821988830506</id><published>2008-06-09T08:31:00.001-07:00</published><updated>2008-06-09T09:04:38.838-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Fasilitator'/><title type='text'>Fasilitator Teknik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SE1NMtP8_XI/AAAAAAAAAE0/mZwZ6qDwKKE/s1600-h/Wandi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SE1NMtP8_XI/AAAAAAAAAE0/mZwZ6qDwKKE/s200/Wandi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209905224637807986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wandi Saputra, S.T.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;FT Menggala (2008)&lt;br /&gt;Putra Way Kanan kelahiran Tanjung Karang, 12 Agusts 1976 ini merupakan sosok yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cool and fresh &lt;/span&gt;terutama kalo abis gajian&lt;br /&gt;Tapi kalo gaji telat... wajahnya kejju..., langkahnya gontai "goh muli lapah mising"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punya kemampuan lebih dalam hal computer.... liat aja idungnya yang seperti mouse he he he.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maju terus aa' wan....!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-4064000821988830506?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/4064000821988830506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=4064000821988830506' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/4064000821988830506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/4064000821988830506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-teknik_09.html' title='Fasilitator Teknik'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SE1NMtP8_XI/AAAAAAAAAE0/mZwZ6qDwKKE/s72-c/Wandi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-8277810578116750431</id><published>2008-06-09T06:18:00.000-07:00</published><updated>2008-06-09T07:00:19.419-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Suplemen Ruhani'/><title type='text'>Ayo podo Sholat..!!!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;TAKUTLAH KEPADA ALLAH DGN PERKARA SHOLAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;FADHILAH (KEUTAMAAN2) SHOLAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sholat = amalan yg paling dicintai Allah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Merupakan Perintah pertama dari Allah dan yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika sholatnya bagus… maka secara langsung akan dimasukkan ke surga… jika sholatnya tidak bagus…. Maka amalan2 lain tdk akan dilihat…. Langsung dimasukkan ke neraka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dari Abu Dzar ra : Rasululloh bersabda “sesungguhnya seorang hamba muslim jika menunaikan sholat dgn ikhlas karena Allah; maka dosa2nya akan berguguran seperti gugurnya daun2 ini dari pohonnya” (HR. Ahmad at-targhib)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dari Abu Khurairah ra : Rasululloh bersabda “Bagaimana pendapat kalian jika didepan rumah kita terdapat sungai yang airnya mengalir, lalu kita mandi 5 kali sehari, apakah akan tersisa kotoran ditubuh kita? &lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; sahabat menjawab tidak… Rasululloh bersabda “beginilah perumpamaan sholat &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;lima&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; waktu, dengannya Allah akan mengampuni dosa2 kita” (HR Bukhari Muslim, Tirmidzi dan Nasa’i)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dari Abu Sa’id al Khudri ra : Rasululloh bersabda “Saat2 yang ada di antara 5 waktu sholat merupakan Kaffarah (penghapus dosa) yaitu dosa kecil yg terjadi di antara dua waktu sholat akan diampuni dgn keberkahan sholat”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dari Abu Qatadah bin Rib’i ra : Rasululloh bersabda bahwa Allah SWT berfirman “ Sesungguhnya Aku telah meajibkan sholat 5 waktu kepada umatmu, dan Aku telah berjanji pada diri-Ku; bahwa barang siapa yg menjaga sholat pd waktunya, niscaya Aku masukkan ke dalam surga dgn jaminan-Ku, dn barangsiapa yg tidak menjaga sholatnya, maka Aku tidak memberi jaminan baginya (HR Abu Dawud &amp;amp; Ibnu majah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Jika seseorang dimasukkan ke neraka disebabkan oleh dosa2nya; maka api neraka tidak akan membakar anggota tubuh yang digunakan untuk bersujud, Allah mengharamkan dari api neraka anggota2 tubuh yg digunakan utk bersjud.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Seseorang yg sedang berdiri sholat; berarti sedang mengetuk pintu yang maha kuasa, sebagaimana seseorang yg mengetuk pintu; maka pastilah Allah akan membukakan pintu baginya… mengampuni segala dosa2nya.. dan mengabulkan segala doanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Barangsiapa yg menjaga sholatnya, maka Allah akan memuliakannya dengan 5 perkara :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Allah SWT akan mengangkat kesempitan hidup darinya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Menyelamatkannya dari azab kubur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Allah akan memberikan kitab catatan amal dari tangan kanannya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dia akan melintasi jembatan sirotolmustakim secepat kilat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dia akan masuk ke surga tanpa dihisab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;ANCAMAN MENINGGLKAN SHOLAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dalam banyak hadits disebutkan : barangsiapa melalaikan sholatnya, maka Allah akan menyiksanya dengan 15 siksaan. 5 diberikan di dunia, 3 ketika mati, 3 di dlm kubur,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan 4 ketika dibangkitkan dari kubur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;5 azab di dunia adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Akan dicabut keberkahan umurnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ciri2 kesalehan akan dicabut dari wajahnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak akan diberikan pahala dari semua amal baiknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;4.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Doanya tidak akan diangkat ke langit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;5.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tdk akan mendapat bagian dari doa orang2 yang shaleh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;3 azab ketika mati adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dia akan mati dalam kehinaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dia akan mati dlm keadaan lapar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dia akan mati dlm keadaan sangat haus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;3 azab di dalam kubur adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kubur A&lt;/span&gt;&lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; menyempit; shg tulang2 rusuknya akan bersilangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Akan dinyalakan api dlm kuburnya, dan dia akan digulingkan di atasnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Akan dimasukkan ular ke dlm kuburnya yg bernama Syuja’ul Aqra yg akan menguasainya, matanya dari api dan kukunya dari besi, dia akan berkata pd si mayit “ Saya adalah syujaul Aqra, suaranya seperti petir menggelegar, ia berkata lagi “Rabbku telah memerintahkan kepadaku untuk memukulmu, karena engkau telah melalaikan sholat subuh sampai terbit matahari, dan melalaikan sholat dhuhur sampai datang asar, dan aku akan memukulmu karena melalaikan sholat asar sampai dating magrib, dan sholat magrib sampai datangnya isya, serta sholat isya sampai datangnya waktu subuh. Sekali pukulan maka tubuhnya akan terbenam sedalam 70 hasta.. dia akan menyiksanya sampai datangnya hari kiamat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;4 azab ketika dibangkitkan dari kubur adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hisabnya sangat keras&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Allah akan marah kepadanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Langsung dimasukkan ke dalam neraka jahannam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;4.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pada wajahnya akan tertulis 3 baris kalimat :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Wahai yang menyia2kan hak Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Wahai yang dikhususkan dengan kemarahan Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;-&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Sebagaimana kamu telah menyia2kan hak Allah di dunia; maka pada hari ini engkau akan berputus asa dari rahmat Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Saudaraku sesama Muslim….. Takutlah kepada Allah dengan perkara sholat…!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Siapapun dan bagaimanapun hebatnya Anda di dunia ini… tidak ada harganya sedikitpun di hadapan Allah; tanpa anda melaksanakan perintah sholat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kebaikan apapun yang anda perbuat di muka bumi ini….. tidak ada sedikitpun nilainya di hadapan Allah; tanpa anda melaksanakan perintah sholat…. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sesungguhnya apapun yang anda lakukan hanyalah ke-sia-siaan belaka…..anda adalah benda Tak Berharga, Makhluk hina yang tengah bergerak menuju Neraka Allah yang amat pedih...... tempat dimana anda akan berada kekal selama-lamanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Karena itu Saudaraku…. &lt;b style=""&gt;LAKSANAKANLAH SHOLAT&lt;/b&gt; dengan sebenar-benarnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Karena sholat adalah amalan yang &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;u&gt;pertama kali akan ditanya&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (diperkarakan) oleh Allah di yaumil akhir kelak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika sholat anda baik…. Maka Allah tidak lagi memperkarakan amalan yang lainnya…. Dan surga Allah-lah tempat anda…. Kekal selama-lamanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Namun jika sholat anda tidak baik; maka SEMUA AMALAN anda yang lain selama hidup tidak akan diperkarakan Allah, tidak ada sedikitpun nilainya di mata Allah.... &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;maka Neraka Allah-lah tempat anda..... kekal selama-lamanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Anda akan masuk kelompok orang2 SOMBONG.. orang PONGAH, orang yang berani MENENTANG perintah Allah... orang yang brani MENANTANG Allah... (hebat...!!!).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Demikianlah Rasululloh telah mengajarkan kepada kita.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Maka... apakah kita masih akan seperti saat ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Malas melaksanakan sholat..??? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sholat wajib bolong-bolong...??? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sholat karena riya…??? Nggak enak karena diliat orang lain…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;He he he….. Hari gini masih nggak sholat…????&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Segera tinggalkan computer anda…. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Laksanakanlah sholat… kalo2 anda belum sholat....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Dan mari kita raih kemenangan kelak di hadapan Allah bersama orang-orang yang taat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;amiin...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-8277810578116750431?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/8277810578116750431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=8277810578116750431' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/8277810578116750431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/8277810578116750431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/ayo-podo-sholat.html' title='Ayo podo Sholat..!!!'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-7322165448217996316</id><published>2008-06-02T09:13:00.000-07:00</published><updated>2008-06-24T23:41:50.109-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Orang Dewasa'/><title type='text'>PENDIDIKAN ORANG DEWASA</title><content type='html'>&lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 100%;" border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 99.32%;" width="99%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=""&gt;Pengantar   Pendidikan Orang Dewasa&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 99.32%;" width="99%"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pendahuluan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Banyak upaya-upaya peningkatan kemampuan konsultan   melalui berbagai pelatihan. Pada umumnya mereka adalah "orang   dewasa" yang telah mempunyai berbagai pengalaman baik dalam bidang   pekerjaannya maupun pengalaman lain dan mempunyai latar belakang yang   beragam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Tentu saja untuk menghadapi peserta pelatihan   yang pada umumnya adalah "orang dewasa" dibutuhkan suatu strategi   dan pendekatan yang berbeda dengan "pendidikan dan pelatihan" ala   bangku sekolah, atau pendidikan tradisional. Pendidikan ala sekolah ini   sering disebut dengan pendekatan Pedagogis. Seringkali, dalam praktek banyak   "pendekatan pedagogis" diterapkan dalam pendidikan dan pelatihan   bagi aparat pemerintah, yang seringkali tidak cocok. Untuk itu, dibutuhkan   suatu pendekatan yang lebih cocok dengan "kematangan", "konsep   diri" peserta dan "pengalaman peserta". Di dalam dunia   pendidikan, strategi dan pendekatan ini dikenal dengan "&lt;i&gt;Pendidikan   Orang Dewasa" (Adult Education)&lt;/i&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pengertian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Malcolm   Knowles&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt; dalam publikasinya yang berjudul "&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;The Adult Learner, A Neglected Species&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;"   mengungkapkan teori belajar yang tepat bagi orang dewasa. Sejak saat itulah   istilah "Andragogi" makin diperbincangkan oleh berbagai kalangan   khususnya para ahli pendidikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Andragogi berasal dari bahasa Yunani kuno "&lt;i&gt;aner&lt;/i&gt;",   dengan akar kata andr- yang berarti laki-laki, bukan anak laki-laki atau   orang dewasa, dan agogos yang berarti membimbing atau membina. Disamping itu,   ada istilah lain yang sering dipergunakan sebagai perbandingan adalah   "pedagogi", yang ditarik dari kata "&lt;i&gt;paid&lt;/i&gt;" artinya   anak dan "agogos" artinya membimbing atau memimpin. Maka dengan   demikian secara harafiah "pedagogi" berarti seni atau pengetahuan   membimbing atau memimpin atau mengajar anak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Karena pengertian pedagogi adalah seni atau   pengetahuan membimbing atau mengajar anak maka apabila menggunakan istilah   pedagogi untuk kegiatan pelatihan bagi orang dewasa jelas tidak tepat, karena   mengandung makna yang bertentangan. Pada awalnya, bahkan hingga sekarang,   banyak praktek proses belajar dalam suatu pelatihan yang ditujukan kepada   orang dewasa, yang seharusnya bersifat andragogis, dilakukan dengan cara-cara   yang pedagogis. Dalam hal ini prinsip-prinsip dan asumsi yang berlaku bagi   pendidikan anak dianggap dapat diberlakukan bagi kegiatan pelatihan bagi   orang dewasa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dengan demikian maka kalau ditarik pengertiannya   sejalan dengan pedagogi, maka andragogi secara harafiah dapat diartikan   sebagai ilmu dan seni mengajar orang dewasa. Namun karena orang dewasa   sebagai individu yang sudah mandiri dan mampu mengarahkan dirinya sendiri,   maka dalam andragogi yang terpenting dalam proses interaksi belajar adalah   kegiatan belajar mandiri yang bertumpu kepada warga belajar itu sendiri dan   bukan merupakan kegiatan seorang guru mengajarkan sesuatu (&lt;i&gt;Learner   Centered Training / Teaching&lt;/i&gt;) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Asumsi-Asumsi Pokok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Malcolm Knowles dalam mengembangkan konsep   andragogi, mengembangkan empat pokok asumsi sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Konsep   Diri&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Asumsinya bahwa   kesungguhan dan kematangan diri seseorang bergerak dari ketergantungan total   (realita pada bayi) menuju ke arah pengembangan diri sehingga mampu untuk   mengarahkan dirinya sendiri dan mandiri. Dengan kata lain dapat dikatakan   bahwa secara umum konsep diri anak-anak masih tergantung sedangkan pada orang   dewasa konsep dirinya sudah mandiri. Karena kemandirian inilah orang dewasa   membutuhkan memperoleh penghargaan orang lain sebagai manusia yang mampu   menentukan dirinya sendiri (&lt;i&gt;Self Determination&lt;/i&gt;), mampu mengarahkan   dirinya sendiri (&lt;i&gt;Self Direction&lt;/i&gt;). Apabila orang dewasa tidak menemukan   dan menghadapi situasi dan kondisi yang memungkinkan timbulnya penentuan diri   sendiri dalam suatu pelatihan, maka akan menimbulkan penolakan atau reaksi   yang kurang menyenangkan. Orang dewasa juga mempunyai kebutuhan psikologis yang   dalam agar secara umum menjadi mandiri, meskipun dalam situasi tertentu boleh   jadi ada ketergantungan yang sifatnya sementara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Hal ini menimbulkan   implikasi dalam pelaksanaan praktek pelatihan, khususnya yang berkaitan   dengan iklim dan suasana pembelajaran dan diagnosa kebutuhan serta proses   perencanaan pelatihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Peranan   Pengalaman&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Asumsinya adalah bahwa   sesuai dengan perjalanan waktu seorang individu tumbuh dan berkembang menuju   ke arah kematangan. Dalam perjalanannya, seorang individu mengalami dan mengumpulkan   berbagai pengalaman pahit-getirnya kehidupan, dimana hal ini menjadikan   seorang individu sebagai sumber belajar yang demikian kaya, dan pada saat   yang bersamaan individu tersebut memberikan dasar yang luas untuk belajar dan   memperoleh pengalaman baru. Oleh sebab itu, dalam teknologi pelatihan atau   pembelajaran orang dewasa, terjadi penurunan penggunaan teknik transmittal   seperti yang dipergunakan dalam pelatihan konvensional dan menjadi lebih   mengembangkan teknik yang bertumpu pada pengalaman. Dalam hal ini dikenal   dengan "&lt;i&gt;Experiential Learning Cycle&lt;/i&gt;" (Proses Belajar   Berdasarkan Pengalaman).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Hal in menimbulkan   implikasi terhadap pemilihan dan penggunaan metoda dan teknik kepelatihan.   Maka, dalam praktek pelatihan lebih banyak menggunakan diskusi kelompok,   curah pendapat, kerja laboratori, sekolah lapang, melakukan praktek dan lain   sebagainya, yang pada dasarnya berupaya untuk melibatkan peranserta atau   partisipasi peserta pelatihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kesiapan   Belajar&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Asumsinya bahwa setiap   individu semakin menjadi matang sesuai dengan perjalanan waktu, maka kesiapan   belajar bukan ditentukan oleh kebutuhan atau paksaan akademik ataupun   biologisnya, tetapi lebih banyak ditentukan oleh tuntutan perkembangan dan   perubahan tugas dan peranan sosialnya. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Pada seorang anak belajar karena adanya tuntutan akademik atau   biologiknya. Tetapi pada orang dewasa siap belajar sesuatu karena tingkatan   perkembangan mereka yang harus menghadapi dalam peranannya sebagai pekerja,   orang tua atau pemimpin organisasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Hal   ini membawa implikasi terhadap materi pembelajaran dalam suatu pelatihan   tertentu. Dalam hal ini tentunya materi pembelajaran perlu disesuaikan dengan   kebutuhan yang sesuai dengan peranan sosialnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Orientasi Belajar&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Asumsinya yaitu bahwa   pada anak orientasi belajarnya seolah-olah sudah ditentukan dan dikondisikan   untuk memiliki orientasi yang berpusat pada materi pembelajaran (&lt;i&gt;Subject   Matter Centered Orientation&lt;/i&gt;). Sedangkan pada orang dewasa mempunyai   kecenderungan memiliki orientasi belajar yang berpusat pada pemecahan permasalahan   yang dihadapi (&lt;i&gt;Problem Centered Orientation&lt;/i&gt;). Hal ini dikarenakan   belajar bagi orang dewasa seolah-olah merupakan kebutuhan untuk menghadapi   permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan keseharian, terutama dalam   kaitannya dengan fungsi dan peranan sosial orang dewasa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Selain   itu, perbedaan asumsi ini disebabkan juga karena adanya perbedaan perspektif   waktu. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Bagi orang dewasa, belajar lebih bersifat untuk   dapat dipergunakan atau dimanfaatkan dalam waktu segera. Sedangkan anak,   penerapan apa yang dipelajari masih menunggu waktu hingga dia lulus dan   sebagainya. Sehingga ada kecenderungan pada anak, bahwa belajar hanya sekedar   untuk dapat lulus ujian dan memperoleh sekolah yang lebih tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Hal ini menimbulkan implikasi terhadap sifat   materi pembelajaran atau pelatihan bagi orang dewasa, yaitu bahwa materi   tersebut hendaknya bersifat praktis dan dapat segera diterapkan di dalam   kenyataan sehari-hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Beberapa Implikasi   Untuk Praktek. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dari uraian tersebut di atas telah diperoleh dan   disimpulkan beberapa perbedaan teoritis dan asumsi yang mendasari andragogi   dan pedagogi (konvensional) yang menimbulkan berbagai implikasi dalam   praktek. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dalam pedagogi atau konvensional, karena berpusat   pada materi pembelajaran (&lt;i&gt;Subject Matter Centered Orientation&lt;/i&gt;) maka   implikasi yang timbul pada umumnya peranan guru, pengajar, pembuat kurikulum,   evaluator sangat dominan. Pihak murid atau peserta pelatihan lebih banyak   bersifat pasif dan menerima. &lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Paulo   Freire&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;, menyebutnya sebagai "Sistem Bank" (&lt;i&gt;Banking   System&lt;/i&gt;). Hal ini dapat terlihat pada hal-hal sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Penentuan mengenai materi pengetahuan dan ketrampilan yang perlu        disampaikan yang bersifat standard dan kaku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Penentuan dan pemilihan prosedur dan mekanisme serta alat yang        perlu (metoda &amp;amp; teknik) yang paling efisien untuk menyampaikan        materi pembelajaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Pengembangan rencana dan bentuk urutan (&lt;i&gt;sequence&lt;/i&gt;) yang        standard dan kaku &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Adanya standard evaluasi yang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;baku&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt; untuk menilai        tingkat pencapaian hasil belajar dan bersifat kuantitatif yang bersifat        untuk mengukur tingkat pengetahuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Adanya batasan waktu yang demikian ketat dalam        "menyelesaikan" suatu proses pembelajaran materi pengetahuan        dan ketrampilan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dalam andragogi, peranan guru, pengajar atau   pembimbing yang sering disebut dengan fasilitator adalah mempersiapkan   perangkat atau prosedur untuk mendorong dan melibatkan secara aktif seluruh   warga belajar, yang kemudian dikenal dengan pendekatan partisipatif, dalam   proses belajar yang melibatkan elemen-elemen: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Menciptakan iklim dan suasana yang mendukung proses belajar        mandiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="ES" &gt;Menciptakan mekanisme dan prosedur untuk        perencanaan bersama dan partisipatif &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Diagnosis kebutuhan-kebutuhan belajar yang        spesifik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Merumuskan tujuan-tujuan program yang        memenuhi kebutuhan-kebutuhan belajar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Merencanakan pola pengalaman belajar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Melakukan dan menggunakan pengalaman belajar        ini dengan metoda dan teknik yang memadai &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Mengevaluasi hasil belajar dan mendiagnosis        kembali kebutuhan-kebutuhan belajar. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Ini adalah model        proses. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Oleh karena itu dalam memproses interaksi belajar   dalam pelatihan orang dewasa kegiatan dan peranan fasilitator bukanlah   memindahkan pengetahuan dan ketrampilan kepada peserta pelatihan. Peranan dan   fungsi fasilitator adalah mendorong dan melibatkan seluruh peserta dalam   proses interaksi belajar mandiri, yaitu proses belajar untuk memahami   permasalahan nyata yang dihadapinya, memahami kebutuhan belajarnya sendiri,   dapat merumuskan tujuan belajar, dan mendiagnosis kembali kebutuhan   belajarnya sesuai dengan perkembangan yang terjadi dari waktu ke waktu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dengan begitu maka tugas dan peranan fasilitator   bukanlah memaksakan program atau kurikulum dari atas, dari instansi, dari   dinas, yang mereka buat di atas meja terlepas dari kebutuhan dan permasalahan   yang dihadapi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Langkah-Langkah Pokok Dalam   Pelatihan Partisipatif (Andragogi)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan pada implikasi andragogi untuk   praktek dalam proses pembelajaran kegiatan pelatihan, maka perlu ditempuh   langkah-langkah pokok sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Menciptakan   Iklim Pembelajaran yang Kondusif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;   beberapa hal pokok yang dapat dilakukan dalam upaya menciptakan dan   mengembangkan iklim dan suasana yang kondusif untuk proses pembelajaran,   yaitu: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pengaturan Lingkungan Fisik&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Pengaturan   lingkungan fisik merupakan salah satu unsur dimana orang dewasa merasa   terbiasa, aman, nyaman dan mudah. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Untuk itu perlu dibuat   senyaman mungkin: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Penataan dan peralatan hendaknya         disesuaikan dengan kondisi orang dewasa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Alat peraga dengar dan lihat yang         dipergunakan hendaknya disesuaikan dengan kondisi fisik orang dewasa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Penataan ruangan, pengaturan meja, kursi dan peralatan lainnya         hendaknya memungkinkan terjadinya interaksi sosial &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Pengaturan        Lingkungan Sosial dan Psikologis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Iklim psikologis   hendaknya merupakan salah satu faktor yang membuat orang dewasa merasa   diterima, dihargai dan didukung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Fasilitator lebih bersifat membantu dan mendukung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Mengembangkan suasana bersahabat, informal dan santai melalui         kegiatan Bina Suasana dan berbagai permainan yang sesuai &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Menciptakan suasana demokratis dan kebebasan untuk menyatakan         pendapat tanpa rasa takut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Mengembangkan semangat kebersamaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Menghindari adanya pengarahan dari         "pejabat-pejabat" pemerintah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Menyusun kontrak belajar yang disepakati         bersama &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Diagnosis   Kebutuhan Belajar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Dalam   andragogi tekanan lebih banyak diberikan pada keterlibatan seluruh warga   belajar atau peserta pelatihan di dalam suatu proses melakukan diagnosis   kebutuhan belajarnya: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Melibatkan seluruh pihak terkait (&lt;i&gt;stakeholder&lt;/i&gt;)        terutama pihak yang terkena dampak langsung atas kegiatan itu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Membangun dan mengembangkan suatu model kompetensi atau prestasi        ideal yang diharapkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Menyediakan berbagai pengalaman yang dibutuhkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Lakukan perbandingan antara yang diharapkan dengan kenyataan yang        ada, misalkan kompetensi tertentu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Proses Perencanaan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam perencanaan pelatihan hendaknya melibatkan   semua pihak terkait, terutama yang akan terkena dampak langsung atas kegiatan   pelatihan tersebut. Tampaknya ada suatu "hukum" atau setidak   tidaknya suatu kecenderungan dari sifat manusia bahwa mereka akan merasa   'committed' terhadap suatu keputusan apabila mereka terlibat dan   berperanserta dalam pengambilan keputusan: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Libatkan peserta untuk menyusun rencana pelatihan, baik yang        menyangkut penentuan materi pembelajaran, penentuan waktu dan lain-lain &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Temuilah dan diskusikanlah segala hal dengan berbagai pihak        terkait menyangkut pelatihan tersebut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Terjemahkan kebutuhan-kebutuhan yang telah diidentifikasi ke        dalam tujuan yang diharapkan dan ke dalam materi pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Tentukan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas di antara        pihak terkait siapa melakukan apa dan kapan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Memformulasikan Tujuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Setelah menganalisis hasil-hasil identifikasi kebutuhan dan   permasalahan yang ada, langkah selanjutnya adalah merumuskan tujuan yang   disepakati bersama dalam proses perencanaan partisipatif. Dalam merumuskan   tujuan hendaknya dilakukan dalam bentuk deskripsi tingkah laku yang akan   dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut di atas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Mengembangkan Model Umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Ini merupakan aspek seni dan arsitektural dari   perencanaan pelatihan dimana harus disusun secara harmonis antara beberapa   kegiatan belajar seperti kegiatan diskusi kelompok besar, kelompok kecil,   urutan materi dan lain sebagainya. Dalam hal ini tentu harus diperhitungkan   pula kebutuhan waktu dalam membahas satu persoalan dan penetapan waktu yang   sesuai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Menetapkan Materi dan Teknik   Pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dalam menetapkan materi dan metoda atau teknik   pembelajaran hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Materi pelatihan atau pembelajaran hendaknya ditekankan pada        pengalaman-pengalaman nyata dari peserta pelatihan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Materi pelatihan hendaknya sesuai dengan        kebutuhan dan berorientasi pada aplikasi praktis &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Metoda dan teknik yang dipilih hendaknya        menghindari teknik yang bersifat pemindahan pengetahuan dari fasilitator        kepada peserta &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Metoda dan teknik yang dipilih hendaknya        tidak bersifat satu arah namun lebih bersifat partisipatif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Peranan   Evaluasi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Pendekatan   evaluasi secara konvensional (pedagogi) kurang efektif untuk diterapkan bagi   orang dewasa. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Untuk itu pendekatan ini tidak cocok dan tidaklah   cukup untuk menilai hasil belajar orang dewasa. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt; beberapa pokok dalam   melaksanakan evaluasi hasil belajar bagi orang dewasa yakni: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Evaluasi hendaknya berorientasi kepada        pengukuran perubahan perilaku setelah mengikuti proses pembelajaran /        pelatihan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Sebaiknya evaluasi dilaksanakan melalui        pengujian terhadap dan oleh peserta pelatihan itu sendiri (&lt;i&gt;Self        Evaluation&lt;/i&gt;) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Perubahan positif perilaku merupakan tolok ukur keberhasilan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Ruang lingkup materi evaluasi "ditetapkan bersama secara        partisipatif" atau berdasarkan kesepakatan bersama seluruh pihak        terkait yang terlibat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Evaluasi ditujukan untuk menilai efektifitas dan efisiensi        penyelenggaraan program pelatihan yang mencakup kekuatan maupun        kelemahan program &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menilai efektifitas materi yang dibahas dalam kaitannya dengan        perubahan sikap dan perilaku. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-7322165448217996316?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/7322165448217996316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=7322165448217996316' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7322165448217996316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7322165448217996316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/pendidikan-orang-dewasa.html' title='PENDIDIKAN ORANG DEWASA'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-2462363044869657913</id><published>2008-06-02T09:08:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T09:10:41.820-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fasilitasi'/><title type='text'>TEKNIK MEMFASILITASI PELATIHAN</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Dalam memfasilitasi sebuah pelatihan, ternyata ada dua hal penting yang perlu diperhatikan oleh seorang fasilitator, yaitu:  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Isi / Konten&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;, yaitu materi atau pokok      bahasan yang sedang ditangani, dikelola atau dipelajari, didiskusikan,      dibahas bersama  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Proses&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;, yaitu bagaimana      langkah-langkah atau caranya seluruh peserta pelatihan melakukan      inter-aksi belajar, membahas suatu "isi / konten". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pada saat fasilitator mempersiapkan agenda dan mendefinisikan tujuan serta harapan peserta bersama dengan peserta pelatihan, pada dasarnya fasilitator memikirkan tentang isi / konten. Tetapi ketika pelatihan itu sedang berlangsung, fasilitator terlibat dalam suatu proses. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Dalam pelatihan partisipatif pekerjaan utama seorang fasilitator ialah membantu peserta pelatihan untuk bekerja dan belajar dengan lebih baik secara bersama-sama. Dengan kata lain bahwa tugas dan pekerjaan utama fasilitator adalah "belajar bagaimana belajar". Untuk itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh fasilitator, yaitu: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Fasilitator hendaknya      berhati-hati untuk tidak membiarkan minatnya hanya dalam isi / konten dan      melupakan proses bagaimana peserta pelatihan itu bekerja &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pada umumnya, fasilitator      semakin mampu menjaga kendali atas dirinya sendiri, dan tidak banyak      terlibat dalam proses belajar semakin baik fasilitator tersebut melakukan      fasilitasi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Fasilitator harus bisa      memfokuskan perhatiannya pada proses dan menempatkan posisi berada di luar      kelompok peserta pelatihan, agar dapat melakukan fasilitasi dengan baik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Tidak perlu merasa kuatir      untuk menunjukkan dirinya sendiri atau melindungi ego dan kepentingannya      sendiri (fasilitator) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Fasilitator perlu meneruskan      dan mengembangkan ketrampilan-ketrampilan proses peserta pelatihan yang      bisa digunakan sendiri dan ini merupakan kesempatan fasilitator yang      paling baik untuk meninggalkan mereka dengan sesuatu nilai yang langgeng. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Berikut ini, beberapa uraian umum yang berguna bagi fasilitator dalam memahami apa yang sedang terjadi dalam pelatihan yang sedang difasilitasi, yang meliputi : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Komunikasi dan dinamika      kelompok, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Beberapa      tekinik-teknik yang dapat dipergunakan dalam memfasilitasi antara lain: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;bagaimana menyusun       pertanyaan-pertanyaan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;memfasilitasi suatu diskusi       dan mengunakan latihan-latihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Teknik-teknik tersebut pada umumnya akan dipergunakan pada setiap saat dan dalam pelatihan apa saja.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-2462363044869657913?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/2462363044869657913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=2462363044869657913' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/2462363044869657913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/2462363044869657913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/teknik-memfasilitasi-pelatihan.html' title='TEKNIK MEMFASILITASI PELATIHAN'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-1639586293223666215</id><published>2008-06-02T09:04:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T09:07:01.124-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fasilitasi'/><title type='text'>TEKNIK KOMUNIKASI</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Teknik Komunikasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Komunikasi merupakan hal yang paling utama dalam pelatihan apa saja. Keefektifan seorang fasilitator tergantung pada kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik. Kemampuan untuk melakukan komunikasi secara efektif adalah suatu keterampilan, dan seperti juga dengan keterampilan lainnya, paling baik mendapatkannya melalui praktek dan kritik pribadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Berikut ini ada beberapa pokok pengalaman dan strategi untuk melakukan komunikasi yang efektif. Ketentuan ini tidak hanya merupakan petunjuk bagi fasilitator, tetapi juga boleh jadi sebagai bahan yang berguna untuk disajikan dalam suatu lokakarya. Fasilitator bukanlah satu-satunya orang yang harus melakukan komunikasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Menyesuaikan diri dengan para pendengar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Sesuatu yang tampaknya begitu jelas pada seseorang atau fasilitator mungkin mempunyai arti yang sama sekali berbeda, atau boleh jadi sama sekali tidak dapat dipahami keseluruhannya oleh orang lain atau para peserta pelatihan. Orang lain mempunyai pengalaman yang saling berbeda satu dengan yang lainnya. Sebagai akibatnya, mereka mungkin mempunyai pemahaman yang berbeda-beda terhadap kata-kata, tanda-tanda dan mimik-mimik dari pada yang dimaksudkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Untuk mengurangi kemungkinan ini, sesuaikan : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Bahasa      anda.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt; Pastikan bahwa istilah-istilah yang      dipergunakan adalah istilah-istilah yang sudah umum digunakan oleh peserta      pelatihan. Jangan menggunakan istilah-istilah teknik, atau kata-kata atau      istilah-istilah yang hanya umum digunakan oleh suatu profesi atau bidang      studi tertentu, tanpa memastikan bahwa semua peserta pelatihan setuju dan      memahami artinya. Hindari penggunaan istilah asing selama sudah ada      istilah bahasa Indonesia. Suatu kesalahpahaman yang terjadi pada suatu      pelatihan, misalkan saja istilah atau kata "intervensi" mempunyai      arti yang sama sekali berbeda bagi seseorang karena mempunyai latar      belakang yang berbeda &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Gaya      dan Penampilan Fasilitator.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt; Cara berpakaian, membawa      diri, dan melakukan inter-aksi dengan yang lain akan mempengaruhi seberapa      baik seorang fasilitator menyesuaikan diri dengan peserta pelatihan. Pada      umumnya, jika seorang fasilitator tampil secara informal, dan merasa      senang dengan peserta pelatihan, hal itu akan membantu membuat mereka      merasa santai juga. Tetapi menginterpretasikan kata "informal"      perlu pula memperhatikan norma-norma yang ada. Jangan berpakaian atau      bertindak dengan cara-cara yang dapat memberikan kesan yang palsu atau      negatif, tetapi berusahalah sedapat mungkin menghindari membuat      orang-orang tidak berdaya dengan memunculkan diri sebagai orang asing atau      membuat mereka merasa takut dengan cara apapun. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Mendengarkan itu penting&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Kita semua sudah mendengar dan berkali-kali ditekankan betapa pentingnya "mendengarkan", &lt;b&gt;&lt;i&gt;tetapi sebenarnya mendengarkan itu jauh lebih sukar dari pada yang disadari banyak orang&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Hampir seluruh waktu ketika seseorang sedang berbicara pada kita, kita sebenarnya sedang tidak mendengarkannya dengan sungguh-sungguh; kita sedang memikirkan tentang apa yang akan kita katakan dalam memberikan jawaban. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Bilamana      sedang mendengarkan seseorang usahakan agar tidak dengan segera melakukan      evaluasi tentang apa yang sedang dikatakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Upayakan      untuk memahami apa yang maksud atau arti sebenarnya menurut perspektif      orang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Ajukan      pertanyaan-pertanyaan yang akan membantu untuk lebih memahami apa yang      sedang dipikirkan dan dirasakan orang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Hal-hal tersebut di atas tidak hanya akan memperoleh pemahaman yang lebih baik, tetapi akan bisa memberikan suatu jawaban yang mempunyai makna bagi orang lain, ditinjau dari sudut pandang orang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Latihan berikut akan membantu fasilitator untuk lebih menyadari akan keterampilan-keterampilan mendengarkan : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Menyadari apa yang sedang terjadi dalam pelatihan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Berbagai isyarat baik secara verbal maupun non-verbal memberikan petunjuk pada seorang fasilitator tentang bagaimana seseorang akan memberikan reaksi. Fasilitator boleh mengatur dan menyesuaikan gayanya (dengan berbicara lebih cepat, lebih lambat, pada tingkatan yang lebih kurang cukup rumit, dengan mendorong lebih banyak atau kurang partisipasi kelompok) atau fasilitator boleh memeriksakan pemahamannya atas isyarat-isyarat ini bersama peserta pelatihan dan meminta mereka memberikan saran demi melakukan revisi-revisi dalam metode. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Beberapa isyarat yang perlu diperhatikan ialah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Keresahan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Apakah orang-orang sering      berpindah berdiri ? Apakah mereka mendehem atau sedang bercakap-cakap      tentang hal lain ? Jika demikian, fasilitator mungkin kehilangan mereka.      Fasilitator mungkin membosankan bagi mereka atau berbicara terlalu tinggi      pada mereka, atau boleh jadi kelelahan biasa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Bilamana terjadi keheningan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;, apakah mereka kelihatan      senang atau tidak senang ? Dalam sebuah pelatihan yang tegang, keheningan      bisa saja menimbulkan penderitaan. Jika memang inilah masalahnya, beberapa      hal bisa saja terjadi : orang mungkin saja menjadi bosan karena      fasilitator terlalu lambat atau karena bahan-bahan yang dibawakan terlalu      sederhana; orang-orang mungkin saja tidak senang dengan pokok bahasan;      atau mungkin juga orang-orang merasa malu antara satu dengan yang lain dan      terlalu percaya diri untuk berbicara di depan kelompok. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Apakah      orang-orang menatap pada fasilitator&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; ketika      anda berbicara ? Jika demikian, mereka mungkin merasa senang dengan      fasilitator dan tergugah dengan apa yang sedang disampaikan. Jika ada      upaya peserta menghindari tatapan mata, mungkin ada sesuatu yang salah /      tidak beres. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Apakah      orang-orang saling memandang satu sama lain&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; bila      mereka berbicara ? Sekali lagi, jika mereka tidak menghindari saling      menatap satu sama lain, itu merupakan suatu pertanda bahwa kelompok itu      tidak tegang / santai dan biasa-biasa saja. Jika dua orang atau lebih      tidak mau saling memandang, atau jika ada dua orang atau lebih orang tidak      akan saling berbicara antara satu dengan yang lain, mungkin ada sesuatu      yang tidak beres. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Mimik      dan Gerak Tubuh dari peserta pelatihan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Orang      sering bersandar ke depan dan bertukar posisi bilamana mereka ingin      mengatakan sesuatu. Gerakan atau mimik juga dapat merefleksikan ketegangan      atau seberapa jauh seseorang merasa santai di dalam suatu pelatihan. Tentu      saja, mimik dan gerak tubuh juga merefleksikan tentang seberapa jauh      kelelahan peserta atau seberapa jauh perhatian peserta dalam pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Tidak satupun dari isyarat-isyarat ini dapat "menceritakan" pada fasilitator secara absolut apa yang sedang terjadi. Fasilitator harus menyadari akan situasi mereka dan memulai menginterpretasikan mereka. Bahkan lebih penting lagi, fasilitator harus mengenal setiap individu dengan baik sebelum dapat menginterpretasikan isyarat-isyarat tersebut dengan meyakinkan. Isyarat-isyarat ini didaftar hanya untuk tujuan sebagai indikator umum bagi fasilitator untuk mengamatinya; periksakan dengan mereka interpretasi anda atas isyarat-isyarat tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Test / uji asumsi-asumsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Hubungan-hubungan dalam komunikasi dan hubungan inter-personal terbangun berdasarkan pada asumsi yang dibuat oleh masing-masing pihak satu sama lain. Kadang-kadang asumsi-asumsi ini benar, tetapi sering kali hanya sebahagian saja yang benar, atau keseluruhannya tidak benar. Pada umumnya orang percaya bahwa asumsi mereka benar adanya sampai sesuatu terjadi untuk membuat mereka merubah asumsi itu. Cepat atau lambat, sebagian terbesar dari asumsi-asumsi yang salah mengakibatkan semacam kesalah-pahaman. Semakin lama suatu asumsi yang salah masih berkembang, semakin besar masalah dapat ditimbulkan oleh suatu kesalah-pahaman seperti itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Tidak mungkin membatasi asumsi-asumsi dari hubungan-hubungan kita. Manusia tidak dapat menghindarkan diri dari membuat asumsi-asumsi. Namun demikian, kita dapat mengurangi masalah yang dapat disebabkan oleh asumsi-asumsi yang salah. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Cara yaitu dapat ditempuh yaitu: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Menyadari      atas asumsi-asumsi yang anda buat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="ES"&gt;Memeriksa      dan menguji kebenaran asumsi-asumsi tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="ES"&gt;Dengan demikian maka bila fasilitator (berasumsi) merasa bahwa peserta pelatihan sudah terlalu lelah untuk meneruskan suatu pembahasan, jangan begitu saja membubarkan mereka. Tanyakan pada mereka apakah mereka sudah merasa lelah, ataukah apakah mereka mau melanjutkan terus.&lt;br /&gt;Salah satu jenis asumsi sering direfleksikan dalam kata-kata seperti "&lt;b&gt;&lt;i&gt;selalu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" dan "&lt;b&gt;&lt;i&gt;tidak pernah&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;". Ketika seorang fasilitator mengatakan "Totok Hartono selalu terlambat datang dalam pelatihan" atau " Bunga tidak pernah tidak setuju dengan Bulan", fasilitator sedang berasumsi bahwa orang-orang ini tidak fleksibel, bahwa mereka tidak bisa atau tidak akan berubah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="ES"&gt;Tidak ada orang yang selalu bertingkah-laku dengan cara yang sama. Apabila fasilitator menggunakan kata-kata seperti itu, fasilitator berbuat tidak adil pada orang-orang yang sedang diskusikan (dan mereka mungkin akan merasa tersinggung karenanya) dan fasilitator tidak berlaku adil pada dirinya sendiri dengan membatasi kemungkinan-kemungkinan yang dapat anda bayangkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="ES"&gt;Berikan Umpan Balik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="ES"&gt;Satu cara yang baik untuk menguji asumsi ialah memberikan dan meminta umpan balik. Fasilitator bertanya pada peserta pelatihan apa yang mereka maksudkan dengan sebuah kata tertentu, atau fasilitator menyampaikan perasaannya atas apa yang baru saja mereka katakan kepada mereka. Umpan balik paling baik apabila diberikan dengan segera, karena melihat sesuatu ke belakang atau mengingat kembali sesuatu yang sudah terjadi dua minggu lalu membuat orang merasa sukar. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Pernyataan-pernyataan umpan balik akan lebih membantu bila pernyataan-pernyataan itu : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="DA"&gt;Mulailah      dengan hal yang positif.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="DA"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Hampir      semua orang membutuhkan dukungan yang perlu disampaikan setelah mereka      mengerjakan sesuatu. Umpan balik berupa kritik dan saran yang baik      disampaikan dengan cara benar-benar membantu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Spesifik.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Lebih baik bersifat spesifik dari pada umum : "Anda menabrak tangan      saya" dari pada "Anda tidak pernah memperhatikan ke mana tujuan      anda". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Tentatif.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Lebih baik bersifat tentatif daripada absolut : "Anda kelihatan tidak      merasa prihatin atas masalah ini" dari pada "Anda tidak perduli      apa yang terjadi". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Informatif.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Lebih baik menyampaikan informasi / menginformasikan daripada memerintah :      "Saya belum selesai" dari pada "Jangan ganggu saya      lagi". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Berbentuk      Saran &amp;amp; Alternatif.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Lebih baik memberikan saran      daripada mengarahkan : "Apakah sudah anda pertimbangkan untuk      berbicara dengan Tim mengenai situasi itu ?" dari pada "Pergi      dan temuilah serta bicarakan dengan Tim". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Tingkah      Laku.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Lebih baik berupa tingkah laku yang bisa      diubah daripada bersifat abstrak : "Anda sering mengeluh" dari      pada "Anda belum dewasa atau matang". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Deskriptif      daripada evaluasi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Lebih baik memberikan gambaran      tentang sesuatu yang jelas daripada memberikan penilaian pada orang.      "Nada suara anda membuat saya merasa kuatir". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pola &amp;amp; Cara Bicara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Bagaimana cara atau pola seorang fasilitator berbicara memberikan pola pada bagaimana orang menanggapinya. Apa yang dikatakan oleh fasilitator akan menentukan apa yang dapat dikatakan oleh peserta atau orang lain. Jika seorang fasilitator mempertahankan sebagian dari pembicaraannya pada suatu tingkatan yang dangkal, maka peserta pelatihan pada umumnya akan memberikan jawaban pada tingkat yang dangkal pula. Jika seorang fasilitator bersikap terbuka, peserta pelatihan sering kali akan menjawab dengan keterbukaan pula. Memberitahukan tentang keadaan fasilitator dan perasaan-perasaannya akan mendorong peserta untuk memberikan jawaban setimpal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pernyataan      Terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Biarkan pernyataan-pernyataan anda terbuka      terhadap kritik dan penilaian dari peserta pelatihan. Fasilitator bisa      mengatur suatu kesempatan untuk hal ini pada awal pelatihan atau sesi dari      suatu pelatihan dengan mengatakan sesuatu seperti, "Jika anda      berpikir bahwa saya telah keluar dari pokok persoalan kapan saja selama      pertemuan ini, jangan sungkan-sungkan untuk mengkritik saya atau      peringatkan saya atas hal itu. Saya tentu saja tidak akan tidak      segan-segan memberitahu anda tentang apa yang saya rasakan". Hal ini      mendorong peserta pelatihan untuk memberikan umpan balik pada fasilitator      dan juga mendorong peserta pelatihan untuk mengkritik dirinya sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pernyataan      Pribadi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Jangan membuat suatu pernyataan tentang      orang lain. Kualifikasikan pendapat atau pernyataan pendapat fasilitator      adalah sebagai milik fasilitator itu sendiri. Berikut ini beberapa contoh      pernyataan pribadi seperti "Saya kira/pikir ............. dan      seterusnya" atau "Nampak bagi saya bahwa      ...................." Fasilitator perlu memastikan bahwa peserta      pelatihan menyadari bahwa dia sedang mengungkapkan perasaan-perasaan atau      pendapat-pendapat pribadi dan tidak membuat keputusan-keputusan terakhir.      Bahkan pernyataan-pernyataan seperti "Nampaknya .............."      mengandung implikasi yang tidak kentara bahwa dia muncul dengan cara      seperti itu terhadap setiap orang. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Berkatalah hanya untuk diri sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Komitmen.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Fasilitator perlu menunjukkan      komitmen dan keprihatinannya terhadap apa yang sedang dikerjakan oleh      peserta pelatihan. Mudah-mudahan, fasilitator akan mempunyai komitmen dan      keprihatinan yang sunguh-sungguh. Fasilitator tidak dapat mengelabui      peserta pelatihan. Jika fasilitator tidak mengatakan yang sebenarnya,      nampaknya fasilitator akan dapat dipergoki, dan kemudian akan diberitakan      sebagai tidak jujur didalam pelatihan itu. Jadilah diri anda seperti apa      adanya (&lt;i&gt;Be Yourself&lt;/i&gt;). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Setiap orang membangun suatu &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; pribadi dalam hal berkomunikasi. Adalah penting untuk menambahkan sentuhan-sentuhan pribadi pada bagaimana caranya anda berinter-aksi dengan orang lain. Dalam banyak cara, setiap percakapan adalah suatu eksperimen. Fasilitator dapat, dan tentu saja bisa sekali, belajar setiap kali berbicara dengan orang lain. Caranya ialah menyadari akan apa yang sedang dipelajari, dan belajar menggunakan kesadaran itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Menyusun &amp;amp; Mengajukan Pertanyaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Kemampuan seorang pemandu (fasilitator) pelatihan untuk menyusun dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan dalam suatu kegiatan pelatihan tampaknya dipandang sebagai suatu ketrampilan yang tidak penting. Justru itulah ketrampilan yang paling utama dan mutlak harus dimiliki dan dikuasai oleh seorang pemandu. Karena hakekat dan fungsi pemandu latihan dalam konsep pelatihan partisipatif dan andragogis adalah sebagai "fasilitator". Tidak jarang ditemukan dan ini merupakan kelemahan umum yang ditemui dalam banyak pelatihan. Proses belajar menjadi terhenti atau bahkan salah arah hanya karena pemandu mengajukan pertanyaan yang tidak tepat pada saat dan cara yang tidak tepat pula. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Sebagai seorang (Pemandu) fasilitator, dia akan mengajukan banyak pertanyaan didalam proses pelatihan - untuk menstimulasikan diskusi, untuk menganalisa suatu latihan, untuk mengevaluasi kemajuan peserta pelatihan dan untuk mengevaluasi pelatihan itu sendiri. Mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan jawaban-jawaban yang bermanfaat, konstruktif dari peserta pelatihan adalah suatu seni. Banyak pemandu pemula ditemukan mengalami berbagai kesulitan untuk mengajukan pertanyaan dan kehabisan kata-kata untuk bertanya hingga akhirnya panik dan bingung. Akibatnya, fasilitator tersebut secara gampangan saja langsung membuat kesimpulan atas pengalaman belajar para peserta, tentu saja menurut persepsinya sendiri. Walhasil, prinsip dasar pelatihan partisipatif pun dilanggar lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Mengajukan pertanyaan atau Teknik Bertanya dalam suatu kegiatan pelatihan, sebenarnya sederhana. yang terpenting adalah taat asas (konsisten) pada prinsip pelatihan partisipatif dan andragogis. Bahkan tidaklah salah bagi seorang pemandu untuk mengakui saja tidak tahu tentang sesuatu hal yang dipertanyakan oleh peserta dan melemparkan kembali pertanyaan tersebut untuk dijadikan bahan diskusi dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengemukakan pendapat dan pengalamannya sendiri. Inilah Prinsip Pokok. Untuk menguasai ketrampilan bertanya dapat dilakukan terutama lewat pengalaman, tetapi ada hal-hal tertentu yang bisa dilakukan untuk membuat pertanyaan-pertanyaan yang jelas dan memberikan stimulasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; beberapa alasan yang mendasari mengapa ketrampilan menyusun dan mengajukan pertanyaan sangat perlu dikuasai oleh fasilitator, yaitu: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Bahwa prinsip pelatihan      partisipatif dan andragogi menuntut bahwa peranan pemandu adalah      "memperlancar" terjadinya proses belajar yang bertumpu pada      pengalaman peserta pelatihan yang terlibat didalamnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Adanya tuntutan metodologis      dalam penerapan pelatihan partisipatif dan andragogi yaitu bahwa      keterlibatan peserta pelatihan merupakan sesuatu yang mutlak dan      prinsipil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Adanya kecenderungan peserta      pelatihan dan masyarakat bahwa fasilitator dipandang sebagai sumberdaya      informasi, padahal dalam andragogi sumberdaya pengetahuan dan pengalaman      adalah peserta pelatihan itu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Dalam menyusun dan terutama mengajukan pertanyaan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Rumusan pertanyaan yang      diajukan harus yang jelas (&lt;i&gt;clarity&lt;/i&gt;) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pertanyaan yang diajukan perlu      disederhanakan (&lt;i&gt;simplicity&lt;/i&gt;) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pertanyaan yang diajukan      bersifat menantang (&lt;i&gt;challenge&lt;/i&gt;) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pertanyaan yang diajukan perlu      khusus (&lt;i&gt;specificity&lt;/i&gt;) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Berbagai Jenis Pertanyaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan jawaban, pendapat dan gagasan yang bermanfaat, konstruktif dan menstimulasi terjadinya proses diskusi, proses analisis dan evaluasi dari peserta pelatihan adalah suatu seni, dan semua itu tergantung dari "jenis" pertanyaan yang diajukan oleh pemandu (fasilitator). Di bawah ini, ada beberapa jenis pertanyaan yang dapat dipergunakan oleh fasilitator sebagai "panduan" di dalam menyusun dan mengajukan pertanyaan. Dalam menyusun dan mengembangkan pertanyaan, dapat didasarkan pada "Siklus Belajar Berdasarkan Pengalaman" sebagaimana telah diuraikan pada halaman 18. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pertanyaan Tertutup (Closed      Questions):&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;      Merupakan pertanyaan yang menghendaki jawaban sederhana, singkat dan tidak      memberikan kemungkinan lain di dalam menjawab pertanyaan tersebut.      Biasanya, jenis pertanyaan ini hanya ada dua kemungkinan jawaban, yaitu;      "….. atau ……". Pada umumnya pertanyaan jenis ini dipergunakan      untuk mengungkapkan fakta. Biasanya pertanyaan jenis ini akan diikuti      dengan pertanyaan lain untuk memperdalam dan menjajagi sesuatu lebih jauh      lagi.&lt;br /&gt;     Contoh : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Apakah Saudara setuju dengan rencana pelatihan ini ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Apakah Saudara sudah menyelesaikan tugas yang sudah saya berikan ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Sebagai fasilitator, kita harus melemparkan pertanyaan yang tidak       mengarahkan atau pertanyaan tertutup, ya kan?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pertanyaan      Menduga-duga (Presumptive Questions):&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Merupakan pertanyaan yang mengandung adanya dugaan tertentu terhadap pihak      yang ditanya suatu jawaban dimana jawaban yang diharapkan merupakan bagian      dari yang dipertanyakan:&lt;br /&gt;     Contoh: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Sepeda motor apa yang anda gunakan untuk melakukan perjalanan       pendampingan kelompok di lapangan ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Teknik PRA apa yang anda gunakan untuk menjajagi kebutuhan masyarakat       ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Dalam pertanyaan di atas, pihak penanya menduga atau mengasumsikan bahwa pihak yang ditanya "seolah-olah" menggunakan sepeda motor atau menggunakan teknik PRA. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pertanyaan      Mengarahkan (Leading Questions):&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Merupakan      suatu pertanyaan yang menghendaki jawaban yang telah diarahkan oleh      penanya atau dikehendaki. Pertanyaan jenis ini adalah pertanyaan dimana      jawaban yang muncul sudah diketahui oleh pihak penanya.&lt;br /&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Contoh: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Undang-undang nomor berapakah       yang mengatur tentang otonomi daerah dan perimbangan keuangan pusat dan       daerah?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Apakah Saudara senang dengan metodologi pelatihan partisipatif ini?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pertanyaan      Terbuka (Open Questions):&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Merupakan suatu      pertanyaan yang memberi kebebasan bagi peserta pelatihan dalam memberikan      jawaban, gagasan, pendapat dan lain sebagainya. Pada dasarnya pertanyaan      terbuka lebih banyak dipergunakan untuk mengungkapkan gagasan yang      bersifat analitis&lt;br /&gt;     Contoh pertanyaan terbuka: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Bagaimana perasaan anda       dengan penggunaan metodologi pelatihan partisipatif dalam pelatihan ini?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Mengapa pemberdayaan       masyarakat sangat penting dalam pembangunan dewasa ini?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pertanyaan Hipotetik      (Hypothetical Questions):&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Merupakan jenis pertanyaan yang menimbulkan dan      memancing praduga dalam memberikan jawaban.&lt;br /&gt;     Contoh: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Apa yang terjadi jika Dinas Peternakan menerapkan TQM ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Dampak apa yang dirasakan andaikan semua Dinas Peternakan menggunakan       Kerangka Kerja Logis (KKL) dalam proyeknya ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Mengapa anda kurang setuju atau bahkan menolak pendekatan pembangunan       "dari atas" (top-down)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Probing      Questions (Pertanyaan Menyelidik):&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Merupakan pertanyaan yang bersifat "menyelidik" untuk memperoleh      jawaban lebih jauh dan lebih dalam terhadap jawaban yang telah      disampaikan. Biasanya pertanyaan "menyelidik" digunakan untuk      menindak lanjuti dari pertanyaan sebelumnya dan biasanya pertanyaan      tertutup&lt;br /&gt;     Contoh: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Anda berpendapat bahwa anda setuju dengan metoda pendekatan       partisipatif. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Apa keuntungan pelatihan partisipatif ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Kalau anda tidak setuju atau tidak sepakat dengan pendekatan partisipatif,       apa alasan anda ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Ada kategori lain tentang jenis-jenis pertanyaan yang dapat dipergunakan oleh fasilitator untuk memulai dan menggerakkan diskusi lebih jauh, yaitu: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pertanyaan Ingatan:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Dimana anda mengalami hal itu      ? Apakah hal ini pernah terjadi pada anda ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pertanyaan      Pengamatan:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Apa yang sedang terjadi ? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Apakah anda telah melihatnya? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pertanyaan Analitis:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Mengapa pendekatan      partisipatif perlu dilakukan dalam pembangunan peternakan di &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; ? Mengapa proyek ini tidak      berhasil ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pertanyaan      Perbandingan:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Siapakah dalam hal ini yang      benar ? Mana yang anda anggap paling tepat antara pendekatan      "Top-down" dengan "Bottom-up ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pertanyaan      Proyektif:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Apa yang akan terjadi dalam waktu lima tahun      mendatang ? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="ES"&gt;Apa yang bakal terjadi dengan pemberlakuan UU No 22      Tahun 1999 dan UU no 25 Tahun 1999 ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="ES"&gt;Apapun juga "jenis pertanyaan" yang ada sebagaimana diuraikan di atas, semuanya bertolak dari "Kata Kunci Pertanyaan", yaitu; APA? SIAPA? DIMANA? KAPAN? BAGAIMANA? dan MENGAPA?. Berikut ini ada beberapa panduan praktis menggunakan "Kata Kunci Pertanyaan" tersebut di atas untuk menyusun dan mengajukan pertanyaan, yaitu: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Apa? Siapa? Kapan? dan Dimana?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Merupakan "kata kunci      tanya" untuk mengungkapkan fakta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Bagaimana?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Merupakan "Kata Kunci Tanya" untuk mengungkapkan baik fakta      maupun pendapat (opini) terutama yang berkaitan dengan perspektif      "proses". Demikian pula dengan "Mengapa?" juga      dipergunakan untuk mengungkapkan gagasan atau pendapat namun lebih      berkaitan dengan perspektif "waktu". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Atas dasar itu, maka akan lebih mudah bagi fasilitator untuk menggunakan dan menerapkan "Kata Kunci Pertanyaan" tersebut di atas dalam pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Dalam memfasilitasi pelatihan partisipatif, khususnya yang berkaitan dengan menyusun dan mengajukan pertanyaan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Hindari      pertanyaan tertutup dan pertanyaan yang menuntun dan mengarahkan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Tekankan pada penggunaan      pertanyaan yang bersifat terbuka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Menyusun dan mengajukan      pertanyaan dalam bentuk atau cara yang positif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Persiapkan pertanyaan lebih      awal atau sebelum pelatihan berlangsung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Siapkan dan ajukan pertanyaan      sesuai dengan tujuan pelatihan atau tujuan suatu pokok bahasan. Jika      pertanyaan sesuai dengan tujuan latihan, pikirkan dalam-dalam      jawaban-jawaban apa yang mungkin anda terima. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Lakukan ujicoba "daftar      pertanyaan tersebut" kepada fasilitator lain atau teman-teman      lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Rumuskan pertanyaan dengan      jelas, singkat dan sederhana. Jika diperlukan jawaban umum atau dalam      suatu cakupan jawaban yang luas, susunlah pertanyaan tersebut dalam bentuk      terbuka, menggunakan kata-kata yang abstrak dan pertanyaan-pertanyaan yang      singkat seperti "Bagaimana perasaan anda dalam pelatihan ini ?"      Jika diinginkan jawaban yang spesifik, ajukan pertanyaan-pertanyaan yang      spesifik dan terperinci. Misalnya, "Apa yang anda pikirkan pada saat      Totok Hartono menyampaikan informasi kepada Pimpro Program &lt;i&gt;DELIVERI&lt;/i&gt;      bahwa Pelatihan TQM akan ditunda dalam permainan peran tadi ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Ada berbagai kemungkinan yang muncul dari pengajuan pertanyaan yang dilakukan fasilitator.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu ada beberapa TIP untuk dapat mereaksi suatu jawaban "yang sulit" dari peserta, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Bilamana      jawaban yang ada tidak benar atau kurang lengkap:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Jangan mengejek atau menyepelekan, atau bersifat sarkastis, atau      mengabaikan jawaban tersebut. Tunjukkan penghargaan atas jawaban tersebut      dan tunjukkan sesuatu yang tepat dan lengkap dari jawaban yang telah      disampaikan tersebut kemudian lanjutkan dengan orang lain atau dapat juga      lengkapi dan perbaiki jawaban tersebut atau dapat juga anda mengajukan      pertanyaan yang bersifat untuk menggali lebih jauh lagi untuk memperoleh      jawaban yang tepat.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Bilamana      jawaban kurang jelas tetapi orang yang menjawab mempunyai jawaban yang      tepat di dalam pikirannya:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Untuk      itu lakukan pengecekan terhadap peserta yang lain apakah mereka memahami      apa yang telah disampaikan atau dapat juga anda melakukan dengan cara      meminta peserta yang lain untuk mengulang apa yang telah disampaikan oleh      orang yang memberi jawaban atau dapat juga dengan meminta peserta lain      tentang pemahamannya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Bilamana      pertanyaan ditanggapi oleh peserta dengan sikap diam saja.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Pertanyakan kepada diri anda sendiri, "Apakah pertanyaan saya      jelas?". Keheningan mungkin diikuti dengan pandangan peserta yang      menduga-duga. Hal ini menunjukkan bahwa para peserta masih belum memahami      apa yang dipertanyakan daripada sikap tidak mau memberi jawaban. Apakah      anda menilai terlalu tinggi kemampuan peserta?. Bertanyalah dalam beberapa      tahapan yang lebih spesifik.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Bilamana      jawaban menghendaki pandangan atau pendapat fasilitator:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Sampaikan dengan tegas bahwa anda mengetahui atau tidak mengetahui jawaban      tersebut, tetapi lebih baik jika fasilitator tidak memberikan jawaban dan      anda menyampaikan agar peserta memberikan informasi atau jawaban yang      dibutuhkan sebagai proses belajar. Dapat juga anda melempar kembali      pertanyaan tersebut kepada peserta lain, dengan mengajukan pertanyaan      "Bagaimana menurut anda?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Bilamana      orang yang seringkali memberikan jawaban yang cepat dan benar.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Sampaikan penghargaan dan terima kasih kepadanya. Kemudian berikan      kesempatan kepada peserta lain untuk memberikan jawaban atau memberikan      tanggapan terhadap pertanyaan dan jawaban tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Akhirnya, jawaban apapun juga, yang terpenting adalah melakukan pengecekan sebelum berpindah atau melangkah hal yang lain untuk menanyakan apakah setiap orang telah memahami dan puas dengan jawaban-jawaban yang ada dan rangkuman serta kesimpulan yang ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Memfasilitasi Diskusi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Peranan fasilitator dalam sebuah diskusi akan berbeda sesuai dengan jenis diskusi dan profil peserta pelatihan. Dalam beberapa situasi fasilitator akan menjadi salah satu anggota yang turut memberikan sumbangan pemikiran disamping juga sebagai fasilitator. Dalam situasi yang lain adalah tidak tepat bagi fasilitator untuk tidak banyak menyampaikan pendapat-pendapat dan perasaan-perasaannya sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Kadang-kadang fasilitator akan menjadi nara sumber; pada saat yang lainnya peserta pelatihan tahu lebih banyak tentang topik bahasan yang didiskusikan dari pada fasilitator. Namun demikian, dalam kebanyakan diskusi, peranan fasilitator antara lain meliputi membuat diskusi terfokus pada pokok bahasan, memperjelas (atau meminta klarifikasi) bilamana sesuatu nampak membingungkan, dan membantu menciptakan dan menjaga situasi dimana setiap orang ikut mengambil bagian dengan cara bekerja sama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Membuat Sesuatu Berjalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Ada diskusi-diskusi yang tidak perlu mendapatkan stimulasi - diskusi itu terjadi dengan sendirinya. Namun demikian, dalam banyak hal, fasilitator perlu membantu memulai suatu diskusi. Berikut ini ada beberapa prinsip dan teknik yang akan sangat membantu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Setiap      orang hendaknya mengetahui dan memahami dengan tepat tentang apa, atau      topik, materi yang didiskusikan dan alasan atau latar belakang diskusi      itu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Seringkali diskusi tidak segera berjalan, suasana      yang kaku dimana setiap orang hanya melihat-lihat ke sekeliling ruangan,      menunggu seseorang lain untuk mengatakan sesuatu. Hal ini mungkin saja      terjadi oleh karena peserta pelatihan atau anggota kelompok diskusi tidak      tahu dengan tepat apa yang seharusnya mereka bicarakan, atau bagaimana      cara membahas pokok bahasan itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Berikan      kesempatan dan peluang kepada para peserta untuk bisa terlibat aktif dalam      proses diskusi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Bilamana peranan fasilitator      terlalu mengarahkan dalam diskusi boleh jadi membuat peserta menjadi segan      dan takut untuk mengambil tanggungjawab atas apa yang terjadi dalam      diskusi mereka. Peserta mungkin saja menunggu fasilitator untuk memberikan      petunjuk. Jika hal ini terjadi, mintalah peserta pelatihan untuk      menentukan seseorang untuk "memimpin" jalannya diskusi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="ES"&gt;Jadilah      suatu model atau contoh.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="ES"&gt; Tingkah laku fasilitator      dapat menunjukkan atau menjadi model bagi para peserta pelatihan bagaimana      caranya mereka bisa ikut ambil bagian. Peserta pelatihan mungkin mengikuti      contoh dari fasilitator dan memulai diskusi itu dari contoh tersebut.      Fasilitator dapat membantu mengatur nada percakapan yang bersifat santai      dan terbuka untuk diskusi dengan cara yang santai, terbuka dan bersifat      informal selama diskusi terjadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Gunakan      pertanyaan terbuka dan menantang untuk menstimulasi diskusi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;      Sebuah pertanyaan sederhana seperti "Bagaimana menurut perasaan anda      tentang masalah ini ?" adalah suatu cara yang baik untuk memulai      suatu diskusi. Lihat seksi sebelumnya tentang menyusun pertanyaan-pertanyaan      untuk mendapatkan gagasan bagaimana caranya melakukan hal ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Memulai      dengan membuat daftar individu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Salah      satu teknik untuk mendorong peserta untuk mengeluarkan dan menyampaikan      pendapat atau gagasan adalah memulai dengan membuat daftar individu.      Daftar individu anggota diskusi ini digunakan sebagai dasar untuk diskusi      itu. Fasilitator bisa memulainya dengan meminta setiap peserta secara      individual untuk membuat daftar berdasarkan pendapatnya sendiri kemudian      didiskusikan bersama &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Mengitari      kesekeliling ruangan dan menanyakan setiap orang untuk memberikan satu      jawaban&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; adalah satu versi dari membuat daftar. Hal      ini sering digunakan untuk mendorong keterlibatan setiap orang untuk      memulai diskusi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Membuat      catatan-catatan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Selama diskusi, dan terutama      ketika membuat daftar, siapkan seorang juru catat (fasilitator itu sendiri      sendiri, team fasilitator lain, atau salah seorang anggota kelompok) untuk      mencatat semua hal pada sebuah papan tulis atau selembar kertas koran yang      ditempelkan pada dinding. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Kegunaannya adalah: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Setiap peserta / orang dapat       melihat materi apa saja yang sudah dibahas dan mengacu padanya bila       perlu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Sebagai suatu dasar untuk       bahan diskusi selanjutnya. Misalnya, ketika satu kelompok sudah       menghasilkan sebuah daftar masalah, mereka bisa melihat pada daftar       tertulis guna memisah-misahkan masalah-masalah ini ke dalam       persyaratan-persyaratan umum. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Meskipun daftar itu tidak ditempel pada dinding sehingga semua orang boleh melihatnya adalah juga bermanfaat untuk mempunyai seorang juru catat untuk menyiapkan bagi peserta pelatihan suatu uraian dan pelaporan tertulis atas apa yang sudah terjadi didalam suatu pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Hubungkan diskusi itu dengan      pengalaman-pengalaman langsung dari peserta pelatihan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Adalah sukar bagi peserta      orang untuk terlibat dalam suatu diskusi yang begitu abstrak atau terlalu      jauh dari pengalaman-pengalaman mereka sendiri. Semakin banyak suatu      diskusi dihubungkan dengan pengalaman-pengalaman dan      keprihatinan-keprihatinan nyata dari peserta itu sendiri, semakin antusias      mereka dalam mengambil bagian dalam diskusi itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="DA"&gt;Gunakan      humor&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="DA"&gt; untuk menghilangkan ketegangan dan      kebosanan. Kadang-kadang jika fasilitator mengatakan sesuatu yang aneh dan      tidak masuk akal atau melakukan sesuatu yang tidak terduga, fasilitator bisa      menangkap imajinasi-imajinasi dari peserta pelatihan orang yang jalan      pikirannya sudah melayang atau untuk membangun situasi informal sehingga      para peserta yang ragu-ragu akan merasa lebih enak dan leluasa dalam      memberikan sumbangsihnya. Peserta pelatihan yang berbeda akan memberikan      reaksi yang berbeda dalam berbagai jenis humor. Fasilitator seharusnya      mengetahui cukup banyak mengenai peserta untuk mengukur atau memperkirakan      reaksi mereka sebelum melakukan sesuatu yang aneh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="DA"&gt;Menggunakan      Intuisi (Indera keenam)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="DA"&gt; dalam memilih teknik-teknik apa      yang akan digunakan dengan peserta pelatihan tertentu. Setiap situasi akan      berbeda. Begitu fasilitator mendapatkan pengalaman dalam memfasilitasi,      fasilitator tersebut akan belajar menyesuaikan gayanya sesuai dengan      peserta pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="DA"&gt;Memfasilitasi Proses Diskusi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="DA"&gt;Ada banyak hal yang dapat dikerjakan oleh seorang fasilitator selama berlangsungnya diskusi. Apa yang dilakukan akan tergantung pada kemampuan fasilitator, gaya fasilitator, peserta pelatihan tertentu dan juga situasi tertentu.&lt;br /&gt;Kadang-kadang perhatian fasilitator tertuju pada isi atau topik diskusi, kadang-kadang menyangkut inter-aksi antara peserta pelatihan (proses), tetapi yang paling sering adalah keduanya; isi dan proses. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Berikut ini adalah beberapa kategori-kategori umum dari tingkah laku fasilitator. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Menyama-ratakan      partisipasi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt; Adalah tidak realisitis untuk      mengasumsikan bahwa partisipasi akan dibagi secara merata di antara      seluruh peserta. Ada yang ingin berpartisipasi lebih banyak atau lebih      sedikit dari pada yang lainnya. Untuk menyamaratakan partisipasi peserta      dapat ditempuh hal-hal sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Tidak membiarkan satu orang atau sekelompok kecil orang-orang untuk       mendominasi diskusi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Memberikan peluang dan kesempatan bagi anggota-anggota yang diam atau       tidak pernah bicara untuk memberikan sumbangsihnya jika mereka kelihatan       tertarik tetapi tidak dapat menembus masuk ke dalam diskusi itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Bertahan      terus pada pokok atau topik bahasan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt; Peranan      fasilitator boleh jadi termasuk memperingatkan kelompok bilamana diskusi      menyimpang dari pokok bahasan atau bilamana pelatihan itu melanggar satu      agenda yang sudah disetujui pada awal pelatihan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Mengklarifikasi      dan menginterpretasi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt; Dari waktu ke waktu fasilitator      boleh menyusun ulang berbagai hal yang sudah pernah disampaikan sebelumnya      untuk memperjelas kembali. Fasilitator boleh menginterpretasikan arti      sesuatu secara pribadi, atau menurut pendapat peserta pelatihan. Lakukan      ini dengan suatu cara yang bersifat sementara yang meninggalkan peluang      bagi sudut pandang orang lain. Sering kali, dari pada klarifikasi dan      interpretasi dilakukan oleh fasilitator sendiri, disarankan bahwa peserta      pelatihan memberikan umpan balik atas apa yang sudah dikatakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Membuat      ringkasan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt; Ini berarti menarik beberapa bagian dari      diskusi secara bersama-sama dan membuat kesimpulan. Ini termasuk      menyatakan kemajuan yang sudah dicapai, dan kemana arah tujuan peserta      pelatihan tersebut kelompok &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Membuat      langkah.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt; Mungkin juga menjadi peranan fasilitator      untuk membuat peserta tetap menyadari bagaimana caranya bergerak maju dan      kapan mungkin saatnya untuk maju terus. Ini termasuk mengatakan hal-hal      seperti, "Apakah pokok bahasan ini sudah tercakup secara menyeluruh ?      Barangkali kita hendaknya mulai bicara tentang bagaimana caranya kita akan      memanfaatkan informasi ini, "……atau…..". Nampaknya kita saling      memahami dengan baik sudut pandang masing-masing satu sama lain. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Saya pikir kita sudah siap      membuat sebuah keputusan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;"Pengolahan"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;. Ini berarti membantu agar      anggota-anggota kelompok bekerja dengan baik secara bersama-sama pada      suatu tingkat antar perseorangan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Sering kali inilah bagian      yang paling penting dari peranan fasilitator.&lt;br /&gt;     Fungsi fasilitator dalam pengolahan ialah untuk menjaga agar komunikasi      tetap terbuka di antara peserta pelatihan sehingga kerja sama bisa terjadi      dan perselisihan dapat ditangani secara konstruktif. Hal ini dapat      dilakukan antara lain dengan cara-cara sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Memberikan kesempatan-kesempatan kepada para peserta pelatihan untuk       saling mengekspresikan dan mendengarkan perasaan-perasaan orang lain &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Meminta umpan balik dari       peserta atau memberikan saran-saran yang dibutuhkan peserta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Sangatlah penting bahwa peserta pelatihan harus mengerti bahwa kata-kata dari fasilitator bukanlah hukum atau undang-undang yang harus dipenuhi dan ditaati. Interpretasi atau saran apa saja yang dibuat oleh fasilitator harus sesuai dengan kualifikasi dari para peserta. Lebih jauh lagi, tidak satupun dari tingkah laku peserta ini dibatasi fasilitator. Semakin kelompok itu bersikap menerima gagasan bahwa semua peserta bertanggungjawab atas apa yang terjadi dalam pelatihan, semakin banyak tingkah laku yang dapat direfleksikan oleh peserta dari waktu ke waktu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Teknik Memfasilitasi Secara Tim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Memfasilitasi atau memandu bukanlah tugas yang hanya dapat dilakukan oleh seorang saja. Pada kenyataannya, sangat disarankan untuk mempunyai dua atau tiga orang faslitator bilamana memungkinkan. Memfasilitasi atau memandu secara tim mempunyai banyak keuntungan. Dua orang fasilitator dapat menjalankan peranan-peranan yang berbeda didalam proses pelatihan sehingga dapat saling membantu satu sama lain dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta pelatihan. Mengingat setiap fasilitator mempunyai latar belakang yang berbeda dan perspektif yang berlainan, mereka akan mempunyai kemampuan-kemampuan yang berbeda dan menanggapi secara berbeda pula terhadap beragam situasi-situasi di dalam pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Dengan mempunyai dua atau lebih fasilitator, maka hal ini juga menguntungkan bagi peserta yaitu sedang meningkatkan keterampilan fasilitator kepada peserta pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; beberapa model yang dapat diterapkan dalam memfasilitasi secara tim, yaitu antara lain: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Fasilitator -Juru Catat.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Adanya suatu pembagian tugas      di antara dua orang fasilitator yaitu seseorang bertindak dalam kapasitas      rutin sebagai fasilitator, dan fasilitator kedua bertindak sebagai juru      catat. Mempunyai seseorang yang terampil untuk bertindak dalam peranan ini      dapat mengambil sebagian dari beban keluar dari fasilitator utama. Sebagai      tambahan, sang juru catat akan merupakan tenaga bantuan yang sangat besar      dengan jalan menyediakan penguatan tertulis atas sasaran-sasaran dan      tujuan dari pertemuan tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Divisi Peranan Proses-Muatan /      Isi Pelatihan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Model lain yang dapat diterapkan adalah "Proses" dan      "Isi", yaitu satu fasilitator mungkin memusatkan perhatian pada      isi atau muatan dari diskusi, pokok bahasan masalah. Fasilitator yang      kedua memberikan perhatian terhadap apa yang sedang terjadi dalam      pelatihan, bagaimana caranya orang-orang melakukan inter-aksi di antara      mereka. Model ini membuka kemungkinan untuk cakupan yang jauh lebih      menyeluruh dari kedua peranan itu, yaitu sebagai &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;nara&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; sumber dan sebagai      fasilitator pelatihan. Sementara fasilitator isi / muatan dapat memusatkan      seluruh perhatiannya pada melaksanakan presentasi yang berhubungan dengan      informasi, membahas pendapat-pendapat, gagasan dan lain-lain. Sedangkan      fasilitator proses mengambil tanggungjawab untuk melihat bahwa interaksi      belajar berjalan secara seimbang dan sesuai yang diharapkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Aktif - Pasif.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; Satu orang memainkan peranan      sebagai seorang fasilitator tradisional, sementara orang kedua terlibat      jauh dengan peserta sebagai orang kunci untuk mengidentifikasikan dengan      peserta-peserta lainnya dan memberikan umpan balik kepada fasilitator. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Pembagian-pembagian peranan ini tidak ketat, juga bukanlah merupakan satu-satunya kemungkinan yang ada. Bilamana dua orang memfasilitasi, akan menjadi lebih mudah bila membagi peranan masing-masing pihak dalam kelompok-kelompok kecil. Seorang fasilitator mungkin memikul beban itu untuk sementara waktu, kemudian yang lainnya dapat mengambilnya. Jika seorang fasilitator terlibat di dalam sebuah perselisihan pertikaian, fasilitator yang kedua dapat memberikan cara pemecahan yang obyektif. Suatu keuntungan tertentu ialah bahwa fasilitator-fasilitator itu dapat saling memberikan dukungan satu sama lain, saling menunjukkan masalahnya antara satu dengan yang lain dimana salah satunya mungkin tidak menyadari hal itu, dan saling memperingatkan atas hal-hal yang mungkin terlupakan oleh salah satunya, dan lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Suatu bahaya dari fasilitasi secara tim ialah bahwa dua orang memasuki sebuah kelompok, saling mengenal antara satu dengan lainnya, bahan-bahan dan rencana-rencana mereka, dan saling berbagi harapan-harapan yang sama, boleh jadi dengan sengaja atau secara kebetulan memanipulasi peserta pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Mereka dapat memainkan diskusi dengan secara bergantian mengarahkannya menuju suatu sasaran tertentu; mereka dapat memaksakan persepsinya masing-masing, dan dengan demikian menjadi kurang sensitif terhadap masukan-masukan dari peserta. Kedua fasilitator itu seharusnya waspada terhadap kemungkinan ini agar supaya dapat menghindarinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Melakukan fasilitasi secara tim dengan seorang fasilitator yang berpengalaman adalah suatu cara yang sangat bagus untuk mendapatkan pengalaman dan belajar tentang ketrampilan dalam memfasilitasi dan bekerja bersama dengan peserta pelatihan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Kami sarankan bahwa fasilitator-fasilitator baru melakukan hal ini bilamana memungkinkan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-1639586293223666215?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/1639586293223666215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=1639586293223666215' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/1639586293223666215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/1639586293223666215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/teknik-komunikasi.html' title='TEKNIK KOMUNIKASI'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-703938600129290019</id><published>2008-06-02T08:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T08:49:50.508-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fasilitasi'/><title type='text'>PRINSIP-PRINSIP DASAR MEMFASILITASI</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Pada umumnya kita sudah berpengalaman terlibat bersama dan bekerjasama dengan orang lain di dalam semacam kelompok atau organisasi yang mempunyai sesuatu tujuan tertentu, seperti misalkan "Kelompok 20" di Jakarta, "Kelompok 17" di Makassar atau organisasi lain seperti Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) dan lain sebagainya. Sebagai anggota organisasi atau kelompok, anda mungkin sudah pernah diminta dan dipilih untuk mengisi semacam fungsi kepemimpinan, apakah itu dalam memimpin suatu pertemuan, mengkoordinir sebuah seminar atau lokakarya, berfungsi sebagai nara sumber, atau terpilih menjadi "pejabat" dalam masyarakat. Masing-masing dari setiap fungsi kepemimpinan berbeda-beda dalam formalitas peranan dan dalam tingkat kewenangan yang dipikulkan pada peranan itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Terdapat berbagai macam cara dalam melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinan. Banyak kelompok atau organisasi mempunyai seseorang yang ditunjuk dan ditugaskan sebagai pemimpin kelompok atau ketua organisasi. Orang tersebut memikul tanggung jawab atas apa yang terjadi dalam pertemuan-pertemuan kelompok atau organisasi. Dia sudah mendapat delegasi wewenang untuk mengambil inisiatif dan tanggung jawab untuk mengundang anggota-anggotanya dan mengadakan pertemuan-pertemuan, bertindak sebagai pimpinan sidang, merencanakan agenda dan mungkin membuat keputusan sehari-hari. Inilah bentuk yang paling umum dari kepemimpinan kelompok atau organisasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Bagaimanapun juga ada sebuah bentuk alternatif fungsi-fungsi kepemimpinan yang lain untuk disebarluaskan, dipergunakan dan dikembangkan, yaitu semua anggota berbagi dalam tanggung jawab. Dalam hal ini bagaimana menjadi seorang "pemimpin" dalam sebuah kelompok atau organisasi dimana semua anggotanya secara bersama-sama berperanserta dalam proses pembuatan keputusan dan tanggung jawab. Jenis kepemimpinan yang akan kita bahas, yaitu - MEMFASILITASI atau MEMANDU - dirancang untuk membantu kelompok mampu melaksanakan fungsinya lebih efektif dengan jalan menghimpun ketrampilan-ketrampilan kepemimpinan dan potensi dari seluruh anggota. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-703938600129290019?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/703938600129290019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=703938600129290019' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/703938600129290019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/703938600129290019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/prinsip-prinsip-dasar-memfasilitasi.html' title='PRINSIP-PRINSIP DASAR MEMFASILITASI'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-208912581158870052</id><published>2008-06-02T08:24:00.000-07:00</published><updated>2008-06-24T23:36:49.008-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Etika Fasilitator'/><title type='text'>ETIKA SEORANG FASILITATOR</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Ada berbagai kemungkinan dan cara dimana peranan dan fungsi fasilitator bisa hilang kendali atau digunakan secara tidak benar. Hal ini sering terjadi tanpa disadari baik oleh peserta pelatihan maupun fasilitator. Masalah ini menjadi tanggungjawab fasilitator itu sendiri untuk mencegah adanya penyalahgunaan posisinya sebagai seorang fasilitator. Menjaga integritas seorang fasilitator memang jauh lebih mudah jika fasilitator sudah memikirkan dengan seksama etika berikut ini dan barangkali perlu mendiskusikannya dengan para fasilitator lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Adalah tidak cukup bahwa hanya fasilitator sendiri yang harus mempunyai nilai-nilai kerjasama dan kesamarataan. Kebanyakan orang terbiasa untuk ikut ambil bagian dalam pelatihan dimana seseorang bertindak sebagai pemimpin, guru atau seorang ahli dan orang itu diperlakukan sebagai orang penting, seseorang yang mempunyai wewenang dan kemerdekaan istimewa. Kecuali jika pelatihan memahami peranan fasilitator, mereka mungkin akan melihat dan menganggap fasilitator sebagai seorang yang berwenang dan membiarkan fasilitator mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap mereka. Adalah penting bagi fasilitator untuk turun dari posisi sebagai "tempat tumpuan" dan membiarkan peserta pelatihan melihat fasilitator sebagai "manusia". Inilah yang disebut sebagai peranan fasilitator yang "tidak menakjubkan". Teknik-teknik khusus untuk melakukan hal ini akan diuraikan lebih jauh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Meskipun fasilitator secara sungguh-sungguh berupaya untuk membuat posisi sebagai yang "tidak menakjubkan", namun demikian, fasilitator boleh jadi menemukan bahwa orang-orang bergantung padanya. Mereka mungkin menyerahkan sebagian dari wewenang mereka sebagai peserta kepada fasilitator dan menunggu serta meminta fasilitator untuk membuat keputusan, mendefinisikan suatu situasi dan lain-lain. Ini barangkali merupakan ujian terberat dan terkuat atas nilai-nilai fasilitator itu sendiri - apakah fasilitator akan menerima dan menggunakan wewenang ini, atau apakah fasilitator merefleksikan kembali kepada peserta pelatihan akan kebutuhan mereka untuk memikul tanggungjawab dan membuat keputusan dan definisi-definisi tersebut. Godaan untuk menggunakan wewenang yang didelegasikan kepada fasilitator untuk mengisi kebutuhannya sendiri (meningkatnya harga diri, manipulasi dari suatu situasi demi untuk keuntungan diri sendiri, meskipun manfaat sederhana) akan menjadi kuat. Kenyataan bahwa peserta pelatihan mendelegasikan wewenang pada fasilitator adalah tidak beralasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Sebuah potensi penyalahgunaan yang sama timbul dari kenyataan bahwa fasilitator itu memainkan suatu peranan yang cerdik dan tanpa memerintah. Fasilitator yang pasif, ramah, bermaksud baik bisa menjadi manipulatif dalam cara-cara dimana seorang pemimpin yang agresif dan kuat tidak akan pernah bisa menghindarinya. Perbedaan antara seorang manipulator yang sangat mempesona dan seorang diktator yang keras sekali mungkin hanya soal apakah peserta pelatihan menyadari atau tidak bahwa mereka sedang dikuasai dan diawasi oleh pemimpin mereka. Itu menjadi tanggungjawab fasilitator untuk tidak menggunakan teknik-teknik fasilitasi untuk mengontrol peserta sebuah pelatihan. Ini memang sungguh terjadi bagi para peserta pelatihan, dan tidak pada peranan kepemimpinan apa saja secara terbuka, yang sedang menggunakan teknik-teknik ini dalam suatu pertemuan atau pelatihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Tidak ada standard external yang dapat digunakan untuk menilai fasilitator. Siapa saja boleh menyebut dirinya sebagai "fasilitator", dan hal ini tidak perlu mencerminkan pengalaman, keterampilan-keterampilan, atau pemahaman seseorang tentang proses pelatihan. Sayang sekali, ada orang yang menyebut dirinya sebagai fasilitator, menuntut dari peserta pelatihan atau kelompok sasaran suatu pembayaran yang tinggi, tanpa meninggalkan sesuatu yang bernilai yang abadi pada mereka. Kami harap para pembaca panduan ini akan menggunakan informasi yang kami sajikan untuk menjadi lebih efektif dalam membantu kelompok agar berfungsi dengan baik dan dalam saling berbagi keterampilan-keterampilan dengan yang lainnya, bukan untuk keuntungan pribadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Menjadi seorang fasilitator tidak berarti bahwa fasilitator sudah mempunyai kualifikasi sebagai seorang ahli psikoterapi, baik bersama dengan sekelompok orang atau perorangan berdasarkan situasi. Mengingat cakupan "memandu" atau "memfasilitasi" tekanannya pada nilai-nilai dan perasaan manusia, fasilitator sering dilihat sebagai nara sumber bagi berbagai masalah psikologis pribadi maupun masalah organisasi. Jadi kadang-kadang para peserta menghubungi para fasilitator, baik langsung maupun tidak langsung, dengan kebutuhan emosi mereka. Hal ini dapat diinterpretasikan sebagai suatu pernyataan atas kekurangan nara sumber yang tersedia bagi permasalahan pribadi dari pada sebagai suatu komentar atas keterampilan anda sebagai seorang ahli terapi. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Harap berhati-hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Harus diingat juga bahwa fasilitator, tidak dapat berharap bahwa fasilitator akan mencapai kebutuhan emosionalnya sendiri dalam bekerja dengan peserta pelatihan. Jika fasilitator menggunakan situasi fasilitasi untuk memuaskan beberapa keinginan pribadi (perlu perhatian, respek, kekuasaan, bersahabat, menemukan kekasih), maka hal fasilitator tidak bisa melakukan sesuatu dengan baik dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan peserta pelatihan. Sering dalam pelatihan, kelompok-kelompok orang-orang menciptakan persepsi-persepsi secara sepihak di antara mereka, yang mengakibatkan pada interaksi-interaksi yang intensif. Jika fasilitator menjadi terlibat secara khusus dengan seorang peserta (atau sekelompok kecil peserta) dan dia mengabaikan yang lainnya, boleh jadi dia akan dilihat sebagai seorang penyokong dari seseorang atau orang-orang dimana dia terlibat bersama. Hal ini bisa merusak seluruh peserta pelatihan. Jika ditemukan sesuatu daya tarik tertentu, ikuti terus menurut kesempatan yang ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pada akhirnya, adalah tanggungjawab fasilitator untuk merasa yakin bahwa peserta pelatihan menyadari apa yang sedang dilakukan bersama mereka: apa saja yang menjadi tujuan fasilitator, bagaimana dia berharap untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka, apa yang bisa diberikan kepada mereka dan bagaimana akan dilakukannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Adalah tanggungjawab fasilitator itu sendiri untuk mewakili dirinya sendiri secara adil, terbuka menerima kiritik dari peserta pelatihan (fasilitator berada disana sehingga bermanfaat bagi mereka), dan untuk mempertimbangkan merubah tujuan fasilitator guna memenuhi tujuan peserta pelatihan. Adalah hak peserta pelatihan untuk meminta pertanggungjawaban fasilitator atas apa yang diperbuat oleh fasilitator bersama dengan mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Salah satu tujuan dari buku pedoman ini ialah untuk membantu fasilitator untuk menggunakan pengetahuan, pemikiran dan keterampilan dasar yang sudah dipunyai dalam bekerja dengan peserta pelatihan. Dari waktu ke waktu kami akan mendesak fasilitator untuk menggunakan intuisinya sendiri. Hal ini tidak selalu berarti mengambil jalan keluar yang gampang atau mengikuti arah yang paling menyenangkan. Begitu seorang fasilitator mendapat pengalaman dalam hal memfasilitasi, dia belajar untuk mempercayai perasaan inti dari arah dalam menentukan tingkah-laku terbaik dalam suatu situasi tertentu berdasarkan pada nilai-nilai kemanusiaan, dan suatu pemahaman atas manusia sebagai individu-individu dan dalam kelompok, apakah tingkah-laku ini menyenangkan atau janggal, menggembirakan atau tidak menggembirakan, mudah atau sukar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Seseorang tidak akan langsung menjadi seorang fasilitator yang efektif hanya membaca sebuah buku. Anda perlu menggabungkan pengalaman, umpan-balik, observasi dan refleksi guna membangun kompetensi. Kami menemukan bahwa pengalaman adalah alat pelatihan yang paling efektif&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-208912581158870052?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/208912581158870052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=208912581158870052' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/208912581158870052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/208912581158870052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/etika-seorang-fasilitator.html' title='ETIKA SEORANG FASILITATOR'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-7961253706004631039</id><published>2008-06-02T08:20:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T08:22:52.789-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fasilitasi'/><title type='text'>FUNGSI &amp; PERAN SEORANG FASILITATOR</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Pekerjaan (fungsi dan peranan) seorang fasilitator ialah memusatkan perhatian pada seberapa baik peserta pelatihan bekerjasama. Tujuan dan fokus ini ialah untuk memastikan bahwa peserta sebuah pelatihan dapat mencapai tujuan mereka dalam pelatihan tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Fasilitator percaya bahwa masing-masing peserta pelatihan dapat memikul tanggungjawab bersama atas apa yang terjadi, antara lain: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;memanggil para peserta untuk mengingatkan mereka akan      jadwal pertemuan berikutnya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;menjamin bahwa setiap peserta mempunyai kesempatan untuk      memberikan sumbangan pada sebuah diskusi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;meninjau dan mengetahui bahwa agenda yang disusun      bertujuan untuk melayani tujuan dan kepentingan peserta pelatihan dan      pelatihan itu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Akibat pembagian bersama ini yaitu bisa menyamaratakan tanggungjawab atas keberhasilan atau kegagalan suatu pelatihan dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang untuk melakukan pengawasan dalam menentukan apa yang yang terjadi dalam sebuah pelatihan dan keputusan-keputusan apa yang diambil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Seorang fasilitator dapat memenuhi berbagai jenis kebutuhan yang berbeda dalam bekerja dengan peserta pelatihan. Hal ini ditentukan oleh tujuan peserta pelatihan untuk datang dan berkumpul bersama dan segala sesuatu yang diharapkan dari individu yang akan bertindak sebagai fasilitator.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="background: rgb(255, 233, 232) none repeat scroll 0% 50%; width: 100%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="1" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 100%;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Pengalaman   Nyata&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Sebagai   contoh, anda sudah diminta untuk memberikan presentasi mengenai bidang   keahlian anda (misalnya perencanaan regional) kepada sebuah kelompok yang   terdiri dari masyarakat yang berminat. Tujuan dari pertemuan itu adalah   semata-mata hanya bersifat memberikan informasi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Sebagai nara   sumber, anda bisa mempengaruhi dinamika diskusi melalui cara yang anda   pergunakan dalam menyajikan informasi anda, suasana seperti apa yang anda   ciptakan dalam kelompok (terbuka atau tertutup, ringan atau berat) dan oleh   sikap yang anda tunjukkan kepada orang-orang yang bekerja dengan anda.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Suatu isyarat sangat sederhana tanpa kata-kata - dimana   anda duduk - dapat mengakibatkan betapa orang merasa senang dalam suatu   diskusi mengikuti presentasi anda. Jika anda duduk pada bagian depan dari   ruangan menghadap para hadirin yang duduk berderetan, dan mempunyai sebuah   podium di depan anda, anda mempunyai baik jarak dalam ruangan maupun benda   penghalang (sebuah obyek tempat berlindung dibaliknya) antara anda sendiri   dan anggota kelompok lainnya. Peserta pertemuan kurang mampu menjadi   tantangan anda, dan anda terlindung dari upaya mendengarkan apa yang dikatakan   peserta.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sebagai tambahan, perhatian peserta terpusat terutama   pada anda, tidak diantara mereka sendiri. Hal ini membuat anda mendapat   wewenang yang besar. Pada sisi lain, jika anda dapat duduk diantara para   peserta lainnya, dengan mereka berada di sekeliling anda, maka hal ini secara   fisik akan menyamakan hubungan dan memudahkan terjadinya proses interaksi.   Tujuan dari peranan anda sebagai nara sumber adalah berbagi informasi, dan   bukan menempatkan diri anda di atas kelompok sebagai seorang ahli. Dengan memberikan   peluang untuk mereka bebas bertanya dan mencoba mendapatkan umpan balik, anda   bisa menyelesaikan ini dan, selain itu anda bisa belajar sendiri dari mereka.   Contoh sederhana ini akan, kami harap, mendemonstrasikan beberapa segi dari   model fasilitasi itu seperti apa.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Seseorang tidak perlu diberikan label sebagai "fasilitator" agar menggunakan teknik-teknik fasilitasi didalam sebuah pelatihan. Siapa saja anggota kelompok bisa mengajak kembali kelompok ke bahan pokok diskusi, menyela pola-pola pertentangan atau kesalahpahaman di antara pihak-pihak lain, menawarkan atau mengusulkan komentar-komentar yang bersifat menjelaskan / memperjelas, membuat ringkasan atas kegiatan-kegiatan atau memberikan umpan balik yang bersifat memberikan penilaian. Di dalam beberapa pelatihan, tanggungjawab ini dibagi merata oleh banyak orang atau seluruh peserta. Pada pelatihan lainnya, dimana pesertanya kurang terampil dalam hal proses interaksi belajar, akan mengharapkan &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-7961253706004631039?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/7961253706004631039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=7961253706004631039' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7961253706004631039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7961253706004631039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fungsi-peran-seorang-fasilitator.html' title='FUNGSI &amp; PERAN SEORANG FASILITATOR'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-6193483845530914638</id><published>2008-06-02T08:18:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T08:20:21.614-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fasilitasi'/><title type='text'>NILAI-NILAI DALAM MEMFASILITASI</title><content type='html'>&lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Demokrasi :&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt; Setiap orang mempunyai kesempatan      yang sama untuk ikut ambil bagian dalam proses belajar dimana dia menjadi      peserta tanpa prasangka; perencanaan untuk pertemuan apa saja terbuka luas      dan dilakukan secara bersama-sama oleh fasilitator dan para peserta;      agenda dirancang untuk memenuhi kebutuhan para peserta dan terbuka      terhadap perubahan-perubahan para peserta; dan untuk jangka waktu selama      fasilitator bekerja dengan mereka itu, tidak ada struktrur organisasi      secara hirarkis yang berfungsi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;    &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Tanggung Jawab :&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt; Setiap orang bertanggungjawab atas      kehidupannya masing-masing, pengalaman-pengalaman dan tingkah lakunya      sendiri. Hal ini mencakup pula pada tanggungjawab atas partisipasi      seseorang di dalam sebuah pertemuan atau pelatihan. Sebagai fasilitator,      bertanggungjawab terhadap rencana yang sudah dibuat, apa yang dilakukan,      dan bagaimana hal ini membawa pengaruh pada isi, partisipasi dan proses      pada pembahasan itu. Fasilitator juga bertanggungjawab atas dirinya      sendiri dan apa yang terjadi pada fasilitator. Fasilitator harus sensitif terhadap      bagaimana dan seberapa besar para peserta bersedia dan mampu memikul      tanggungjawab pada setiap pertemuan atau pelatihan. Melalui pengalaman,      para peserta dapat belajar memikul tanggungjawab yang semakin besar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Kerjasama :&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt; Fasilitator dan para peserta      bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama mereka. Orang mungkin akan      mengatakan bahwa kepemimpinan adalah sesuatu yang dilakukan oleh seseorang      terhadap sebuah kelompok. Sedangkan fasilitasi / memandu adalah sesuatu      yang dilakukan oleh seseorang bersama dengan sebuah kelompok. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Kejujuran :&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt; Fasilitator mewakili secara jujur      nilai-nilai dirinya sendiri, perasaan, keprihatinan dan prioritas dalam      bekerja bersama seluruh peserta pelatihan, dan fasilitator seharusnya      menentukan suasana bagi suatu harapan akan kejujuran dari seluruh peserta.      Ini juga berarti bahwa fasilitator harus jujur dengan dan terhadap peserta      dan terhadap dirinya sendiri menyangkut apa saja yang mejadi kemampuan      fasilitator. Fasilitator harus mewakili dirinya sendiri secara adil dan      tidak berusaha untuk berbuat terlalu jauh melampaui kemampuannya sendiri      dalam peranan sebagai fasilitator. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Kesamaan Derajat :&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt; Setiap anggota mempunyai sesuatu yang      dapat disumbangkan pada peserta pelatihan dan perlu diberikan kesempatan      yang adil untuk melakukan hal itu; Fasilitator menyadari bahwa dia dapat      belajar dari para peserta sebesar apa yang mereka bisa pelajari dari      fasilitator. Pada saat yang sama, setiap peserta mempunyai hak untuk      memilih dan memutuskan untuk tidak ikut ambil bagian pada pokok bahasan      tertentu dalam suatu pertemuan atau pelatihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-6193483845530914638?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/6193483845530914638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=6193483845530914638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/6193483845530914638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/6193483845530914638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/nilai-nilai-dalam-memfasilitasi.html' title='NILAI-NILAI DALAM MEMFASILITASI'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-6056796048540038372</id><published>2008-06-02T08:15:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T08:17:53.711-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fasilitasi'/><title type='text'>PENGERTIAN FASILITASI</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Pengertian Memfasilitasi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Istilah "memfasilitasi / memandu" sudah dipakai dalam berbagai cara yang berbeda oleh berbagai orang yang berbeda. Istilah tersebut dipergunakan untuk diartikan sebagai suatu peranan tertentu dalam sebuah kelompok, yang diasosiasikan dengan nilai-nilai tertentu pula. Dalam pembahasan ini, akan didefinisikan apa yang disebut dengan "&lt;i&gt;facilitation&lt;/i&gt;" (memfasilitasi) dan akan diidentifikasi nilai-nilai dan tanggung jawab yang menyertainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Memfasilitasi berasal dari kata bahasa Inggris "&lt;i&gt;Facilitation&lt;/i&gt;" yang akar katanya berasal dari bahasa Latin "&lt;i&gt;facilis&lt;/i&gt;" yang mempunyai arti "membuat sesuatu menjadi mudah". Dalam Oxford Dictionary disebutkan :"&lt;i&gt;to render easier, to promote, to help forward; to free from difficulties and obstacles&lt;/i&gt;". Secara umum pengertian "facilitation" (fasilitasi) dapat diartikan sebagai suatu proses "mempermudah" sesuatu dalam mencapai tujuan tertentu. Dapat pula diartikan sebagai "melayani dan memperlancar aktivitas belajar peserta pelatihan untuk mencapai tujuan berdasarkan pengalaman". Sedangkan orang yang "mempermudah" disebut dengan "Fasilitator" (Pemandu). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-6056796048540038372?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/6056796048540038372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=6056796048540038372' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/6056796048540038372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/6056796048540038372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/pengertian-fasilitasi.html' title='PENGERTIAN FASILITASI'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-8304983616188089892</id><published>2008-06-02T07:55:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T07:58:01.053-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendamping Masyarakat'/><title type='text'>MEKANISME PENDAMPINGAN</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;" lang="SV"&gt;Mengapa Perlu Mekanisme Pendampingan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Pada dasarnya hubungan antara Pendamping/Lembaga Pendamping dengan Kelompok Masyarakat merupakan hubungan antara dua ekosistem yang berbeda dalam banyak hal. Maka apabila keduanya langung dipersatukan begitu saja tentu akan berakibat fatal. Akan terjadi dominasi yang kuat terhadap yang lemah, akan terjadi proses “pengerdilan” kreativitas terhadap kelompok yang masih terbatas dalam kemampuan intelektual dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam kerangka agar tidak terjadi akibat seperti tersebut di atas diperlukan aturan yang akan mengatur hubungan diantara keduanya atau bagaimana keduanya berhubungan. Inilah sebenarnya yang dimaksud dengan mekanisme pendampingan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p style="text-align: center;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;" lang="SV"&gt;Bagaimana mengembangkan Mekanisme Pendampingan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Pemahaman atas sifat-sifat hubungan antar Pendamping dengan Kelompok Masyarakat akan menjadi dasar didalam mengembangkan suatu Mekanisme Pemdampingan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sifat-sifat hubungan tersebut diantaranya ialah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    &lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sukarela&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, artinya tidak ada otoritas tertentu yang dapat memaksakan hubungan diantara keduanya. Secara otonom masing-masing memutuskan adanya hubungan dengan bebas dan sadar akan konsekuensi yang ditimbulkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-weight: bold;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;b. &lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sementara&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, artinya sejak semula kedua pihak telah menyadaari bahwa hubungan diantara mereka tidak akan selamanya, tetapi ada batasan waktu yang telah disepakati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Mendukung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, artinya dalam proses pendampingan masing-masing pihak tidak akan mencampuri secara langsung peran dan tanggung-jawab yang telah disepakati, tetapi lebih menciptakan suasana dan dukungan agar tugas masing-masing dapat terlaksana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-weight: bold;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;d. &lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Disiplin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, artinya masing-masing pihak akan mentaati dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung-jawab dan komitmen yang tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dari uraian tersebut di atas, maka sebenarnya di dalam membuat suatu Mekanisme Pendampingan ada beberapa prinsip yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat dijadikan pedoman, yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Mampu menjembatani kedua belah pihak berinteraksi secara seimbang, serasi dan saling melengkapi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dapat mendorong semua pihak untuk melakukan sesuatu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Memberikan peluang bagi semua pihak untuk mengelola tindakan secara kongkrit dan adlam kualitas yang memadai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Memberikan jaminan bahwa semua pihak akan berkembang oleh adanya suatu pertukaran dan proses belajar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Hal-hal tersebut hanya dapat terwujud dalam suatu proses hubungan yang sejajar atau kemitaraan, bukan sebagai bawahan dengan atasan. Dan sekali lagi, keberhasilan suatu proses pendampingan bukan lebih-lebih ketika pendampingnya menjadi Pendamping Teladan, atau Pokmasnya menjadi Pokmas Teladan, tetapi ketika peran-peran Pendampingaan Eksternal telah dapat tergantikan oleh Pendamping Internal!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-8304983616188089892?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/8304983616188089892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=8304983616188089892' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/8304983616188089892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/8304983616188089892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/mekanisme-pendampingan.html' title='MEKANISME PENDAMPINGAN'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-9220458757923688702</id><published>2008-06-02T07:46:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T07:52:17.311-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendamping Masyarakat'/><title type='text'>MANAJEMEN PENDAMPINGAN</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;" lang="SV"&gt;Mengapa perlu Manajemen dalam proses pendampingan ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Suatu proses pendampingan terjadi ketika ada dua pihak yang berinteraksi yakni kelompok masyarakat yang belum berkembang dengan lembaga atau pendamping yang punya kepedulian untuk membantu pengembangan kelompok masyarakat tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam banyak kasus yang terjadi, interaksi diantara keduanya jika tidak harmonis maka seringkali menimbulkan ketegangan. Bisa terjadi kekuatan formal (lembaga pendamping) menciptakan dominasi atas kelompok sehingga mematikan inisiatif dan kreativitas mereka. Atau sebaliknya dimana kekuatan masyarakat yang merupakan perwujudan dari suatu tindakan kolektif dari inisiatif dan kreativitas mereka, menuntut terlalu jauh terhadap lembaga pendampingan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Oleh karena itu untuk menghindari adanya pelampauan batas-batas hubungan interaksi antara kelompok masyarakat dengan lembaga pendamping dirasakan perlunya cara pengelolaan interaksi tersebut yang sejak semula telah disepakati oleh kedua belah pihak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Inilah yang menjadikan mengapa perlu adanya Manajemen Pendampingan yang mendasari hubungan antara Kelompok Masyarakat dengan Pendamping atau Lembaga Pendamping. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Adapun Manajemen Pendampingan itu sendiri tidak terlepas dari prinsip-prinsip manajemen pada umumnya, yakni adanya : 4 aspek pokok, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Perencanaan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Didalam perencanaan akan dibuat tahapan pendampingan maupun kegiatan yang akan dilakukan secara bersama, yang dilengkapi dengan batasan waktu, tolok ukur keberhasilan kegiatan serta peran dan tanggung jawab masing-masing pihak. Hal ini sekaligus mecerminkan tingkat partisipasi dan kemandirian kelompok masyarakat sejak awal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dengan perencanaan yang baik dan disepakati bersama, maka sejak semula sebenarnya telah diketahui akan adanya batasan dan pengalihan/transformasi dalam proses pendampingan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Memonitoring &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Realisasi dari kegiatan yang telah disusun dalam perencanaan hendaknya selalu dipantau (di-monitor) oleh kedua belah pihak (Pendamping dan Kelompok Masyarakat) dari waktu ke waktu secara periodik, sehingga bila terjadi penyimpangan dari yang direncanakan akan dapat diketahui sejak dini. Selanjutnya akan dapat diambil langkah-langkah perbaikan sesuai dengan peran dan tanggung jawab yang telah ditetapkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Jadi monitoring bukan hanya dilakukan oleh pendamping terhadap Pokmas (= seperti yang selama ini terjadi), tetapi juga dilakukan sebaliknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sistem Informasi &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Hubungan antara Kelompok Masyarakat dengan Pendamping atau Lembaga Pendamping perlu dijaga kesinambungannya melalui proses komunikasi diantara keduanya. Hal ini tentunya tidak akan memadai bila hanya dalam bentuk komunikasi verbal, jadi masih perlu didukung oleh sejumlah data atau bukti otentik berupa informasi tertulis, dengan demikian unsur kealpaan atau subyektivitas dapat terhindarkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bentuk-bentuk informasi baik lisan maupun tertulis inilah yang perlu disepakati dan dikembangkan menjadi suatu sistem. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bentuk informasi lisan yang telah menjadi suatu sistem ialah keharusan adanya pertemuan anggota secara rutin yang wajib dihadiri oleh segenap fungsionaris kelompok maupun pendamping, sehingga masing-masing pihak dapat menerima informasi secara langsung dan terbuka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sedang bentuk informasi tertulis sebagai pendukung atas informasi lisan hendaknya tidak dilihat sebagai suatu bentuk pelaporan, karena bagaimanapun hubungan antara Kelompok Masyarakat dengan Pendamping/Lembaga Pendamping bukanlah hubungan atasan-bawaahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Untuk itu informasi tertulis yang dibuat lebih merupakan rekaman atas seluruh hasil kegiatan yang telah dilakukan dan umpan balik yang diberikan oleh kedua belah pihak. Dengan informasi yang operasional serta fungsional, maka perkembangan proses pendampingan yang telah berjalan dapat selalu dipantau dan akan menjadi sumber kajian untuk proses pendampingan selanjutnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Evaluasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Walaupun pada saat pelaksanaan setiap kegiatan telah dilakukan monitoring yang kemudian diikuti oleh langkah-langkah perbaikannya, tetapi pada saat berakhirnya pelaksanaan suatu kegiatan tetap diperlukan adanya evaluasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sebab dengan evaluasi inilah akan dilihat hasil akhir dari suatu pelaksanaan kegiatan pendampingan dan sejauhmana efektivitas dan efisensi proses pendampingan telah dicapai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Hasil evaluasi ini sekaligus jugaa akan menjadi dasar dalam menentukan langkah maupun kebijakan didalam proses pendampingan atau perencanaan kegiatan selanjutnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tetapi hasil evaluasi dari berbagai program pengembangan masyarakat dan pengalaman pendampingan selama ini menunjukkan, bahwa aspek Manajemen Pendampingan ini pada umumnya masih lemah. Hal ini disebabkan oleh adanya kekurangan pahaman atau kesalahan dalam mengartikan Manajemen Pendampingan ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Oleh karenanya mengubah pandangan yang keliru ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pendamping kelompok masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="text-align: center;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;Berbagai&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; METODE PENDAMPINGAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Beberapa prinsip yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pengembangan Metode Pendampingan, diantaranya ialah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Metode pendampingan dimengerti sebagai suatu proses kapasitasi sumber daya yang dimiliki oleh masyarakat hingga pada saat yang telah disepakati, kapasitasi bukan lagi unsur yang berasal dari luar kelompok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Lembaga pendampingan yang men-“support” sejumlah pendamping tidak menempatkan diri dalam konsep maupun praktek sebagai atasan dari kelompok masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Adanya kebutuhan, masalah serta sumber daya yang dapat dikembangkan ditingkat masyarakat, tidak serta merta merupakan sebuah legalitas bagi lembaga untuk berbicara atas nama masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Konsep pengembangan dari bawah (= &lt;i&gt;bottom-up&lt;/i&gt;), secara sepihak sebenarnya telah menjadi semacam pengesahan bahwa masyarakat adalah pihak yang ada di bawah. Konsep &lt;i&gt;Bottom-Up &lt;/i&gt;tidak sama dengan partisipasi sejauh masyarakat hanya digerakkan untuk membuat usulan, membuat perencanaan sementara keputusan tetap berada pada sumber di luar masyarakat. Partisipasi harus menyiratkan kemandirian didalamnya dan sebaliknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Lembaga Pendampingan, bukanlah spesialis di banyak bidang, sejalan dengan tingkat kematangan kelompok dan kompleksitas masalah, sejumlah sumber daya pendampingan baru sebagai mitra usaha kelompok perlu dijajagi dan difasilitasi komunikasinya untuk kepentingan keberlanjutan dan replikasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sering terjadi dalam diskusi, orang mempertentangkan antara metode Bottom Up dengan Top Down. Di satu pihak meyakini bahwa &lt;i&gt;Bottom-Up &lt;/i&gt;merupakan metode yang paling ideal untuk digunakan didalam pengembangan masyarakat. Tetapi di lain pihak metode &lt;i&gt;Top Down &lt;/i&gt;– lah yang paling efektif sebab akan mempercepat proses pengembangan masyarakat dari pada &lt;i&gt;Bottom-Up &lt;/i&gt;yang akan membutuhkan waktu yang lama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebenarnya tidak ada suatu metode pendampingan masyarakat yang dapat dikatakan baku, sebab efektivitas dan efesiensi suatu metode pendampingan akan sangat ditentukan oleh ketepatan didalam penggunaan suatu metode itu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Oleh karena itu janganlah tergesa menggunakan metode &lt;i&gt;Bottom-Up&lt;/i&gt; apalagi partisipasi kalau memang masyarakatnya belum siap untuk diajak berpikir dan bertindak seperti yang dimaksud dalam metode tersebut. Sebab bukan &lt;i&gt;Bottom-Up &lt;/i&gt;atau partisipasi tetapi mobilisasi dan mengatasnamakan masyarakat yang akan terjadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam kondisi yang demikian akan jauh lebih baik dan secara obyektif diakui bahwa program pendampingan dibuat oleh orang luar, tetapi untuk diterimanya oleh masyarakat dilakukan melalui proses pemahaman dengan keputusan ada di tangan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Atau sebaliknya, dimana masyarakat sudah mampu berpikir kreatif dan berani mengambil inisiatif tetapi proses pendampingan masih menggunakan metode &lt;i&gt;Top-Down&lt;/i&gt;. Tentunya hal ini akan mematikan kreativitas dan menimbulkan daya tolak dari masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Demikian pula halnya dengan berbagai metode pendekatan pendampingan yang lain, seperti : Sosial Karitatif, Sosial Ekonomi, Sosio Reformasi maupun Sosio Transformis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sosio Karikatif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, adalah pendekatan yang melihat masyarakat sebagai pihak yang lemah, miskin dan tak berdaya, sehingga perlu dikasihani, diberi bantuan atau santunan dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b&lt;/span&gt;.  &lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sosio Ekonomis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, adalah pendekatan yang melihat masyarakat yang lemah, miskin tersebut akaan mampu mengatasi persoalan mereka bila kemampuan ekonomisnya ditingkatkan, misalnya dengan dibantu dalam permodalan, ketrampilan teknis produksi, pemasaran dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sosio Reformis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, yakni lebih melihat masyarakat yang lemah, miskin diakibatkan oleh tidak berjalannya fungsi-fungsi sosial yang ada, seperti kehilangan rasa aman, kehilangan sumber daya akibat bencana alam, peperangan dan sebagainya. Oleh karena itu upaya yang dilakukan adalah mengembalikan fungsi-fungsi sosial mereka.&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;d.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sosio Transformis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, yakni pendekatan yang lebih melihat masyarakat kecil, lemah dan miskin tersebut sebagai masyarakat yang telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam pergulatan hidup melawan kemiskinan mereka. Jadi mereka itu tidak perlu dikasihani. Mereka hanya perlu diberi motivasi, kesempatan dan pengetahuan serta ketrampilan mereka lebih mampu mengembangkan segera potensi yang mereka miliki.&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Dari keempat pendekatan tersebut tidak bisa dikatakan yang satu lebih hebat dari yagn lain dalam hal pengembangan masyarakat yang lemah, miskin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebab bila pendekatan Sosio Karikatif dilakukan secara terus menerus akan menimbulkan ketergantungan; bila Sosio Ekonomis terus menerus akan menimbulkan sikap materialistis dan bahkan akan memunculkan kapitalis-kapitalis kecil; bila Sosio Reformis yang dilakukan hanya akan berhenti pada kondisi awal tidak ada perkembangan; dan bila Sosio Transformis yang dilakukan terus menerus hanya akan menjadikan masyarakat yang sebatas berani menghadapi kehidupan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Oleh karena itu berbagai metode tersebut hendaknya dapat dipergunakan secara arif dan selalu mendasarkan pada kesepakatan kedua belah pihak serta perkembangan masyarakat itu sendiri. Yang terpenting di dalam penerapan berbagai metode tersebut harus mampu membawa pada proses pengalihan dari pendampingan eksternal menjadi pendampingan internal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-9220458757923688702?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/9220458757923688702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=9220458757923688702' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/9220458757923688702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/9220458757923688702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/manajemen-pendampingan.html' title='MANAJEMEN PENDAMPINGAN'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-3367432977371334539</id><published>2008-06-02T07:41:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T07:43:42.130-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendamping Masyarakat'/><title type='text'>METODE PENDAMPINGAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Tidak ada satu metode pendampingan yang paling efektif, kecuali metode pendampingan yang sesuai dengan kondisi masyarakat yang didampingi. Metode partisipatif yang selama ini dikatakan yang paling efektif dan baik, belum tentu efektif dan baik bila digunakan untuk mendampingi masyarakat yang berada pada tingkat tidak mau dan tidak tahu. Sebaliknya, metode mengarahkan yang selama ini dinilai tidak efektif dan tidak baik, mungkin akan lebih baik dibanding metode yang lainnya, bila diterapkan pada masyarakat yang tidak mampu dan tidak mau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Secara sederhana, tingkat perkembangan masyarakat dapat dikelompokan ke dalam 4 tahapan, yaitu: (1) tahap tidak mau melakukan dan tidak mampu melakukan, (2) tahap tidak mau melakukan tetapi mampu melakukan, (3) tahap mau melakukan tetapi tidak mampu melakukan, dan (4) tahap mau dan mampu melakukan. Seorang pendamping yang efektif adalah seorang pendamping yang menggunakan metode pendampingan, sesuai dengan tingkat perkembangan masyarakat yang didampingi. Karena ada empat tahapan perkembangan masyarakat, maka metode pendampinganpun ada empat &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;, yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; mengarahkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; partisipatif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; konsultatif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; delegatif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;A.   MENGARAHKAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pada tahap perkembangan masyarakat belum mau dan belum mampu, maka peran pendamping cukup dominant. Seorang pendamping perlu menjelaskan apa yang harus dilakukan, bagaimana cara melakukanna, dan kapan selesai. Pendamping juga harus memantau terus perkembangannya. Walaupun demikian, seorang pendamping harus melakukannya dengan cara persuasive.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;B. PARTISIPATIF&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kalau masyarakat sudah mampu tetapi belum ada motivasi, maka metode pendampingan yang disarankan adalah dengan &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; partisipatif atau melibatkan. Masyarakat harus dilbatkan dalam setiap proses pengambilan keputusan. Masyarakat harus diberi tahu dan diajak diskusi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai mengapa itu dilakukan, dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;C. KONSULTATIF&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kalau masyarakat sudah ada motivasi tetapi belum memiliki kemampuan, maka &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; pendampingan yang disarankan adalah &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; konsultatif. Pada tahapan ini peran pendamping sudah relative kecil. Pendamping hanya membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat dampingannya. Keputusan diambil sendiri oleh masyarakat, dan pendamping hanya memberi pertimbangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;D. DELEGATIF&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pada tahap masyarakat sudah mampu dan sudah mau, maka peran pendamping sudah amat terbatas. Semua sudah diserahkan kepada masyarakat. Mengenai apa yang harus dilakukan, bagaimana cara melakukannya, kapan jadwal waktunya, diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-3367432977371334539?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/3367432977371334539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=3367432977371334539' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/3367432977371334539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/3367432977371334539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/metode-pendampingan.html' title='METODE PENDAMPINGAN'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-7946699219367355326</id><published>2008-06-02T07:26:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T07:39:34.656-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendamping Masyarakat'/><title type='text'>PENDAMPINGAN KELOMPOK MASYARAKAT</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;Pengertian PeNDAMPINGAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pendampingan&lt;i&gt; &lt;/i&gt;mengandung pengertian membantu proses penguatan kemandirian berdasarkan potensi yang dimiliki untuk mewujudkan perubahan sosial&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pendamping adalah orang luar yang memiliki kepedulian untuk melakukan proses pembelajaran masyarakat dalam konteks pemberdayaan, yang datang untuk memfasilitasi (bukan menggurui), yang berada sejajar dengan masyarakat (bukan di atas masyarakat), yang berperan menemani masyarakat dalam melaksanakan setiap tahapan proses pemberdayaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dengan demikian pendampingan dapat diartikan sebagai suatu interaksi yang terus-menerus antara pendamping dengan anggota kelompok/masyarakat hingga terjadi proses perubahan kreatif yang diprakarsai oleh anggota kelompok/masyarakat yang sadar diri. Pendampingan kelompok masyarakat hendaknya dilihat sebagai penyatuan sumber daya yang ada di dalam dan yang datang dari luar kelompok masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kata diprakarsai oleh masyarakat sendiri, jelas menunjukkan adanya proses inisiatif dan bentuk tindakan yang dilakukan oleh masyarakat sendiri, tanpa adanya intervensi dari luar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Dengan demikian tujuan utama dari pendampingan adalah adanya KEMANDIRIAN kelompok masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Untuk mencapai kemandirian dibutuhkan suatu kombinasi dan manajemen. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="IT"&gt;Dengan demikian sebenarnya ada3 elemen pokok dalam kemandirian, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&gt;&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kemandirian Material.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Yaitu kemampuan produktif guna memenuhi kebutuhan dasar dan mekanisme untuk tetap dapat bertahan pada waktu krisis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="IT"&gt;Hal ini bisa diperoleh melalui proses :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 40.5pt; text-indent: -22.5pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="IT"&gt;Mobilisasi sumberdaya pribadi/keluarga dengan mekanisme menabung dan penghapusan sumberdaya non produktif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 40.5pt; text-indent: -22.5pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;" lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="IT"&gt;Penegasan tuntutan atas hak-hak ekonomis, seperti : surplis yang hilang karena penukaran yang tidak imbang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 90pt; text-indent: -90pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt;&gt;&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;  Kemandirian Intelektual.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Yaitu pembentukan dasar pengetahuan otonom oleh masyarakat yang memungkinkan mereka menanggulangi bentuk-bentuk domonasi yang muncul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dengan dasar tersebut masyarakat akan dapat menganalisis hubungan sebab-akibat dari suatu masalah yang muncul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 90pt; text-indent: -90pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&gt;&gt;  &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; Kemandirian Pembinaan (= Pendampingan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Yaitu kemampuan otonom masyarakat untuk membina diri mereka sendiri dalam bentuk pengelolaan tindakan kolektif yang membawa pada perubahan kehidupaan mereka. (Sebagai catatan : dalam proses pendampingan ada intervensi pendamping dari luar, maka pada tahapan kemandirian pendamping kelompok masyarakat berasal dari dalam).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;" lang="SV"&gt;Mengapa Kelompok Masyarakat didampingi ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Selama ini merupakan hal yang biasa atau sah-sah saja bila suatu instansi pemerintah, swasta atau lembaga-lembaga swadaya masyarakat datang/masuk di desa yang dikatakan miskin atau terpencil dan mengatakan bahwa mereka mau membantu atau mendampingi masyarakat untuk membangun desanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Apakah kita pernah bertanya kepada diri kita sendiri, benarkah mereka membutuhkan ? dan apakah mereka pernah minta didampingi ? Apakah kalau tidak didampingi mereka tidak akan hidup atau berkembang ?.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tetapi bukankah selama ini masyarakat tidak pernah menolak didampingi ? Mengapa mereka tidak pernah menolak ? Dan sejumlah pertanyaan reflektif lain masih dapat dimunculkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Untuk menjawab sejumlah pertanyaan di atas bukanlah suatu hal yang sulit bila itu menurut pemikiran dan atas dasar rasionalitas kita, tetapi dapatkah kita menjawab menurut cara berpikir dan hati nurani mereka ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bila mau jujur dan obyektif, sebagian besar dari kita bahkan tidak pernah mempertanyakan hal-hal seperti tersebut di atas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Walaupun telah menggunakan istilah pendampingan, tetapi bila datang ke desa, pada umumnya kita telah membawa program atau proyek yang keputusan ada dan tidak adanyaprogram/proyek itu tidak dilakukan oleh masyarakat, tetapi oleh KITA-KITA para pendamping.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sekali lagi masyarakat tidak pernah menolak adanya program/proyek itu, walaupun hal itu tidak seperti yang mereka harapkan atau butuhkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dari gambaran tersebut diatas sebenarnya “keluguan, kejujuran keterbukaan, sikap menghargai, semangat kerjasama dsb” dari masyarakat terhadap orang luar, bukanlah menunjukkan ketidak tahuan mereka tetapi lebih pada keingintahuan mereka terhadap orang luar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Masyarakat memiliki pengetahuan yang berakarkan pada pengalaman dan dalam proses mikro sedangkan pendampingan memiliki pengetahuan yang bersifat intelektual formal dan dalam proses makro. Dengan demikian bila keduanya berinteraksi secara aktif akan membawa suatu perubahan yang dinamis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tujuan Pendampingan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Adapun yang menjadi tujuan pendampingan adalah tumbuh dan berkembangnya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 19.85pt; text-align: justify; text-indent: -19.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kemampuan tokoh masyarakat menjadi perintis, penggerak dan pelaksana pembangunan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 19.85pt; text-align: justify; text-indent: -19.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kemampuan masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan yang dilandasi semangat kebersamaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 19.85pt; text-align: justify; text-indent: -19.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kemampuan organisasi/kelembagaan masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 19.85pt; text-align: justify; text-indent: -19.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kemampuan masyarakat dalam menggali dan menghimpun potensi local dalam suatu organisasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 19.85pt; text-align: justify; text-indent: -19.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Meningkatnya jumlah pelaku pembangunan oleh masyarakat serta peningkatan keberhasilan dalam pengelolaannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 19.85pt; text-align: justify; text-indent: -19.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Meningkatnya kemampuan kelembagaan kelompok masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 19.85pt; text-align: justify; text-indent: -19.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Terorganisasinya potensi lokal dalam pengelolaan pembangunan sarana dan prasarana dasar lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Indikator keberhasilan pendampingan terletak pada sustainability kegiatan, artinya, apakah setelah selesai pendampingan, kegiatan masih berjalan dengan baik. Konsep ini sering disebut sebagai “Efektifitas Tujuan Fungsional Program”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3 style="margin-left: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;Fokus Pendampingan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;        &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bila tujuan pendampingan kelompok masyarakat adalah terwujudnya kemandirian dibidang material, intelektual, organisasi dan manajemen, oleh karena itu fokus pendampingan harus mengarahkan pada pencapaian tujuan tersebut, yakni melalui :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;&lt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Penyadaran berfikir kritis dan analitis &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Yaitu mengajak anggota kelompok terbiasa untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi dengan meneliti hubungan sebab-akibat yang ditimbulkan dari masalah tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;&lt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Penggunaan atas hak dan kewajiban individu dan kolektif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Yaitu mengajak anggota kelompok terbiasa bertindak atas dasar hak dan kewajiban yang bertindak atas dasar hak dan kewajiban yang dimiliki (=tidak mengatas namakan secara tidak tepat)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;&lt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tertib administrasi dan keterbukaan organisasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Yaitu mengajak anggota kelompok terbiasa bahwa tertib andministrasi dan keterbukaan didalam organisasi bukan didasari kecurigaan tetapi justru merupakan cermin pertanggung jawaban diantara mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;&lt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pengembangan sumber daya produktif &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Yaitu mengajak anggota kelompok sadar agar dalam mengembangkan usaha bukan sekali “beruntung”, tetapi usaha yang untung secara berkelanjutan. Hal ini berarti dalam berusaha bukan hanya mengambil/memanfaatkan tetapi juga harus mampu melestarikan dan mengembangkan sumber daya produktif yang ada. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;&lt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kaderisasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Yaitu mengajak anggota kelompok sadar bahwa dalam suatu proses pendampingan dimana adanya intervensi dari luar yakni pendampingan pada saatnya akan berfikir dan harus digantikan oleh pendamping yang datang dari dalam kelompok itu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;SIAPAKAH YANG MENJADI PENDAMPING KELOMPOK MASYARAKAT ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dalam pembahasan sebelumnya telah diuraikan bahwa dalam proses pendampingan Kelompok Masyarakat pada awalnya akan terjadi intervensi dari luar yaitu dengan adanya pendamping dari luar. Tetapi ketika kelompok telah mancapai tahap kemandirian, maka peran pendamping dari luar akan digantikan oleh pendamping dari dalam kelompokitu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Oleh karena itu siapapun an dari manapun, seorang pendamping Kelompok Masyarakat adalah mereka yang :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mempunyai komitmen pada pengembangan orang miskin/desa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Percaya pada kreativitas kaum miskin &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mempromosikan pembebasan keamampuan kreatif kaum miskin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Membantu menanggulangi rintangan menuju pada tindakan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Obyektif, pandangannya bebas dari prasangka atau tidaak terikat pada suatu paham pengetahuan tertentu, tetapi lebih mendasarkan pada suatu perspektif sosial tertentu yang ada pada masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;  &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;Peran-peran apa yang bisa dilakukan Pendamping ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mendasarkan pada pengertian Pendamping tersebut diatas sejumlah peran kiranya bisa diambil oleh seorang Pendamping Kelompok Masyarakat, tetapi dalam besarnya dapat dibedakan menjadi 3, yaitu sebagai :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Konsultan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dalam hal ini pendamping harus mampu menjadikan dirinya tempat bertanya, menampung permasalahan atau kendala-kendala yang dihadapi para fungsionaris kelompok dan memberikan alternatif pemecahan masalah dengan keputusan tetap ada di tangan kelompok masyarakat sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;“Fasilitator”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sebagai seorang “fasilitator”, pendamping harus mampu memfasilitasi kebutuhan kelompok dalam hubungannya dengan pihaak luar. Baik dalam hal menemukan akses sumberdaya atau pasar, maupun dalam mempromosikan kelompok agar mendapatkan pengakuan dari pihak luar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pelatihan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dalam kaitannya dengan upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta terjadinya perubahan sikap dalam diri para fungsionaris kelompok, maka seorang pendamping juga harus mampu menjadi pelatih bagi kelompok masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Ketiga peran tersebut di atas sebenarnya bukan peran yang berdiri sendiri-sendiri tetapi merupakan satu kesatuan, dimana satu dengan yang lain akan saling berkaitan dan mendukung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sebagai contoh : sebagai seorang pelatih, pendamping tentunya terbatas kemampuannya dalam hal pelatihan teknis (seperti : cara membuat minyak kelapa atau barang kerajinan). Untuk itu pendamping harus tetap mengupayakan pelatihan di bidang tersebut dengan jalan memfungsikan peran yang lain yaitu sebagai fasilitator untuk menghubungkan atau mencari orang lain yang dapat memberikan pelatihaan teknis tersebut. Dengan demikian tidak harus semua diaa sendiri yang melakukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;Keterampilan-keterampilan apa yang harus dimiliki seorang Pendamping Kelompok Masyarakat ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Untuk mendukung ketiga peran tersebut di atas, seorang pendamping dituntut memiliki beberapa keterampilan pokok di bawah ini, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Berkomunikasi dua arah (horisontal)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bila kita konsisten dengan pengertian pendampingan seperti telah diraihkan sebelumnya, maka dalam berkomunikasi harus dua arah dan horisintal. Hal ini ditekankan guna menjaga hubungan yang sejajar antara pendamping dengan kelompok hubungan antara subyek dengan bukan subyek dengan obyek. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Beradaptasi (= penyesuaian diri)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kemampuan beradaptasi ini hendaknya dilihat bukan hanya secara sepihak dalam arti pendamping harus mampu menyesuaikan diri dengan &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; hidup, adat atau kebiasaan masyarakat. Tetapi juga kemampuan untuk mengajak masyarakat menerima hal-hal baru diluar &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;gaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; hidup atau kebiasaan mereka selama ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kesalahan selama ini pendamping yang selalu harus bisa beradaptasi terhadap masyarakat, tetapi apalah artinya pendamping yang bisa melakukan penyesuaian diri tetapi gagal membawa kelompok masyarakatnya menyesuaikan terhadap perubahan yang dihadapi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Studi dan analisis Sosial &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Untuk dapat memahami dinamika dan realita sosial yang dihadapi oleh masyarakat serta tujuan pendampingan yang mengarah pada tingkat partisipasi dan kemandirian kelompok masyarakat, maka seorang pendamping dituntut untuk selalu mengasah kemampuannya dalam melihat struktur kemiskinan, ketergantungan dan keterikatan proses sosial pada tingkat mikro dan makro.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Menangani ketegangan dan konflik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Menangani ketegangan dan konflik disini bukan hanya yang terjadi di dalam kelompok masyarakat, tetapi juga menyangkut yang luar kelompok. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sebab pekerjaan pendampingan yang berbeda. Mereka yang menolak perubahan atau dirugikan oleh inisiatif mandiri masyarakat, akan memilih pendamping sebagai target serangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Contoh : Keterikatan antara masyarakat dengan tengkulak/pengijon. Maka kemandirian masyarakat sebagai dampak dari proses pendampingan akan dilihat sebagai awal kematian pekerjaan mereka. Oleh karena itu pendamping akan dilihat sebagai musuh oleh para tengkulak/pengijon tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Belajar secara terus menerus&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bukan suatu pekerjaan yang mudah bagi pendamping (apalagi yang berada di daerah pedalaman) untuk dapat belajar secara terus menerus. Dalih keterbatasan dana, trasportasi dan sumber belajar akan menjadi alasan yang sah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Padahal kemampuan seorang pendamping tidak akan cukup bila hanya mendasarkan pada pelatihan awal sebagai persiapan sebagai pendamping. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bila menyadari bahwa kelompok masyarakat pun mengalami perubahan dan perkembangan, jelas bahwa kemampuan pendamping bila tidak dikembangkan kelompoknya. Sumber belajar bagi pendamping hendaknya dilihat bukan hanya sebatas pelatihan dan buku, tetapi interaksi dengan berbagai pihakpun akan dapat dijadikan belajar yang efektif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Animasi (Menghapuskan diri)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kemampuan ini menjadi yang paling menantang bagi seorang pendamping bukan karena sulit untuk dilakukan, tetapi lebih karena adanya hambatan psikologis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Seorang pendamping dengan bangganya akan menceritakan bagaimana kelompok masyarakat “menangis” dan merasa kehilangan ketika ia mengakhiri tugasnya sebagai pendamping disana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kalau Bapak pergi siapa lagi yang akan mendampingi kami ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pendamping akan merasa kecewa atau gagal bila kelompok masyarakat mengatakan : “terima kasih Pak atas bantuanya selama ini, kami sekarang tidak perlu bantuan Bapak lagi, kami sudah bisa membangun kelompok kami sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Padahal keberhasilan dalam proses pendampingan ialah ketika kelompok masyarakat yang didampingi telah mandiri dan mempunyai pendamping yang berasal dari mereka sendiri untuk melakukan proses pendampingan selanjutnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dengan demikian kemampuan seorang pendamping untuk menciptakan kader-kader pendampin yang berasal dari kelompok masyarakat itu sendiri merupakan indikator utama keberhasilannya sebagai pendamping, jadi bukan yang sebaliknya sebab proses pendampingan bukan untuk menciptakan ketergantungan baru bagi kelompok masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;TUgas dan Fungsi Pendamping/fasilitator&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Fasilitator/pendamping adalah orang yang menyelenggarakan dan menyediakan sarana dan membangun proses agar masyarakat kelompok sasaran melakukan kegiatan secara mandiri. Fasilitator/Pendamping adalah “orang luar” yang mendampingan masyarakat untuk menggali pengetahuan dan keterampilan mereka, bukan sebagai “guru” bahkan fasilitator juga belajar mengenal keterampilan dan pengetahuan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tugas Pendamping adalah:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mendorong masyarakat untuk melakukan perubahan-perubahan sikap, pengetahuan maupun perilaku baik perubahan secara individual maupun kelompok dalam penanggulangan kemiskinan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Melakukan identifikasi dan analisa masalah, merencanakan kegiatan, monitoring dan evaluasi bersama dengan kelompok sasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mendorong kelompok sasaran/masyarakat untuk melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Membantu masyarakat untuk mengorganisir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kegiatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mendorong terjadinya kerjasama antar anggota masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Membantu masyarakat baik individu maupun kelompok dalam bekerjasama dengan kelompok lain dalam pelaksanaan kegiatan, misalnya memudahkan msyarakat untuk mendapatkan narasumber dalam pengembangan usaha. Memberikan informasi yang dibutuhkan mengenai pengembangan usaha.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;Keterampilan Yang Dibutuhkan dalam Pendampingan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mengingat pendamping masyarakat merupakan posisi yang sangat strategis dalam upaya-upaya pembelajaran dan pemberdayaan, maka dibutuhkan berbagai jenis keterampilan dan kemampuan dari seorang pendamping.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Konsep keterampilan yang dibutuhkan dalam pendampingan ini sering disebut sebagai “8 (delapan) Koridor Pendampingan”, yaitu;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mampu menganalisa secara ilmiah dan metodis pada aspek fisik lingkungan, sosial dan ekonomi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Menguasai teknis pendampingan dan pengembangan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mampu berkomunikasi 2 (dua) arah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mampu memfasilitasi perencanaan program&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Mampu menyesuaikan diri dengan gaya hidup dan gaya kerja (kinerja) masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Mampu mengatasi situasi ketegangan dan konflik internal (manajemen konflik)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mampu melakukan penghapusan peran diri secara sadar dan terencana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mampu memberikan solusi terhadap setiap permasalahan yang muncul dan berkembang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; text-transform: uppercase;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sifat Pendamping Yang Baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kesetaraan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Menganggap peserta setara, artinya menghormati keadaan dan pendapat mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kerendahan Hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tidak bersikap terlalu sombong, misalnya sengaja memberitahu kepada masyarakat betapa tingginya tingkat pendidikan yang dimiliki, betapa banyak pengalaman dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mampu dan Jujur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Seorang fasilitator/pendampin harus layak untuk dipercaya. Selain mau belajar agar cukup menguasai materi bahasan, pendamping harus memberi kesan bahwa dia cukup jujur artinya tidak membesar-besarkan masalah atau membual mengenai sesuatu yang tidak pernah dilakukannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Percaya Diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Rasa percaya diri fasilitator/pendamping dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat sehingga mereka akan lebih mudah tertarik terhadap informasi yang diberikan. Karena minat dan upayanya dalam mempelajari materi bahasan sebelum melakukan fasilitasi dan melakukan pengakraban dengan masyarakat biasanya kepercayaan diri akan terbina dengan sendirinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Terbuka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pendamping seringkali dianggap mengetahui segala hal, sehingga dijadikan sumber informasi dan bertanya. Namun bisa saja suatu saat pendamping tidak mampu mengembangkan jawaban terhadap suatu pertanyaan dari masyarakat. Dalam keadaan ini pendamping harus mau mengakui ketidak tahuannya dan mengucapkan akan mencarikan jawaban dari orang lain atau dari masyarakat. Dalam hal ini pendamping harus mau belajar dari masyarakat. Bila tidak berhasil disarankan untuk bersama-sama mencari tahu kepada pihak-pihak yang lebih tepat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sabar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Proses komunikasi memang memerlukan waktu, perenungan tanggapan dan pengakraban suasana. Keadaan menunggu ini harus disadari sebagai bagian dari proses. Pendamping harus sabar dalam mengikuti proses yang terjadi, karena perubahan yang diinginkan tidak akan terjadi dengan begitu saja tetapi memerlukan waktu yang panjang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Luwes dan Tanggap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Meskipun perencanaan sudah dianggap baik Pendamping harus bisa melihat perubahan-perubahan yang terjadi selama proses berlangsung yang barangkali memerlukan strategi-strategi dan kegiatan baru sesuai dengan situasi. Untuk itu pendamping tidak boleh kaku dengan perencanaan yang sudah dibuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bisa Menyesuaikan Diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Perbedaan pendapat sehari-hari, budaya setempat dan sejumlah perbedaan cara hidup harus dihadapi oleh pendamping dengan wajar dan berupaya melakukan penyesuaian dengan cepat, karena dalam keadaan itu masyarakat atau kelompok masyarakatlah yang menjadi “pemilik” kegiatan dan pelaku utama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;9.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Empati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pendamping harus mempunyai rasa empati terhadap masyarakat. Empati adalah melihat dan merasakan sesuatu seperti yang dirasakan oleh masyarakat kelompok sasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;10.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Ramah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pendamping tidak boleh membeda-bedakan perhatiannya terhadap setiap warga masyarakat. Semua warga diperlakukan sama, tidak ada yang lebih istimewa dari yang lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;11.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Menghargai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pendamping harus bisa menghilangkan jarak social antara dia dengan masyarakat, sehingga bisa mengerti keadaan dan menerima kekurangan serta kelebihan yang dimiliki oleh masyarakat kelompok sasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;HAL-HAL YANG MEMBUAT PENDAMPING MASYARAKAT GAGAL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Menganggap dirinya pandai dalam semua bidang. Hal ini bisa terjadi karena ia selalu berhubungan dengan masyarakat serta banyak masalah sosial yang pernah dan sedang ditangani, sehingga membuat ia menjadi seolah-olah orang yang serba tahu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Memakai metode instruksi dari atas dan melupakan dialog. Karena fungsinya adalah sebagai penghubung yang “dipercaya” oleh kedua belah pihak, maka sifat keangkuhan sebagai orang yang dipanuti akan dapat melekat di dalam dirinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.  Memberi ceramah yang bersifat terlalu umum (“omong kosong”), sifat ini akan muncul bila ia menganggap remeh pengetahuan yang ada di masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Mengharapkan dirinya diterima oleh masyarakat selalu dengan antusias. Hal ini dapat terjadi karena seringnya dia berhubungan dengan masyarakat dan selama ini menganggap dirinya sudah diterima dengan baik oleh anggota masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Mudah kecewa secara tidak sadar, karena tidak memahami bahwa perubahan struktur itu memakan waktu yang lama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Menjanjikan sesuatu yang tidak realistis, dianggap bahwa masyarakat akan tidak mengingat apa yang diucapkannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Hal ini disebabkan karena masyarakat sudah banyak mengalami masalahnya sendiri dan masalah tersebut bisa ditanganinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tidak menepati janji. Hal ini bisa terjadi karena banyaknya ia memberikan janji-janji kepada masyarakat, dan dianggap masyarakat tergantung pada dirinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tidak netral dan berpihak kepada satu pihak. Biasanya ini terjadi pertentangan peran yang ada pada dirinya mengenai salah satu pihak, atau salah satu pihak mempunyai ikatan keluarga dengan dirinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;9.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Terlalu menyesuaikan diri dengan kondisi sosial, dan kebiasaan atau kebudayaan masyarakat yang menjadi dampingannya (&lt;i style=""&gt;going native&lt;/i&gt;). Hal ini dapat terjadi karena terlalu dalamnya ia terjun di masyarakat dan sudah merasa sebagai anggota masyarakat atau anggota salah satu komuniti tertentu di masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;10.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Terus menerus hanya memperhatikan satu masalah, tidak memperhatikan masalah lain dalam konteks holistik. Ini bisa terjadi karena masalah kesukaan atau tantangan yang dianggap sangat menarik hatinya, sehingga perlu adanya fokus yang lebih terhadap suatu masalah saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;11.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Hanya menggalang informasi dari tokoh masyarakat/adat, tetapi tidak pernah menggalang informasi pada rakyat kecil (warga miskin), tidak pernah melakukan cross check pada masyarakat. Ia menganggap bahwa tokoh masyarakat merupakan panutan dari seluruh anggota masyarakat. Padahal tokoh masyarakat adalah orang yang tahu banyak tentang kondisi sosial, tetapi tidak tahu banyak tentang kondisi masalah per individu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;12.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Memegang sendiri pengelolaan program, sehingga masyarakat tidak mendapatkan kesempatan dan selalu tergantung. Hal ini dapat terjadi karena ia menganggap bahwa dirinya sebagai panutan dan sebagai penghubung antara lembaga dan masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-7946699219367355326?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/7946699219367355326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=7946699219367355326' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7946699219367355326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/7946699219367355326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/pendampingan-kelompok-masyarakat.html' title='PENDAMPINGAN KELOMPOK MASYARAKAT'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-285698333780816816</id><published>2008-06-02T07:18:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T07:25:31.106-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendamping Masyarakat'/><title type='text'>PARAMETER KEBERHASILAN PENDAMPINGAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;1. Tingkat Keterlibatan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Keterlibatan dari masyarakat dan pihak terkait dapat terwujud jika saling percaya. Dengan demikian, salah satu kunci keberhasilan proses pemberdayaan masyarakat adalah kepercayaan (&lt;i style=""&gt;trust&lt;/i&gt;). Kepercayaan ini dapat tumbuh jika terjadi transparansi/keterbukaan di antara pelaku-pelaku pembangunan (masyarakat, aparat pemerintah, swasta, organisasi kemasyarakatan, dll). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Keterlibatan masyarakat dengan institusi yang ada untuk menyusun rencana, melaksanakan sekaligus mengontrol berbagai keputusan yang telah dibuat mencerminkan bentuk komunikasi dan interaksi &lt;i style=""&gt;stakeholder&lt;/i&gt; yang dibangun atas dasar kepercayaan. Membangun kepercayaan masyarakat tidak sebatas pada sosialisasi strategi program saja, tetapi harus melibatkan peran aktif masyarakat sebagai pelaku utama. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Fasilitator hendaknya memberikan kepercayaan kepada masyarakat untuk mengambil peran dan melaksanakan program sesuai kemampuannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;2. Kemandirian dan Pengambilan Keputusan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Fasilitasi yang berhasil menumbuhkan kemandirian (otonomi) dalam membimbing dan mengarahkan pada upaya pencapaian tujuan. Sebagai contoh, UU No 32 tahun 2004 memberikan hak otonomi kepada daerah untuk mengatur kehidupan masyarakatnya dan pembangunan di daerah, peran pusat dalam hal ini semakin berkurang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Demikian juga dengan PP No. 72 tentang Pemerintah Desa memberikan hak otonomi desa sehingga masyarakat dan pemerintah desa (Kades dan BPD) bersama LPM untuk menyusun visi desa, menyusun perencanaan, pelaksanaan, memonitor dan mengevaluasi hasil pembangunan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kemandirian menjadi paradigma pembangunan yang mengilhami upaya pelimpahan wewenang dari Pusat ke Daerah. Proses ini perlu didukung oleh institusi lokal dan masyarakat sipil yang kuat, sehingga tidak berakibat pada penyalahgunaan wewenang pemerintah lokal tetapi lebih meningkatkan keterlibatan institusi masyarakat dalam menentukan kebijakan di daerahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Artinya masyarakat diberikan ruang yang cukup untuk menentukan pilihan atas sejumlah alternatif dan menetapkan visi dirinya ke depan. Keputusan sepenuhnya di tangan masyarakat sendiri sebagai perencana, pelaksana, pengawas, dan evaluator. Kemampuan masyarakat sebagai pengambil keputusan harus terus dikembangkan. Fasilitasi harus mampu mengurangi bentuk intervensi yang tidak perlu dan dapat menghambat kemandirian masyarakat dalam pengambilan keputusan sehingga masyarakat benar-benar tahu dan ikut menentukan jenis kebijakan yang dianggap tepat untuk dirinya sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;3. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Mendorong Terbangunnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jaringan Kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Fasilitasi yang dilakukan baik oleh Pendamping harus menyentuh aspek penguatan jaringan dari tingkat institusi nasional hingga masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Kemandirian dan pentingnya penguatan jaringan dalam rangka keberlanjutan dan kesiapan masyarakat dalam mengantisipasi perkembangan daerah, harus mengacu pada optimalisasi program dan disandarkan pada peraturan yang berlaku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma; font-variant: small-caps;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma; font-variant: small-caps;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;ingkat Keterlibatan Kelompok Sasaran&lt;span style="font-variant: small-caps;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Kelompok Sasaran adalah pelaku utama dalam kegiatan, sehingga perannya harus dioptimalkan. Keberhasilan suatu program sangat tergantung pada keterlibatan kelompok sasaran. Oleh karena itu seorang fasilitator atau pendamping harus bisa memotivasi agar kelompok&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berperan aktif.&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-variant: small-caps;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma; font-variant: small-caps;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma; font-variant: small-caps;"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;anfaat&lt;span style="font-variant: small-caps;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Yang Dirasakan Oleh Kelompok Sasaran&lt;span style="font-variant: small-caps;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Suatu kegiatan pendampingan yang tidak mendatangkan manfaat bagi kelompok sasaran tidak akan berjalan lama karena cenderung akan diabaikan oleh masyarakat. Pendampingan dan fasilitasi hasil akhirnya adalah masyarakat “mendapatkan” sesuatu, apakah itu ilmu/pengetahuan, ketrampilan, akses jaringan, pelayanan tertentu untuk peningkatan kesejahteraan, dan kemudahan lainnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Terjadinya Pengambilalihan Peran yang Semakin Meningkat dari Fasilitator kepada Kelompok Sasaran Pendampingan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 4pt 0cm 0.0001pt 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Aspek ini aktivitas (interaksi pendamping dengan masyarakat) yang perlu dilakukan ialah bagaimana mengupayakan masyarakat agar dapat bertindak sebagai &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;subyek &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;yang “hidup” ketika mereka dapat menyelidiki secara kritis, berefleksi dan menganalisis realita kehidupan mereka sendiri serta mampu melihat kemungkinan untuk berubah melalui pengambilan inisiatif dan tindakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 4pt 0cm 0.0001pt 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Namun yang perlu menjadi catatan ialah masyarakat pada dasarnya memang hanya menguasai realita mikro. Oleh karena itu dalam proses pendampingan yang berhasil dapat membantu masyarakat untuk memperluas pengetahuan mereka dalam melihat realita mereka dalam situasi makro. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Atau dengan perkataan lain membantu masyarakat mengatasi kesenjangan pengetahuan ini. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Melalui proses pendampingan yang intensif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Terciptanya kondisi berani berbeda pendapat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Proses pendampingan yang berhasil bisa menstimulasi anggota-anggota masyarakat sehingga berani mengemukan pendapatnya sendiri, bukan pendapat dari penguasa lokal atau tokoh panutan; bukan sekedar menerima apa yang dikatakan pihak lain – bahkan yang dikatakan oleh fasilitator itu sendiri. Perbedaan pendapat yang difasilitasi secara baik dapat merangsang kreativitas, daya pikir yang lebih luas, serta pemahaman yang lebih terintegrasi dari berbagai sumber.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Pengambilan keputusan yang dilakukan secara demokratis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Salah satu ukuran demokratis di sini adalah jika dalam proses musyawarah pengambilan keputusan didasarkan pada suara mayoritas, tidak ada yang mendominasi walaupun itu tokoh masyarakat yang selama ini disegani. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;9.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Terakomodasinya ide-ide kelompok sasaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Fasilitasi dan pendampingan yang efektif dapat mendorong terakomodirnya Ide-ide kelompok sasaran. Terakomodasi di sini maknanya “tidak hanya sekedar ditampung” oleh fasilitator, melainkan ada upaya dari fasilitator/pendamping untuk menstimulasi anggota masyarakat sehingga tergerak untuk mewujudkan ide-ide tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;10.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Terjadinya tukar-menukar pengalaman antar kelompok sasaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Proses fasilitasi/pendampingan yang berhasil dapat mendorong anggota masyarakat untuk saling terbuka, adanya kesediaan untuk membagi pengalaman dan keahliannya antar anggota masyarakat, sehingga terjadi proses pembelajaran bersama: yang punya ilmu membagikan kepada yang tidak punya ilmu (ada yang bersedia menjadi guru, pendidik), anggota masyarakat memiliki keterampilan dan keahlian di bidang tertentu bersedia mentrasnfer ketrampilannya/melatihkannya kepada anggota masyarakat yang kurang terampil, dll. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NO-BOK"&gt;Proses ini dapat memperkuat modal sosial yang sudah ada di masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="NO-BOK"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;11.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="FI"&gt;Terjadinya kemitraan antar kelompok sasaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Proses fasilitasi dan pendampingan seyogyanya membuka ranah/ruang pemikiran untuk kepentingan bersama seluruh masyarakat dengan mengedepankan rasa kepedulian dari kelompok yang berpunya kepada yang kelompok lemah dan miskin, menumbuhkan rasa memiliki terhadap rencana kegiatan dan kesatuan pendapat terhadap strategi atau langkah-langkah penyelesaian yang dirasakan adil dan menjunjung pada prinsip transparan dan partisipatif. Proses fasilitasi dan pendampingan yang efektif dapat mendorong terjalinnya kebutuhan untuk saling bekerja sama, kebutuhan untuk meningkatkan hubungan kemitraan antar kelompok sasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-285698333780816816?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/285698333780816816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=285698333780816816' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/285698333780816816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/285698333780816816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/parameter-keberhasilan-pendampingan.html' title='PARAMETER KEBERHASILAN PENDAMPINGAN'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-835737152039335889</id><published>2008-06-02T07:10:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T07:17:06.275-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendamping Masyarakat'/><title type='text'>KOMPETENSI SEORANG PENDAMPING MASYARAKAT</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Sesuai tugas pokok, fungsi dan perannya, maka seorang pendamping harus memiliki kompetensi tertentu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;Beberapa kompetensi yang perlu dimiliki oleh seorang pendamping masyarakat antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 216pt; text-align: justify; text-indent: -216pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;KEMAMPUAN DASAR &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 198pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Kemampuan beradaptasi:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi yang dihadapi agar masih dapat berfungsi sebagai fasilitator dengan efektif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Kemampuan dalam memahami dinamika dan realitas sosial yang dihadapi masyarakat:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Memahami struktur kemiskinan, serta ketergantungan dan keterikatan proses sosial pada tingkat makro dan mikro.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Memiliki komitmen terhadap masyarakat bawah: Fasilitator percaya harus berpihak kepada orang dalam posisi lemah sebagai fasilitator dalam pemberdayaan masyarakat, termasuk orang miskin dan perempuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Menguasai teknik melakukan &lt;i style=""&gt;assessment&lt;/i&gt; secara partisipatif: Mampu melakukan penilaian-penilaian secara partisipatif dengan menggunakan teknik seperti teknik yang digunakan dalam sistem PRA.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Menguasai metodologi: Dapat menerapkan pendekatan andragogi, menggunakan metode dan teknik fasilitasi, serta membuat berbagai media untuk mendukung proses fasilitasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Terampil mendesain fasilitasi: Membuat rencana penggunaan teknik fasilitasi berdasarkan pengetahuan banyak metode fasilitasi serta analisis kebutuhan situasi yang dihadapi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Mendorong partisipasi: Dapat memberi penjelasan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mereka mau ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang dilakukan, berdasarkan kesadaran sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Komunikatif:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mampu menerapkan dengan efektif cara mendengar aktif, cara menggunakan pertanyaan, dan cara menciptakan komunikasi multi arah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Menjalin hubungan baik: Mampu menjaga hubungan baik dengan berbagai jenis &lt;i style=""&gt;stakeholders&lt;/i&gt; yang terlibat dalam kegiatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;– berarti dapat menerapkan &lt;i style=""&gt;human relations &lt;/i&gt;dengan baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Memiliki kemampuan dalam membuka akses: Dapat menetapkan jalur komunikasi dengan seluruh sumber informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat, misalnya membuat akses kepada pihak pemilik sumber daya dan orang spesialis yang tahu peluang-peluang ekonomi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Menciptakan keterbukaan/transparansi dan menguasai media publik: Mampu menerangkan manfaat dari keterbukaan agar masyarakat siap menerapkan pola transparansi dalam kegiatannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mampu menggunakan berbagai jenis media publik untuk mendukung keterbukaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Menguasai teknik pemberian umpan balik: Mampu memberi umpan balik (&lt;i style=""&gt;feedback)&lt;/i&gt; kepada pelaku maupun masyarakat umum yang dapat diterima dengan baik dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerjanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Kemampuan untuk melakukan kaderisasi: Mampu mendorong masyarakat untuk menerima kebutuhan kader-kader, memilih kader yang berpotensi baik, dan merencanaan kegiatan peningkatan keterampilan kader dengan kombinasi pembimbingan dan pelatihan.&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Kemampuan menumbuhkan toleransi: Mampu mengubah kebiasaan pada masyarakat (bila perlu) agar dapat menerima perbedaan-perbedaan dalam masyarakat, termasuk perbedaan pada karakteristik individu, kepercayaan, dan pendapat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Kemampuan dalam menangani ketegangan dan konflik: Menguasai pendekatan yang dapat diterapkan pada situasi yang tegang dan penuh konflik, agar masyarakat dapat berdialog dalam rangka menurunkan derajat ketegangan dan konflik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                                &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 216pt; text-align: justify; text-indent: -216pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;ETIKA PROFESI &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Dalam pelaksanaan tugas sebagai pendamping masyarakat, ada tindakan yang dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat karena membuktikan bahwa pendamping adalah orang yang dapat dipercaya dan mau membantu masyarakat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebaliknya ada tindakan yang dengan mudah dapat merusak hubungan dengan masyarakat, karena kelihatan pendamping tidak dapat dipercaya, memiliki kepentingan lain, atau arogan dalam pendekatan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di bawah ini terdapat uraian dua belas tindakan yang dapat membantu atau merusak. Yang dapat membantu dicatat karena sering dilupakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang dapat merusak dicatat dalam kalimat negatif, agar pendamping menghindari hal tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Tidak memaksakan kehendaknya:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;Peran pendamping adalah sebagai fasilitator.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Fasilitator kadang-kadang boleh memberi masukan atau saran sebagai &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;nara&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt; sumber, tetapi tidak boleh berdebat dan memaksakan pendapatnya.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Tidak mengambil keputusan yang seharusnya dimiliki masyarakat:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Dalam hampir semua situasi, masyarakat berhak memutuskan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pendamping hanya memutuskan hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan sendiri.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tidak manipulatif&lt;/span&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Pendamping yang berbicara dengan fasih dan tingkat pendidikan yang tinggi dengan mudah dapat menjadi manipulator.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau hal-hal itu diketahui oleh masyarakat, hubungan akan langsung rusak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pendamping tidak berhak memaksa kehendaknya atau mengambil keputusan – walaupun masyarakat tidak tahu!&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Konsisten dalam pemberian masukan dan informasi:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Pendamping yang tidak konsisten akan membingungkan orang, apalagi kalau memberi versi lain di lain tempat, dengan akibat masyarakat berantam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kehidupan pendamping akan jauh lebih sederhana jika konsisten.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Membantu masyarakat berpikir secara logis, melihat asumsi:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Satu hal yang membantu masyarakat jangka panjang adalah peningkatan daya pikirnya, disebabkan pendamping selalu mengajak mereka berpikir dan mendorong mereka untuk melihat kembali asumsi-asumsi yang dipegang, karena sebagian asumsi tidak betul. Dengan kebiasaan ini, masyarakat akan jauh lebih mandiri.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Membantu masyarakat melihat dari perspektif lain, menambah alternatif:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Kedua kebiasaan ini juga membantu masyarakat berpikir sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masyarakat diajak melihat suatu keadaan dari pandangan orang lain, karena dengan perspektif itu banyak asumsi dapat dipertanyakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kemudian jika sudah biasa membangkitkan alternatif, masyarakat tidak akan memilih solusi pertama yang didengar, seperti biasa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kita tahu solusi pertama adalah solusi biasa, kurang kreatif.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Memberi umpan balik kepada masyarakat, walaupun kurang disenangi:&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Orang yang sedang belajar selalu harus diberi umpan balik begitu ada hal-hal yang perlu dikoreksi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Orang yang dikoreksi mungkin kurang senang dikoreksi, tetapi harus dilakukan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya dilakukan secara terpisah – jangan di depan banyak orang atau dengan komentar yang menilai orangnya, karena yang dinilai adalah kegiatan yang dilakukan.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;h.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tidak membohongi&lt;/span&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Kalau membohongi masyarakat, pasti akan diketahui dan tidak bisa bekerja bersama mereka lagi.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;i.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;               &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Tidak menjelekkan program lain, konsultan lain, atau atasan proyek di depan masyarakat:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt; Orang akan menganggap kita menjelekkan mereka kalau sedang ada di tempat lain, karena kebiasaan mengucapkan hal-hal negatif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masyarakat akan menilai hal ini tidak etis.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;j.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Menghormati tokoh/penguasa setempat dengan tulus:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt; Tokoh masyarakat adalah orang yang dihormati banyak orang di desa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apabila mereka mau membantu pendamping, maka tugas-tugas akan lebih efektif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebaliknya, apabila mereka kurang setuju, mereka harus diajak berdialog sampai memahami pandangan kita.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada dua hal yang perlu diingat: (1) tidak boleh “pura-pura” menghormati , karena itu adalah semacam manipulasi; (2) menghormati tidak berarti harus sependapat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pendamping boleh memiliki pendapat yang lain, tetapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetap menghormati.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style=""&gt;k.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Menghormati pengalaman dan kemampuan orang lain:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Pasti ada banyak orang di desa yang memiliki pengalaman dan kemampuan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Orang itu dicari dan dimanfaatkan, dan mereka bisa membantu pendamping mengubah pola pikir orang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masyarakat juga harus didorong untuk mencari dulu orang mampu yang sudah ada di desa.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style=""&gt;l.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;               &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Netral, tidak berpihak (kecuali yang konsisten dengan tujuan program)&lt;/span&gt;: &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;Pendamping berpihak pada orang dalam posisi lemah, apakah itu perempuan, pemuda, suku terasing, atau orang miskin.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selain itu tidak boleh memilih atau mendukung kelompok tertentu dalam suatu diskusi atau debat.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kalau pendamping mendukung satu pihak, masyarakat tidak lagi percaya bahwa pendamping adalah orang netral.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Level3" style="margin: 0cm 0cm 6pt 45pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;" lang="X-NONE"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-835737152039335889?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/835737152039335889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=835737152039335889' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/835737152039335889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/835737152039335889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/kompetensi-seorang-pendamping.html' title='KOMPETENSI SEORANG PENDAMPING MASYARAKAT'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-5058051496975773399</id><published>2008-06-02T05:43:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T05:52:51.649-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Senyum Dikulum'/><title type='text'>Fasilitator NgGratil</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 54pt; text-align: justify; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Seorang Fasilitator di tingkat kabupaten yang sedang mengadakan perjalanan dengan pesawat terbang tiba-tiba ingin buang air. Akan tetapi setiap kali ia pergi ke toliet, selalu saja toilet itu terisi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 54pt; text-align: justify; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Seorang pramugari melihat keadaan ini, ia lalu menganjurkan Fasilitator tadi untuk menggunakan toliet wanita dengan catatan tidak menekan tombol-tombol yang ada di dekat toliet tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 54pt; text-align: justify; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Ternyata tombol-tombol itu memang ada didekat tissue, pada tombol-tombol itu tertulis huruf "WW" .."WA".."PP".."ATR"... Karena penasaran, Fasilitator tadi tidak mengindahkan pesan sang pramugari dan mencoba untuk menekan tombol-tombol itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 54pt; text-align: justify; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Dengan hati-hati ia menekan tombol "WW" dan seketika air hangat menyemprot pantatnya...dalam hati ia berkata "Oh rupanya tombol ini berarti &lt;i style=""&gt;Warm Water (air hangat...)&lt;/i&gt; untuk cebok.....wah enak ya perempuan kalau ke toliet" &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 54pt; text-align: justify; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Karena ia masih penasaran, lalu ia mencoba menekan tombol "WA"....dan seketika bertiuplah &lt;i style=""&gt;udara hangat (Warm Air)&lt;/i&gt; untuk mengeringkan pantatnya yang basah... "Aha..." ia berpikir "Tidak heran kalau perempuan betah berlama-lama di dalam toilet dengan pelayanan seperti ini...!!"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 54pt; text-align: justify; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="SV" &gt;Lalu ia menekan tombol "PP" dengan sangat berhati hati sambil mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Sebuah &lt;i style=""&gt;bantalan bedak (Powder Puff)&lt;/i&gt; keluar dari samping lalu membedaki pantatnya yang sudah kering dengan bedak halus..... "oo...&lt;i style=""&gt;Man...this is great&lt;/i&gt;...!!! sangat hebat pelayanan seperti ini !!!" ia berkata dalam hati...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 54pt; text-align: justify; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;kemudian ia menekan tombol "ATR".........&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;!!!!????&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 54pt; text-align: justify; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Tahu-tahu ia bangun dan tersadar di sebuah kamar rumah sakit dan ditangannya telah menempel selang infus...ia sangat heran..lalu ia bertanya kepada perawat yang sedang bertugas..ia menerangkan bahwa yang ia ingat adalah ia sedang berada didalam toilet wanita di dalam pesawat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);font-family:Verdana;font-size:100%;color:teal;"   lang="FI" &gt;Sang perawat kemudian menjelaskan.."Ya...anda pasti sedang menikmati pelayanan di pesawat yang ditujukan untuk perempuan... sampai ketika anda menekan tombol ATR yang artinya adalah &lt;i style=""&gt;Automatic Tampon Removal (pelepas pembalut otomatis)&lt;/i&gt;.....dan buah zakar anda tertarik lepas oleh alat itu...."&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:11;color:teal;"   lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5823071083277302236-5058051496975773399?l=pnpmtuba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/feeds/5058051496975773399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5823071083277302236&amp;postID=5058051496975773399' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5058051496975773399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5823071083277302236/posts/default/5058051496975773399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pnpmtuba.blogspot.com/2008/06/fasilitator-nggratil.html' title='Fasilitator NgGratil'/><author><name>Tim Fasilitator</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5823071083277302236.post-4115784492593525657</id><published>2008-06-02T05:14:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T05:23:16.776-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Senyum Dikulum'/><title type='text'>TYPE FASILITATOR BERDASARKAN PIPISNYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SEPlVATbRTI/AAAAAAAAAEg/rGlBdCUyYXY/s1600-h/Ayah-Q.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_9rMEacme0gQ/SEPlVATbRTI/AAAAAAAAAEg/rGlBdCUyYXY/s200/Ayah-Q.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207257743191917874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="verdana14point"&gt;&lt;b&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;“amati cara pipis teman anda….”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Fasilitator Pemalu: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp
